
Arthur sudah sampai di rumah nya, dia melihat ke arah kara tersenyum ternyata istrinya itu tertidur pulas. dia tidak tega kalau membangunkan istrinya, jadi lebih baik dia mengangkat tubuh istrinya itu masuk ke rumah.
Arthur keluar dari mobil dan membuka pintu mobil bagian samping untuk membawa kara masuk rumah, Arthur mengangkat tubuh istrinya itu untuk masuk ke kamar mereka berdua, Arthur jalan terus ke kamarnya tanpa mempedulikan sapaan mau pandangan pelayan yang berkerja di rumah nya itu, dia dan istrinya ingin cepat bisa istirahat.
waktu sudah pagi hari kara membuka mata nya dan diam sejenak dia berpikir bukan nya dia itu ada di dalam mobil tapi, kenapa sekarang dia ada di kamarnya. kara merasa ada tangan yang memegang pinggang nya dia melihat ke samping ternyata suaminya yaitu Arthur memeluk nya, kara melihat wajah suaminya itu dengan jarak yang cukup dekat dia memperhatikan wajah Arthur yang sangat tampan itu.
Arthur yang sebenarnya sudah bangun itu mencoba untuk tidak tersenyum saat tau kalau kara memandang wajahnya itu, dia bangun saat merasakan pergerakan tubuh istrinya.
'' aku tau.... aku ini sangatlah tampan '' ucap Arthur dengan tersenyum pada kara yang tertangkap basah sedang memandang nya.
'' apa....kau.... sudah bangun dari tadi '' sahut kara dengan sedikit gugup, dia kaget karena ketahuan kalau memandang wajah suaminya itu.
'' kau ingin menyentuh wajah tampan suami mu ini Hemm.....'' ucap Arthur dengan menggoda kara, dia melihat ke arah istrinya itu yang merona wajah nya.
'' kau.....'' jawab kara yang sudah sangat malu.
__ADS_1
'' Hemm.... kenapa kau istri ku tentu kau boleh menyentuh wajah tampan suami mu ini, dari pada hanya di lihat saja sayangkan '' ucap Arthur dengan tersenyum pada kara.
'' siapa yang mau menyentuh wajah mu GeEr...... banget '' sahut kara.
'' yakin ni.... sayang loh'' ucap Arthur dengan nada menggoda kara.
'' hah.... sudahlah aku mau mandi aja '' ucap kara, dia harus cepat menghindar dari godaan suaminya itu.
'' bagaimana kalau kita mandi bersama Hemm...'' ucap Arthur dengan nada menggoda.
Arthur tertawa keras karena berhasil mengerjai istrinya itu, sampai wajah istrinya merona karena malu.
Arthur dan kara sudah bersiap-siap untuk berangkat ke kantor, sebelum pergi seperti biasa mereka berdua sarapan pagi lebih dulu sebelum kerja.
'' kak aku berangkat ya seperti biasanya '' ucap kara pada Arthur.
__ADS_1
'' Hemm... hati-hati ya, kalau ada apa-apa langsung kasih kabar mengerti '' sahut Arthur.
'' iya kak....'' jawab kara sambil tersenyum.
'' yasudah habis kan sarapan mu.... setelah habis baru pergi Hemm...'' ucap Arthur dengan lembut.
'' iya kak.... kamu juga habis kan sarapan nya jangan sampai ada sisa'' sahut kara dengan tersenyum pada Arthur.
'' iya istri Ku....'' ucap Arthur dengan tersenyum pada kara.
kara yang mendengar omongan Arthur tersenyum pada suaminya itu.
kara pergi ke kantor tanpa berangkat bersama dengan Arthur, ya kara pergi dengan supir yang sudah di sediakan oleh Arthur untuk mengantar pulang pergi istrinya itu. tapi, supir tidak mengantar sampai depan kantor melainkan sebelum dekat dengan kantor, ya kara meminta izin ke suaminya supaya supir mengantar nya tidak terlalu dekat dengan kantor. kara tidak ingin karyawan kantor bertanya-tanya kenapa kara bisa di antar oleh mobil karena biasanya orang-orang tau nya dia berangkat kerja dengan bus atau bersama dengan Yasmine naik motor.
bersambung...........
__ADS_1