Cinta Pertama Dan Terakhir

Cinta Pertama Dan Terakhir
part 84


__ADS_3

kara menyimpan makan siang suaminya itu di meja, dia tersenyum saat memandang ke arah Arthur seperti dia memiliki ide untuk menjahili suaminya itu.


'' selamat siang tuan Arthur '' ucap kara sambil tersenyum.


'' Hemm.....'' sahut Arthur dengan nada dingin,dia masih belum sadar bahwa orang yang berbicara itu adalah istrinya.


'' apa anda membutuhkan sesuatu '' tanya kara sambil menahan ketawa.


'' pergilah '' jawab Arthur dengan dingin dia masih fokus ke kerjanya dan tidak melihat ke arah orang yang berbicara kepada nya.


'' tuan masa anda tidak membutuhkan saya.... saya akan melakukan apa saja yang anda inginkan '' ucap kara dengan nada menggoda pada Arthur.


'' saya bilang keluar '' ucap Arthur sambil teriak dengan nada tegas.


'' baiklah..... tapi, jangan menyesal ya tuan Arthur yang paling tampan '' ucap kara dengan nada menggoda dia menahan ketawa nya karena suaminya itu masih belum sadar kalau yang berbicara kepada nya itu adalah istrinya sendiri.


'' sekarang keluar '' teriak Arthur sambil berdiri tapi, saat dia melihat ke arah orang yang berbicara dari tadi kepada nya dia terkejut saat tau siapa orang yang berbicara kepada nya.

__ADS_1


'' sayang '' ucap Arthur dengan lembut sambil berjalan ke arah kara.


'' maaf saya harus pergi, tidak ada yang menyukai keberadaan saya di sini '' ucap kara dengan memasang wajah sedih sambil berjalan ke arah pintu.


'' sayang tidak seperti itu, maaf..... jangan pergi ya'' ucap Arthur sambil memeluk kara, dia seharusnya melihat dulu siapa yang masuk ke ruangan nya sebelum memarahi nya kalau sampai kara marah padanya bisa bahaya.


kara tertawa saat melihat wajah panik suaminya itu, dia tidak bisa menahan ketawa nya di saat suaminya merasa tidak enak karena sudah berbicara seperti itu pada nya.


''kenapa kamu tertawa sayang, apa ada yang lucu disini '' tanya Arthur dengan bingung karena dia melihat istrinya tertawa tiba-tiba.


kara berhenti tertawa dan memandang ke arah Arthur.


'' hah..... aku maksud nya '' ucap Arthur dengan bingung, dia masih belum mengerti maksud dari perkataan istrinya.


'' sudahlah lupakan saja hem....'' sahut kara sambil tersenyum pada Arthur.


'' lebih baik sekarang kamu makan, aku masak untuk Kamu'' ucap kara dengan lembut sambil menuntun suaminya untuk duduk di kursi.

__ADS_1


Arthur hanya mengangguk saja dan mengikuti istrinya saja tanpa berkomentar, dia saja masih belum sadar bahwa istrinya menjahilinya sampai membuatnya merasa bersalah karena sudah membentaknya.


'' aku sudah masak kesukaan kamu'' ucap kara sambil menyiapkan makanan untuk suaminya.


'' padahal tidak usah, aku tidak ingin kamu kecapean....kan bisa nyuruh pelayan yang ada di rumah '' sahut Arthur sambil menatap kara.


'' tidak apa-apa......... aku ingin masak untuk suami ku ini ya...... jangan marah '' ucap kara sambil tersenyum pada Arthur.


'' yasudah ........ tapi, kalau kamu ngerasa udah cape langsung berhenti, aku gak mau lihat kamu sakit itu membuat ku merasa tidak berguna sebagai suami untuk kamu mengerti nyonya muda Arthur '' ucap Arthur dengan lembut sambil memeluk kara.


'' iya suami ku yang tampan '' sahut kara dengan membalas pelukan suaminya.


'' sekarang kamu makan ya'' ucap kara.


'' bareng sama kamu Hemm...'' sahut Arthur sambil menatap kara.


'' iya....'' ucap kara sambil tersenyum pada Arthur.

__ADS_1


kara dan Arthur makan siang dengan sedikit romantis di kantor meskipun tadi ada hal lucu yang membuat kara tertawa saat melihat Arthur merasa bersalah karena membentaknya padahal sebenarnya kara yang menjahili Arthur.


bersambung.............


__ADS_2