Cinta Pertama Dan Terakhir

Cinta Pertama Dan Terakhir
part 52


__ADS_3

saya minta maaf kalau alur ceritanya terlalu cepat, dan banyak tulisan yang kurang bagus atau mungkin masih banyak yang kurang dalam penulisan nya, maaf ya kalau alur ceritanya kurang bagus bagi kalian dan saya ucapkan terima kasih sudah mampir membaca tulisan saya.


*******


tidak terasa waktu terus berjalan Arthur dan kara sudah memasuki satu tahun pernikahan mereka berdua, sudah banyak yang mereka alami dari mulai orang yang ingin menghancurkan pernikahan mereka. Ya ada seorang perempuan yang ingin merebut Arthur dari kara saat orang itu tau kalau Arthur sudah menikah dia ingin menyingkirkan posisi kara sebagai istri sekaligus nyonya muda Arthur. tapi, sayangnya semua itu tidak terjadi karena hubungan antara kara dan Arthur sangatlah kuat dan tidak mudah untuk di hancurkan oleh orang ketiga. banyak badai pernikahan yang keluarga kecil Arthur dan kara lewati dari yang mudah sampai yang paling sulit dan mereka berdua tetap menjaga keharmonisan rumah tangga mereka berdua.


soal kara apa dia sudah memberikan hak Arthur sebagai seorang suami, Jawanya adalah iya dia sudah melakukan kewajiban nya sebagai istri pada Arthur. kara sudah memberikan hak Arthur yang selama ini dia jaga untuk suaminya kelak dan itu telah dia berikan pada Arthur yang tidak lain adalah suami sah kara.


tentu Arthur yang merasa senang hakhirnya kara bersedia memberikan hak nya sebagai seorang suami padanya, dan Arthur pun senang karena dia menjadi yang pertama kali melakukan nya pada kara dan hal yang membuat Arthur bahagia adalah istrinya itu bisa menjaga kehormatannya sebagai seorang perempuan.


satu hal lagi yang belum bisa dilakukan oleh kara adalah memberikan izin pada Arthur untuk memberitahu pada semua orang luar kalau mereka suami-istri, tetap yang tau hanya keluarga dan sahabat terdekat mereka berdua. Arthur sudah bilang pada kara kalau dia ingin semua orang tau kalau kara adalah nyonya muda Arthur tapi, sayangnya kara menolak keras permintaan Arthur tersebut. tapi, kara berjanji kalau dia sudah hamil Arthur di izinkan memberitahu pada semua orang tentang pernikahan mereka berdua.


saat ini Arthur dan kara sedang ada di kantor mereka berdua sedang berkerja sebagai sekretaris dan CEO perusahaan, tidak ada yang menyadari bahwa sekretaris dan CEO mereka adalah suami-istri.


'' kara masuk ke ruangan saya sekarang '' ucap Arthur lewat telepon kantor.


'' baik tuan'' jawab kara.

__ADS_1


'' tok-tok ''


'' masuk...''


'' selama siang tuan ada hal yang bisa saya bantu '' tanya kara pada Arthur tak lupa dia menundukkan kepalanya.


'' kemari....'' jawab Arthur


'' hah....'' sahut kara dengan bingung karena ucap Arthur.


'' iya kemari '' ucap Arthur.


'' bukan aku bilang pada mu, jangan panggil aku tuan saat hanya kita berdua Hemm.... apa kau lupa atau kau ingin di berikan hadiah yang bagus'' ucap Arthur dengan tersenyum pada kara.


'' hah.... tidak-tidak tadi aku lupa maaf '' sahut kara dengan sedikit tersenyum dia tau arah omongan suaminya itu kemana.


'' oh..... kau mau baiklah sekarang kita ke kamar bagaimana'' ucap Arthur dengan tersenyum.

__ADS_1


'' kak.... ini kantor jangan aneh-aneh mengerti aku marah nih....''sahut kara dengan kesal terhadap suaminya itu yang suka menggoda nya.


'' baiklah istri ku yang cantik'' ucap Arthur dengan tersenyum pada kara dia hanya menggoda istrinya itu saja dia juga tidak mungkin meminta nya, apa lagi setiap hari mereka sering melakukan nya jadi tidak mungkin dia meminta nya, apa lagi saat melihat kara sudah lelah .


'' sayang nanti malam ada pertemuan keluarga, kau siap-siap ya aku ingin membawa mu kesana Hemm... tidak ada penolakan mengerti nyonya muda Arthur yang tercantik ...'' ucap Arthur dengan lembut sambil tersenyum pada kara.


'' iya.... baiklah aku akan siap-siap '' sahut kara dengan tersenyum manis pada Arthur.


'' jangan terlalu cantik '' ucap Arthur dengan tegas.


'' iya kak mahen.....'' sahut kara sambil memeluk suaminya itu dia tau kalau Arthur tidak suka kalau dia berpenampilan terlalu terbuka apa lagi kalau banyak orang yang melihat nya, pasti suaminya itu akan posesif berat terhadap nya.


'' yasudah... sekarang lepaskan aku, karena aku harus berkerja kembali '' ucap kara yang meminta Arthur untuk melepaskan nya dari pelukannya itu.


'' Hemm.... tapi, saat di rumah tidak akan ku lepaskan mu '' sahut Arthur dengan tersenyum pada kara.


kara yang mendengar omongan suaminya itu hanya menggeleng kan kepalanya saja dia sudah terbiasa dengan omongan Arthur yang seperti itu. kara keluar dari ruangan suaminya itu dan kembali melakukan pekerjaan nya lagi maupun sebaliknya dengan Arthur pun kembali berkerja seperti tadi, mereka kembali ke posisi pekerjaan mereka berdua sampai selesai dan setelah itu mereka berdua akan menghadirkan acara pertemuan keluarga.

__ADS_1


bersambung ..........


__ADS_2