Cinta Pertama Dan Terakhir

Cinta Pertama Dan Terakhir
13-11-11


__ADS_3

Waktu begitu cepat berlalu,


Tak terasa sudah 4 bulan almas menjadi siswi baru. Dan kedekatan almas dengan ray pun semakin jelas terlihat.


Hari ini tanggal 13-11-2011 adalah hari bersejarah bagi kedua pasangan baru, iya... Pasangan baru almas dan ray.


Entah, apa yang membuat almas menerima ray secara tiba-tiba. Karna jika dihitung ray sudah 2 kali mengutarakan perasaannya pada almas tapi tak ada penolakan dan juga tak ada penerimaan dari almas.


Hal tersebut tidak cukup membuat ray menyerah begitu saja, apa lagi ray merasa almas adalah perempuan yang berbeda dari mantan-mantan ray sebelumnya, terhitung sudah 3 mantan ray.


Ray memiliki hubungan dengan wanita dimulai sejak ray masih kelas 10, ketika ray masih sebagai siswa baru di Sekolahnya.


Sungguh cukup berani dia sebagai siswa baru sudah 3 kali gonta-ganti pasangan.


Kini almas merupakan wanita nomor 4 yang hadir didalam hati ray, tapi ray menganggap almas wanita pertama yang hadir dalam hatinya, . . . karna ray mengakui bahwa selama dia berpacaran sebelumnya dia tak pernah merasakan perasaan yang sama dengan yang ray rasakan pada almas,


Ray merasa ingin memiliki almas selamanya, bahkan ray pun bercerita pada seorang guru BP yang memang guru tersebut dekat sekali dengan ray dan sahabatnya guswa.


Ray bercerita bahwa dia sangat menyukai almas dan ingin mempersunting almas kelak jika dia sudah bekerja dengan mapan.


-0-0-0-


Ungkapan hati ray yang ke 3 kalinya.


Kala itu, almas dikamar sendiri sedang mengotak-atik Hp miliknya, lalu....


Tring....


Tanda chat masuk dari HP.


"hah ray, " gumamnya.


Pucuk dicinta ulam pun tiba, begitulah kira-kira pribahasa yang saat ini cocok untuk keadaan hati almas. Karna almas sedari tadi memang menunggu chat dari ray itu, laki-laki yang membuatnya selalu tersenyum dan terhibur.


Ray : assalamualaikum neng, lagi apa..??

__ADS_1


Iya, ray memang memanggil almas dengan sebutan. Neng semenjak hubungan mereka semakin dekat.


Dan almas menyukai panggilan tersebut karna almas merasa dengan panggilan itu seakan-akan almas dihargai sebagai wanita. Gak seperti kebanyakan laki-laki lain yang mendekati almas dan selalu memanggil almas dengan sebutan sayang padahal pacar juga bukan.


Kembali ke chat yang dikirim oleh ray


Almas membalas : waalaikumsalam, ini lagi diem aja.


Ray : boleh telvon gak??


Almas terkejut dan bingung harus membalas apa, satu sisi ia ingin sekali mengiyakan tapi disisi lain almas malu. Sungguh membingungkan.


Almas : iya boleh


Pesan terkirim


Almas melempar HP nya ke kasur dan mengacak-acak rambutnya. "apa yang gue lakukan kenapa gue bales gitu sih". Gumam almas.


Dia merasa malu dengan apa yang dia lakukan dan dengan pipi yang memerah merona almas melihat hpnya yang berbunyi dan muncullah nama ray dilayar hpnya.


Ray :"hallo neng"


Almas : "iya hallo, ada apa?"


Ray :"emang kalo telvon harus nunggu ada yang penting aja ya..? "


Almas :" iya lah biar gak ngabisin pulsa"


Ray :"oh gitu, ya udah berarti sekarang ada yang penting nih".


Almas :"penting..?? Apa??? " almas bertanya dengan rasa penasaran.


Ray :" gimana??"


Almas :"gimana apanya? ". Alamas pura-pura tidak mengerti dengan pertanyaan ray. Sebenarnya almas sudah mengerti arah kemana yang dibicarakan oleh ray. Karna semenjak ray mengungkapkan perasaannya pada almas, ray selalu bertanya dengan pertanyaan yang sama setiap kali bertemu almas disekolah.

__ADS_1


Ray :"ya itunya gimana?? Masak ga ngerti sih"


Almas :"oh.. Kenapa selalu itu yang ditanyakan? "


Ray :" tidak ada yang lebih penting lagi saat ini selain pertanyaan itu neng"


Deg..


almas seketika mematung dan bibirnya serasa kaku tidak bisa berbicara.


Ray :"kok diam, gimana? "


Dengan berpikir panjang dan penuh pertimbangan almas menjawab,


Almas :" iya jalani saja"


Ray :"maksutnya apa?? Diterima apa enggak?? "


Almas :" ya kita jalani aja sekarang."


Dag dig dug.. hati ray mendengar jawaban almas, dan sangat membuat hatinya seakan-akan mau copot. Rasa yang gak pernah ray rasakan selain ray melihat tim sepak bola jagoannya menang dalam pertandingan. Kini ia rasakan kembali saat almas menerima perasaannya.


-0-0-0-


Fals back


Selama ray menjalin hubungan dengan mantan-mantannya ray tak pernah mengungkapkan perasaannya secara langsung, selalu wanita-wanita tersebut yang mengungkapkan perasaannya terlebih dulu pada ray, karna memang ray tak pernah memiliki rasa yang lebih pada mantan-mantannya.


Ray memjalin hubungan tanpa rasa cinta. Ray hanya memanfaatkan wanita-wanita itu.


Ray tak pernah merasakan rindu ataupun khawatir saat pacarnya tak memberi kabar


Tapi lain halnya dengan almas, wanita yang kini sangat ia sukai. ray memberanikan diri mengungkapkan perasaannya pada almas karna ray merasa tak ingin kehilangan almas.


"Mungkin inilah yang disebut karma". gumam ray. Pasalnya dia memang tak pernah merasa begitu mencintai wanita selama ini seperti perasaannya pada almas. Ray selalu mempermainkan wanita. Dan kini ray merasa perasaannya dimainkan oleh almas, karna ray merasa tersiksa saat dia tak melihat almas seharipun. Ray selalu ingin tau keadaan almas dan apa yang sedang almas lakukan. Tapi dia tak cukup berani untuk se kepo itu pada almas.

__ADS_1


Tinggalin saran pada kolom komen ya teman... Untuk lebih menyempurnakan episods dari novel ini 🙃🙃


__ADS_2