
pertarungan antara Arthur dan yang lainnya belum selesai, orang-orang yang ingin membawa kara tetap melawan Arthur dan yang lainnya.
" kalian benar-benar membuat gue muak " ucap Yasmine dengan dingin sambil menatap mereka semua dengan sorot mata yang tajam.
" lebih baik kalian serahkan saja dia dan kau juga ikut" ucap salah satu dari mereka.
" banyak bicara kalian..... " sahut Zia sambil melawan orang-orang tersebut.
duar.......
semua kaget dengan suara ledakan yang baru saja terjadi di mobil orang-orang yang mereka gunakan.
" mati atau pergi" ucap seorang wanita yang baru saja datang dengan dingin sambil menatap mereka semua dengan sorot mata yang tajam.
'' siapa kau'' tanya salah satu dari mereka.
" kau tidak perlu tau" jawab salah satu dari wanita tersebut.
'' bagaimana ini bisa terjadi Arsya '' ucap salah satu wanita tersebut.
'' lebih baik sekarang kau jangan banyak bicara '' sahut Yasmine dengan dingin.
__ADS_1
Arthur dan Attar yang mendengar omongan wanita tersebut yang memanggil Yasmine dengan sebutan Arsya mereka kaget dengan nama tersebut yang sama dengan nama adik mereka yang sudah lama meninggal.
'' terlalu lama '' ucap Yasmine dengan dingin sambil menekan tombol yang dia pegang ya dia sudah menempelkan sesuatu ke pakaian orang-orang tersebut yang membuat mereka semua menjadi mati seketika.
'' apa yang terjadi '' tanya Arthur dengan bingung karena orang-orang tersebut tiba-tiba tergeletak begitu saja.
'' mereka semua mati semua Arthur '' jawab elang sambil memegang nadi meraka yang tidak berdetak.
'' apa....'' teriak Daniel yang kaget dengan apa yang terjadi begitu cepat.
'' bagiamana mungkin ini bisa terjadi '' ucap asisten Lexie yang bingung dengan apa yang terjadi.
'' lebih baik sekarang kita bawa kara ke rumah sakit '' ucap Yasmine dengan dingin sambil menatap kara yang sudah pingsan.
pertarungan sudah selesai, mereka semua pergi ke rumah sakit untuk memeriksa kondisi kara yang pingsan saat akan dibawa oleh orang-orang yang menggunakan pakaian hitam tersebut
'' ikut dengan ku '' ucap Yasmine dengan dingin sambil menatap mereka semua.
mereka semua mengikuti arahan dari Yasmine untuk membawa kara.
mereka semua sampai di rumah sakit yang Yasmine arahkan ke mereka semua.
__ADS_1
'' cepat obati kara '' ucap Yasmine dengan dingin sambil menatap dokter dan perawat yang ada di rumah sakit.
'' baik nona '' sahut salah satu dokter tersebut.
'' semoga semua baik-baik saja '' ucap ucap salah satu dari wanita yang bernama Yasmine.
'' benar semoga kara baik-baik saja '' sahut Zia.
'' sebenarnya apa yang terjadi '' tanya Arthur pada Yasmine.
'' kara yang akan menjelaskan nya'' jawab Yasmine dengan dingin sambil menatap Arthur dengan sorot mata yang tajam.
tuan Arbinata dan Daddy Reno maupun mommy Ressi sampai di depan pintu ruangan rawat kara.
'' Arthur sebenarnya apa yang terjadi pada kara, bagaimana bisa di terluka'' tanya mommy Ressi sambil menatap Arthur dengan mata yang berkaca-kaca.
'' tenanglah sayang Arthur juga pasti akan menjelaskan nya ya tenanglah Hem..'' ucap Daddy Reno dengan lembut sambil menenangkan istrinya yang menangis karena kondisi kara.
'' mommy..... aku tidak tau apa yang sebenarnya terjadi pada kaisra, saat aku menemukannya dia sudah pingsan dan orang-orang yang ingin membawa nya sedang bertarung dengan Yasmine '' jawab Arthur dengan panjang sambil menatap mommy Ressi.
Arthur ingin melampiaskan amarahnya saat melihat istrinya sendiri tergeletak begitu saja oleh orang-orang yang dia tidak kenal, dan lagi dia sendiri tidak tau apa yang sebenarnya terjadi pada istrinya maupun sahabat dari istrinya, apa yang dia tidak ketahui tentang istrinya itu.
__ADS_1
bersambung.........