Cinta Pertama Dan Terakhir

Cinta Pertama Dan Terakhir
Kejujuran


__ADS_3

Kedekatan almas dan iril tidak menimbulkan kecurigaan pada ray karna ray tau bahwa iril hanyalah patner almas yang kini mereka dipasangkan dengan alasan pekerjaan.


Ray tidak menyadari bahwa kini wanitanya itu mulai tertarik pada iril dan begitupun dengan iril yang memang sejak awal menyukai almas.


Sikap iril yang begitu hangat pada almas dan semua perkataan iril yang begitu manis pada almas membuat almas senang bersama iril.


Hubungan ray dan almas yang memasuki tahun ke 6 ini membuat almas sedikit memiliki rasa bosan pada ray, menurut almas ada yang berubah pada sikap ray, ia tak se asyik dulu, tak begitu seperhatian seperti dulu, dan tak seromantis seperti dulu.


Ketika almas mengenal iril dan mulai dekat dengan iril almas merasa seakan-akan ia kembali menemukan sifat ray yang dulu saat pertama kali ia mengenalnya, tak sedikit sifat dan sikap iril yang sama dengan ray, bahkan almas merasa menemukan ray nya kembali pada diri iril.


----------------000----------------


Tring.. Tring... 📩📲


2 pesan masuk pada HP almas.


Pesan ke 1 dari ray : "sayang"


Pesan 2 ke dari iril :" almas "


Entah kenapa almas lebih mendahulukan membalas pesan dari iril sampai beberapa kali dan baru membalas pesan dari ray karna almas sempat melupakan pesan dari ray.

__ADS_1


Almas selalu terlihat tertawa dan begitu senang saat membalas pesan dari iril, dan sebaliknya almas terlihat biasa saja saat membalas pesan dari ray.


Sungguh almas kini memang telah berpaling dari ray karna iril, ya.. Iril memang selalu mendekati almas dengan berbagai cara hingga dia pun mampu membuat almas jatuh hati padanya.


*Kembali pada massange iril pada almas.


Iril : mas aku boleh telvon gak?


Almas : boleh, silahkan


Tak lama HP almas pun berbunyi dan almas mengangkatnya dengan girang.


Iril : ganggu gak nih??


Almas : santai saja, emang kenapa?


Iril : gak papa cuma kalo memang kamu lagi ada kesibukan nanti aja aku telvon nya soalnya ada hal penting yang mau aku bicarakan pada mu


Almas : emm.. Silahkan bicara saja aku lagi gak ada kesibukan apapun.


Iril : aku boleh jujur sesuai gak?

__ADS_1


Almas : emang kamu selama ini selalu bohong ya, kok mau jujur aja nunggu izin dulu


Iril : boleh gak nih??


Almas : ya boleh lah silahkan"


Iril : sebenarnya sejak pertama aku mengenalmu aku tertarik padamu mas, dan seiring berjalannya waktu aku mulai menyukaimu bahkan sekarang aku berada dalam rasa yang begitu menyiksaku saat aku gak bisa liat kamu sehari saja.


Almas terdiam mendengar ungkapan iril itu, kini dibalik telvon itu mata almas berkaca-kaca, ia begitu bahagia mendengar kejujuran iril yang ternyata kejujuran tentang perasaan iril itu juga dirasakan oleh almas selama ini.


Iril : mas aku mencintaimu, aku menyayangimu.


Almas semakin terdiam seribu bahasa, kini dari matanya keluarlah tetesan air mata yang membasahi pipi merah almas.


Kejujuran tentang perasaan iril itu membuat almas mengingat ray, kekasihnya yang kini mulai ia lupakan.


Iril : mas kenapa kamu diam, apa aku salah dengan kejujuran ini mas??


Tak ada jawaban apapum dari almas, dan iril pun sesekali mendengar isakan tangis almas ditelvon. " ada apa dengan dia kenapa dia menangis saat aku mengatakan perasaanku, apa aku salah?" gumam iril dalam hati sembari menunggu jawabah dari almas yang kini suasana menjadi hening tanpa jawaban.


Ya tuhan.. Salahkah aku atas perasaan ini?? 😢😢

__ADS_1


__ADS_2