
Pukul setengah dua siang, perhitungan perolehan suara calon kepala desa pun dimulai. Suasana kian ramai, masing-masing calon kades dan juga pendukung mereka kini saling tegang berharap-harap cemas akan kemenangan di pihak mereka.
1.Padi! ucap panitia pemilu: IIIII IIIII III
Sah! ucap saksi
2. Ketela! ucap panitia: IIIII IIII IIII IIIII III
Sah! ucap saksi
3. Jagung! ucap panitia: IIIII IIIII IIIII II
Sah! ucap saksi
4. Kacang! ucap panitia: IIIII IIIII I
Sah! ucap saksi
5. Kelapa! ucap panitia: IIIII IIIII IIIII III
Sah! ucap saksi
6. Blangko (surat suara yang tidak dicoblos)!. ucap panitia: III
Blangko! ucap saksi.
Perolehan suara sementara untuk lima orang calon kades dalam perhitungan, masih saling kejar mengejar jumlahnya.
Suasana kian hangat disertai suara saksi dan para pendukung masing-masing kades yang ikut bersuara ‘Sah!’ penuh semangat di awal perhitungan yang baru beberapa menit dimulai.
Keadaan masih pagi, tapi ada saja hal yang bikin nyesek dada para timses dan saksi dalam pemilu kades. 3 suara tidak sah (1 blangko dan 2 kartu surat suara rusak) yang bertengger di papan perhitungan sementara, seolah bikin kotor pemandangan saja.
“Mbok yo, kalau tidak mau nyoblos di TPS, tidak usah datang saja, kan lebih jelas!” Gerutu salah satu timses.
“Daripada datang ke TPS? tapi blangko (surat suaranya dibiarkan kosong, sengaja tidak dicoblos)! Kan sama saja dengan tidak hadir ke TPS to?” Lanjutnya
Ada juga warga yang mencoblos dua gambar berbeda dalam satu kartu surat suara sekaligus. Hal tersebut menyebabkan coblosan pada gambar dalam kartu suara menjadi tidak sah dalam akumulasi perhitungan.
Sekitar satu jam menjelang akhir perhitungan perolehan suara, wajah-wajah murung dua orang calon kepala desa (Pak Asro dan mas Indra), kini mulai terlihat. Sementara tiga orang calon kades lainnya yakni Yuli, Seno dan Bakti masih tampak tersenyum, sebab perolehan suara mereka masih terus saling kejar mengejar bak ombak di lautan.
Waktu terus berjalan, di menit-menit menjelang akhir perhitungan akumulasi perolehan suara, dua calon kepala desa (Seno dan Bakti), kini mulai tertinggal agak jauh dari akumulasi perolehan suara Yuli.
Aura ceria wajah pak Seno dan Bakti, kini mendadak redup bak bunga layu. Hanya Yuli yang masih menebar senyum, sebab perolehan suara Yuli sudah unggul lumayan jauh di atas perolehan suara dua calon kades tersebut.
__ADS_1
Kartu surat suara dari dalam box kotak suara, kini tinggal satu helai dan siap dibuka untuk dibaca panitia.
“Hadirin warga masyarakat desa Sumber Balong yang saya hormati, ini adalah kartu surat suara pemilu kades terakhir.” Ucap panitia sambil memperlihatkan kotak suara yang telah kosong di hadapan warga.
"Terakhir!" Ucap ustadz Nur Kholis selaku panitia pemilu kades yang bertugas membacakan surat suara tersebut.
Tangan ustadz Nur Kholis, sudah memegang kartu surat suara yang telah dibuka tersebut, dan…!
"Ketela!!!" Ucap ustadz Nur Kholis saat membacakan surat suara tersebut.
"Sah!!" Ucap saksi dibarengi suara dari para pendukung Yuli.
Seketika pekik suara gembira akan kemenangan dari pendukung Yuli pun menggema di udara.
Di akhir perhitungan suara pemilu kades di desa Sumber Balong, wajah-wajah para pendukung Yuli kian sumringah cerah bak purnama.
Terpampang jelas di papan tulis, perolehan suara Yuli lebih banyak dari jumlah perolehan suara keempat orang rivalnya.
Satu jam kemudian, hasil akumulasi perolehan suara sah dari 3.500 warga yang menyalurkan hak suaranya di bilik TPS, kemudian diumumkan lewat microphone oleh panitia pemilu kades.
