
mereka berdua sudah selesai makan siang bersama, setelah makan siang kara menunggu suaminya bekerja di kamar khusus milik suaminya.
Arthur telah selesai dengan pekerjaan nya saat dia membangunkan istrinya untuk pulang ke rumah tapi, sebelum itu dia akan berbicara kepada asisten Lexie.
tok.....tok....
"masuk" ucap Arthur.
" ada yang bisa saya bantu tuan" tanya asisten Lexie dengan tegas .
" kita hanya berdua di sini, kara pun sedang tidur seperti biasa saja Lexie " ucap Arthur sambil menatap asisten Lexie.
" iya kak" sahut asisten Lexie sambil menatap Arthur.
ya asisten Lexie memanggil Arthur saat di luar pekerjaan dengan sebutan kak dan yang lainnya pun tau, karena asisten Lexie bukan hanya asisten dalam pekerjaan tapi, juga sahabat Arthur dari SMP sebelum bertemu dengan Aryan, elang maupun Daniel.
" apa kau sudah menemukan informasi tentang Yasmine maupun segala hal nya yang berkaitan juga dengan kara maupun dengan sahabat nya yang lain " tanya Arthur dengan panjang sambil menatap asisten Lexie.
" tidak ada informasi apapun kak, seperti nya semua hal tentang Yasmine maupun kakak ipar dan sahabat-sahabatnya sengaja di tutupi " jawab asisten Lexie sambil menarik nafas panjang, karena untuk pertama kalinya dia tidak bisa mencari informasi apapun tentang kara dan sahabat-sahabatnya.
" sebenarnya apa yang di sembunyikan oleh mereka" ucap Arthur.
__ADS_1
" kak..... mungkin ada hal yang cukup besar yang mereka rahasia " sahut asisten Lexie sambil menatap Arthur.
" iya tapi....apa saya benar-benar ingin tau apa yang mereka sembunyikan sampai begitu rapat " ucap Arthur sambil mengutuk meja kerjanya.
asisten Lexie berpikir apa yang dia pikirkan mungkin benar.
" kak...." panggil asisten Lexie.
" Hemm....." jawab Arthur.
" apa kau tidak aneh dengan sikap kakak ipar saat dia kecelakaan di depan hotel " ucap asisten Lexie.
"maksud " sahut Arthur dengan bingung.
" itu tidak mungkin Lex " sahut Arthur dengan tidak percaya apa yang di omongin oleh asisten Lexie.
" tapi, saat saya mengecek cctv tatapan kakak ipar ke sebuah gedung tinggi yang ada di samping hotel dan yang membuat saya kaget yang di tatapan oleh kakak ipar adalah tempat peluru itu di tembakan" ucap asisten Lexie sambil menatap Arthur.
" apa..... kenapa kau tidak bilang dari awal
Lex " sahut Arthur dengan cukup terkejut karena apa yang di omongin oleh asisten Lexie.
__ADS_1
" aku ingin bilang kak...... hanya saja saat itu sedang kacau" ucap asisten Lexie sambil menatap Arthur,dia merasa bersalah karena tidak bilang dari awal tentang kecurigaan nya.
Arthur menarik nafas panjang dia mengerti kenapa asisten Lexie tidak berani untuk berbicara tentang apa yang dilakukan oleh kara, apa lagi posisi saat itu memang sedang tidak baik-baik saja.
" sudahlah tidak apa-apa ini bukan salah mu apa lagi saat itu kan sedang kacau" ucap Arthur dengan tegas sambil menatap asisten Lexie.
" maaf kak.... " ucap asisten Lexie.
" sudah jangan berbicara mengenai ini lagi takutnya kara mendengar, lebih baik kau siap-siap setelah ini kita akan makan malam mommy dan Daddy sudah menyiapkan tempat untuk makan malam bersama" ucap Arthur.
" iya kak" ucap asisten Lexie.
asisten Lexie langsung pamit dan keluar dari ruangan Arthur dia akan membereskan pekerjaan nya supaya bisa cepat karena dia tidak ingin semua orang menunggu nya.
tanpa mereka sadari kara mendengar pembicaraan Arthur dan asisten Lexie, sebenarnya dia tidak tidur melainkan memainkan hp nya untuk mencari informasi.
saat dia sedang fokus dengan hp nya,dia tidak sengaja dengar obrolan Arthur dan asisten Lexie karena dia cukup penasaran dengan pembicaraan antara suaminya dan asisten nya jadi dia mendengarkan.
awal nya dia pikir hanya pembicaraan biasa tapi, ternyata Arthur dan asisten Lexie sedang mencari informasi tentang dirinya dan sahabat-sahabatnya, Untung nya ada sahabat nya yang lain cepat menutup apa yang sebenarnya terjadi saat penembakan di depan hotel.
ya kara lah yang membuat Arthur dan yang lainnya tidak bisa menemukan dalang sebenarnya penembak terhadap kara.
__ADS_1
bersambung........