
baik kara maupun tuan Arbinata mereka saling bertatapan mata di antara sisi ada perasaan bahagia bisa bertemu dengan putri yang selama ini dicari nya tapi, di sisi lain ada perasaan benci dan amarah saat harus bertemu dengan seseorang yang selama ini dia tidak ingin bertemu.
'' kaisra papi senang kamu baik-baik saja, apa kabar mu nak...'' ucap tuan Arbinata dengan tersenyum pada kara.
'' baik.....'' sahut kara dengan sinis.
'' papi senang bisa bertemu lagi dengan kamu, maaf '' ucap tuan Arbinata dengan mata berkaca-kaca, dia sangat menyesal atas apah yang terjadi dulu.
'' sebaiknya anda dan keluarga anda pergi dari sini, saya tidak suka kehadiran anda dan keluarga anda '' ucap kara dengan dingin pada tuan Arbinata.
'' kaisra......'' panggil kai dan Ken.
'' kalian juga lebih baik pergi dari sini, saya muak melihat kalian ada di sini '' jawab kara dengan tegas.
'' aku senang bisa bertemu lagi dengan mu adik '' ucap KAI dengan tersenyum pada kara dia tidak menjawab omongan kara saat bilang untuk pergi dari sana.
'' kau sangat cantik sekali adik kecil ku'' ucap Ken dengan tersenyum pada kara.
kara tidak mempedulikan omongan dari kakaknya maupun papi nya, dia malah membuang pandangan matanya dari mereka semua.
'' sayang '' panggil Arthur dengan lembut.
'' kau....'' jawab kara dengan nada dingin.
__ADS_1
'' aku senang kamu baik-baik saja '' ucap Arthur dengan tersenyum pada kara, dia juga memeluk kara.
'' lepas siapa yang mengizinkan mu untuk memeluk ku....'' ucap kara dengan sedikit berteriak dan dia juga melepaskan pelukan dari Arthur.
'' maaf kan aku.....'' sahut Arthur dengan mata berkaca-kaca, dia sangat menyesal atas apa yang terjadi.
'' maaf...... maaf juga apa kau masih menganggap ku sebagai istri mu, bukan seharusnya kau beritahu ku sebelumnya tapi, ini kau malah melakukan nya sebelumnya kau tau yang sebenarnya dan tanpa kau sadari kau sudah melepaskan ku tuan Arthur putra Leo Mahendra'' teriak kara pada Arthur dengan sorot mata yang tajam.
'' tidak aku..... aku minta maaf atas apah yang sudah ku lakukan sayang, jangan tinggalkan aku '' lirih Arthur.
'' maaf..... tapi, sayangnya aku membenci mu tuan Arthur '' ucap kara dengan dingin pada Arthur.
DEG
Arthur yang mendengar omongan kara bahwa dia sangat membenci dirinya itu, dia langsung memeluk kara dan tidak ingin melepaskan pelukannya dari istrinya.
kara mencoba untuk melepaskan pelukan dari Arthur.
'' lepaskan aku...... '' teriak kara pada Arthur.
'' tidak..... sebelum kamu memanfaatkan ku sayang '' ucap Arthur.
semua orang yang melihat pertengkaran antara Arthur dan kara mencoba berbicara kepada mereka berdua supaya bisa lebih tenang.
__ADS_1
'' kara mommy mohon jangan membenci Arthur, dia sangat terpuruk di saat kau koma nak '' ucap mommy Ressi pada kara.
'' dia tidak pernah meninggalkan mu sendiri disaat kamu koma, dia saat menyesalinya '' ucap Daddy Reno.
'' benar kakak ipar jangan membenci kakak Arthur, dia sangat mencintai mu'' ucap Attar.
'' kaisra Arthur tidak bersalah nak.... dia hanya ingin papi bisa bertemu dengan mu'' ucap tuan Arbinata.
kara tidak mempedulikan omongan dari orang-orang dia hanya ingin melepaskan pelukan dari Arthur.
'' tolong lepaskan aku '' ucap kara dengan mata berkaca-kaca.
Arthur yang melihat kara akan menangis melepaskan pelukannya.
'' jangan menangis sayang '' ucap Arthur dengan lembut.
'' aku ingin sendiri...'' ucap kara dengan tegas.
'' tapi.....'' sahut Arthur yang tidak ingin pergi dari sana.
'' kara ......'' panggil seseorang yang baru saja datang ke ruangan rawat kara.
'' ayah....'' jawab kara saat melihat siapa yang datang.
__ADS_1
ya orang yang baru saja datang ke ruangan rawat kara adalah ayah Aditya.
bersambung.........