Cinta Pertama Dan Terakhir

Cinta Pertama Dan Terakhir
Kecurigaan


__ADS_3

"Bila nnti saatnya tlah tiba,


ku ingin kau menjadi milikku milikku".


Almas dan iril terus menjalani hubungan sebagai teman dekat, tak jarang mereka pergi berdua meski hanya sekedar makan.


Hubungan mereka berjalan cukup lama hingga pada akhirnya sebuah kecurigaan muncul pada diri ray karna perubahan almas kini yang sering kali mengabaikan ray dan semakin sulit untuk diajak bertemu oleh ray.


Sore ini ray sedang berada disebuah restoran tempat ray biasa bertemu dengan rekan kerjanya untuk membicarakan proyek-proyek baru. Dan restoran itu merupakan restoran favorit ray dan almas juga.


"pak ray bagaimana kabarnya? " ucap seorang laki-laki yang berpakaian rapi dengan mengenakan jas hitam yang tiba-tiba muncul dan segera memposisikan dirinya ditempat duduk depan ray.


" kabar baik pak adnan, anda sendiri bagaimana? " jawab ray sambil menjabat tangan seseorang yang baru datang tersebut but.


" sama halnya dengan anda pak ray, saya baik".


Dan sore itu sejam lamanya mereka membahas tentang proyek-proyek baru yang akan mereka kerjakan secara bersama demi kesuksesan perusahaan mereka.

__ADS_1


"baik pak ray deal". Kata laki-laki berjas hitam itu sembari menjabatkan tangannya pada ray.


Dan ray pun kembali menjabat tangan laki-laki itu dan berkata "deal".


Pak. Adnan :"oh ya bagaimana hubungan anda dengan kekasih anda pak?? Apakah masih, atau mungkin hubungan anda telah berakhir? Karna saya dengar kekasih anda kini lagi dekat dengan salah satu karyawan ditempat kerjanya."


----------00


**flash back


"pak adnan, kenalkan ini almas dan iril karyawan saya yang saya percaya untuk menyelesaikan proyek ini, selama saya cuti 1 bulan kedepan*". ucap atasan almas dan iril memperkenalkan mereka kepada penyumbang dana proyek yang mereka kerjakan.


"sepertinya aku tak asing dengan wanita yang bernama almas ini." gumam adnan dalam hati. Dan ya setelah Diingat-ingat adanan baru menyadari bahwa wanita itu adalah almas kekasih dari rekan kerja terbaiknya yaitu ray.


Iril dan almas pun bergegas meninggalkan ruangan bosnya itu setelah mereka dikenakan dengan adnan penyumbang dana.


"kenapa kamu?? Apa kamu naksir sama karyawan saya itu, dia itu salah satu karyawan baik ku, jangan coba-coba kamu menyukainya karna dia sudah aku jodohkan dengan iril itu, bukankah mereka begitu cocok menurutmu?? " kata ari, bos iril dan almas.

__ADS_1


"apa?! Gak lah, apakah mereka berdua zaling menyukai??" tanya adnan.


"sepertinya sih iya karna mereka akhir-akhir ini begitu dekat dan sering keluar berdua". Jelas ari pada adnan.


Disitulah adnan mengetahui bahwa kekasih dari ray itu ternyata bermain dibelakang ray.


**Kembali pada percakapan ray dan adnan sore itu...


"oh itu, dia memang dipercaya sama bosnya untuk menyelesaikan proyek baru bersama dengan laki -laki itu, namanya iril kan?? " jawab ray


" iya pak ray, tapi sepertinya mereka sama-sama memiliki rasa"


"anda tau dari pak mana pak adnan,? Saya percaya dengan kekasih saya sepenuhnya, hubungan kami telah berjalan 6 tahun pak dan hampir tak ada pihak ketiga diantara kami jadi kami saling percaya" jelas ray, pada adnan.


" gini pak saya juga g berani berbicara tanpa keyakinan yang pasti, jadi......" adnan pun menjelaskan dengan begitu rinci pada ray tentang keyakinannya tentang hubungan almas dan iril.


Dan ray pun sedikit mempercayai informasi dari rekannya itu karna ray tau bahwa rekan kerjanya itu bukanlah orang yang asal ngomong tanpa bukti yang jelas.

__ADS_1


"ya tuhan.. Harus kah aku memilih?? "😢😢


__ADS_2