Hasil perhitungan final adalah sebagai berikut:
1. Yuli Astuti : 1.207 suara
3. Bekti Wibowo: 965 suara
4. Pak. Asrori: 145 suara
5. Deni Indra: 103 suara
6. Suara rusak/tidak sah: 30 suara
Total suara sah 3.470 suara + suara tidak sah 30 = 3.500 suara
“Berdasarkan hasil perhitungan panitia pemilu kades yang disaksikan oleh para saksi dan juga warga masyarakat desa. Maka yang berhak menjadi kepala desa di desa Sumber Balong untuk masa jabatan 6 tahun kedepan adalah mbak Yuli dengan perolehan suara sah sebanyak 1.207 suara.” ucap panitia pemilu kades.
Tepuk tangan dan riuh suara dari pendukung mbak Yuli pun menggema kembali di seantero desa Sumber Balong.
Kelima orang calon kades di atas panggung kini saling bersalaman sebelum mereka akhirnya kembali ke rumah kediaman untuk istirahat. Meski mereka tersenyum tapi raut wajah malu dan kecewa pak Seno, Bakti, Asro dan Indra jelas tampak saat mereka menyalami Yuli.
“Selamat mbak Yuli,” ucap pak Seno, Asrori, Bakti dan Indra saat bersalaman dengan Yuli.
“Ya, terima kasih,” sahut Yuli kepada mereka.
__ADS_1
Sedetik kemudian, para pendukung Yuli dan warga masyarakat yang ada langsung mengerubungi Yuli untuk mengucapkan selamat atas kemenangan Yuli yang telah sah terpilih sebagai kepala desa mereka.
“Selamat ya mbak Yuli,” ucap satu persatu warga sambil menyalami Yuli.
“Ya, terima kasih,” jawab Yuli sambil tersenyum bungah saat bersalaman dengan warga yang sangat antusias mengucapkan selamat atas kemenangannya.
Sementara keempat orang rival Yuli (Seno, Bakti, Indra dan Asrori) dengan wajah haru biru kini melangkah pergi meninggalkan Yuli yang sudah dikerumuni sekian warga yang mengucapkan selamat kepadanya.
Sepuluh menit kemudian, Yuli lalu menyampaikan orasi singkatnya di atas panggung lewat pengeras suara.
“Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh!” Ucap Yuli.
“Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh!” Jawab seluruh warga masyarakat di lapangan tempat pemungutan suara (TPS).
Alhamdulillahi rabbil alamin wabihi nasta’inu ala umuridunya wadin wa’ala alihi wasahbihi ajmain. Amma ba’du.
Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah Subhanahu wata’ala atas segala limpahan nikmat dan karunianya kepada kita.
Kedua kalinya, marilah kita tetap curahkan shalawat dan salam kepada baginda junjungan kita, Nabi besar Muhammad SAW, yang telah membawa kita dari zaman kegelapan menuju ke zaman yang terang benderang ini.
“Allahumma sholli alaa sayyidina Muhammad!” Ucap Yuli
“Allahumma sholli alaih!” jawab warga
“Hadirin sekalian warga masyarakat desa Sumber Balong yang saya Hormati.”
“Terima kasih, atas kepercayaan warga masyarakat desa Sumber Balong yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk menjadi kepala desa!
Dalam Pemilihan Umum Kepala Desa kali Ini, Saya nyatakan kemenangan ini adalah kemenangan kita bersama! Kemenangan seluruh warga masyarakat desa Sumber Balong!
Tepuk tangan antusias dari warga pendukung Yuli pun menggema kembali di udara.
Apalah artinya saya sebagai kepala desa tanpa adanya dukungan dari seluruh warga masyarakat desa! Untuk itu, bila saya melakukan kebaikan, tolong dorong dan bantu saya!
Tapi bila di tengah perjalanan saya dalam memimpin desa ini, kemudian saya melakukan kesalahan atau kekeliruan! Tolong ingatkan saya!, Tegur saya!
Dan Saya, akan selalu terbuka untuk menerima saran dan masukan dari warga masyarakat, demi untuk kemajuan dan kebaikan desa kita!” Ucap Yuli
Tepuk tangan dari warga pun menggema lagi di udara, menyambut pidato/orasi singkat Yuli yang sangat luar biasa.
“Sekian sambutan dari saya, saya akhiri Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh!” ucap Yuli memungkasi orasinya.
Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh! Jawab warga diiringi tepuk tangan meriah sebuah kemenangan.
__ADS_1