Cinta Pertama Dan Terakhir

Cinta Pertama Dan Terakhir
part 102


__ADS_3

apa yang di ucapkan oleh Deviana membuat Daddy Reno merasakan perasaan aneh, dia merasa kalau akan terjadi sesuatu nantinya terhadap keluarga nya.


'' apa maksud ucap mu, dan seperti kau tidak suka terhadap keluarga saya Nona Deviana '' tanya Arthur dengan nada dingin sambil menatap Deviana dengan sorot mata yang tajam.


'' sudahlah jangan lagi berdebat tentang apapun, lebih baik sekarang kita harus berpikir bagaimana cara untuk kita bisa hidup dengan tenang tanpa rasa takut dan khawatir'' sahut mommy Ressi dengan lembut sambil menatap mereka semua.


'' tapi...... mommy '' ucap Attar sambil menatap mommy Ressi.


'' Attar cukup '' ucap mommy Ressi dengan tegas.


Deviana melihat ke arah mommy Ressi yang tidak ingin tau apa yang sebenarnya terjadi pada keluarga nya yang Deviana lihat dari tatapan nya kalau mommy Ressi hanya ingin keluarga nya baik-baik saja.


'' nyonya Ressi '' panggil Deviana dengan lembut.


'' iya nak....'' jawab mommy Ressi dengan lembut sambil menatap Deviana dengan tersenyum.


'' kau memang wanita yang sangat baik tidak pernah membenci seseorang meskipun semua orang percaya kalau orang itu adalah orang jahat tapi, sebenarnya di dalam hati mu kau yakin dia bukan orang jahat '' ucap Deviana dengan lembut sambil menatap mommy Ressi.


'' apa maksud ucapan mu nak...'' tanya mommy Ressi yang bingung dengan ucapan Deviana.


'' tidak apa-apa.... suatu saat nanti kalau sudah waktunya orang yang sangat kau inginkan akan kembali ke sisi mu nyonya, aku harap nyonya masih bisa menunggu sama seperti sekarang ini '' jawab Deviana dengan lembut sambil tersenyum pada mommy Ressi.


mommy Ressi merasakan perasaan hangat saat mendengar omongan Deviana, seperti seseorang yang sudah lama pergi dari hidup nya.

__ADS_1


'' kau mirip dengan seseorang yang sangat berarti bagi ku '' ucap mommy Ressi sambil tersenyum pada Deviana.


'' benarkah.... kalau begitu kau juga mirip dengan orang yang sangat ku sayang dan cintai hanya saja dia sudah pergi meninggalkan dunia ini '' sahut Deviana dengan lembut sambil menatap mommy Ressi dengan tersenyum.


yang lainnya mereka aneh dengan setiap ucapan yang sahabat kara bilang tentang apa yang terjadi.


'' sebaiknya kalian istirahat saja, kau juga kara istirahatlah kau belum pulih sepenuhnya dan lagi kau sedang hamil ingat itu '' ucap Anggia dengan dingin sambil menatap kara.


'' baiklah aku akan istirahat kalian...... '' sahut kara sambil menatap Anggia dan sahabat nya yang lain.


'' ya kita akan kesana '' ucap Anggia dengan dingin.


'' tenang saja oke...'' sahut zea sambil tersenyum pada kara.


yang lainnya bingung dengan ucapan kara dan sahabat-sahabatnya apa yang di bicarakan oleh mereka.


'' bukan hal penting ko....kak'' jawab kara dengan tersenyum pada Arthur.


'' benarkah sayang.....'' ucap Arthur dengan sedikit tegas pada kara dia yakin kalau istri nya dan sahabat-sahabatnya akan melakukan sesuatu di belakang nya.


'' lebih baik tidak perlu ikut campur '' sahut Yasmine dengan dingin sambil menatap Arthur.


'' memang nya kenapa kalau kita ingin tau, kara adalah adik saya dan istri dari Arthur bukan harus tau apapun tentang kara dan lagian seharusnya kalian tau akan hal itu'' ucap KAI dengan dingin sambil menatap sahabat-sahabat kara.

__ADS_1


'' hahahaha..... anda sangat lucu saat berbicara '' sahut zea dengan dingin sambil menatap Kai dengan sorot mata yang tajam.


'' sebaiknya kau diam saja tuan KAI yang terhormat sebelum kau akan banyak kehilangan apa yang kau banggakan '' ucap Anggia dengan dingin sambil menatap Kai dengan sorot mata yang tajam.


'' kau....'' ucap KAI dengan marah sambil menatap Anggia dengan sorot mata yang tajam.


'' kita pergi sekarang permisi semua '' ucap Deviana dengan dingin sambil menatap mereka semua.


Deviana dan zea maupun gia keluar dari rumah Daddy Reno.


'' saya permisi aunty '' ucap Yasmine dengan tersenyum pada mommy Ressi.


'' iya nak...'' sahut mommy dengan lembut sambil menatap Yasmine.


Yasmine pamit pergi dari rumah Daddy Reno tapi, sebelum dia keluar dia berbicara kepada sahabat-sahabat Arthur.


'' sebaiknya kalian jaga ucapan kalian mengenai saya dan sahabat-sahabat saya, kalian hanya seorang pengusaha dan kalau pun kalian mengenal sesuatu di luar pekerjaan kalian sebagai seorang pengusaha bukan berarti kalian mengenal kita '' ucap Yasmine dengan dingin sambil menatap Arthur dan sahabat-sahabatnya maupun KAI dan Ken.


'' oiyah kara untuk beberapa hari ini kita akan pergi kesana Hemm...'' ucap Yasmine dengan tersenyum pada kara.


'' iya hati-hati '' sahut kara dengan lembut sambil menatap Yasmine.


'' kara sebenarnya gue gak mau lakukan ini tapi, kakak mu dan sahabatnya suami mu itu udah melebihi batas nya jadi, Lo tau kan apa yang akan gue lakukan'' ucap Yasmine dengan tegas sambil menatap kara.

__ADS_1


'' lakukan lah....'' sahut kara sambil menatap Yasmine dia tau kalau sahabat nya itu sudah menahan amarahnya sejak saat itu kepada kakak nya maupun sahabatnya suaminya.


bersambung........


__ADS_2