
entah kenapa kara begitu tidak suka saat orang-orang memandang nya seperti sekarang ini, dia benci harus terjadi seperti hal nya sekarang ini.
kara memandang ke arah semua orang yang ada di sana termasuk suaminya itu, yang hanya diam saja saat orang-orang berbicara tentang nya yang bernama kaisra itu.
kara kecewa terhadap Arthur, padahal sebelumnya dia dan suaminya itu, sudah membuat perjanjian bahwa Arthur tidak boleh memberitahu atau pun membiarkan orang lain tau kalau dia memiliki warna mata yang asli berwarna biru langit yang selama ini dia sembunyikan dengan lensa mata yang berwarna coklat.
kara menundukkan kepalanya dia mengatur pernafasan nya supaya lebih tenang.
'' kak mahen '' panggil kara dengan pelan.
'' iya '' jawab Arthur dengan lembut sambil tersenyum pada kara.
'' kak.... kak selalu bertanya pada ku kenapa aku setuju dengan permintaan kak mahen setahun yang lalu.'' ucap kara dengan tersenyum pada Arthur.
'' maksud mu '' sahut Arthur yang sedikit bingung.
'' iya setahun yang lalu kak, aku percaya padamu kalau kau tidak akan membiarkan orang tau siapa diri ku, dan kau siap menjalani kehidupan baru bersama ku dan melupakan masa lalu ku maupun diri mu.'' ucap kara dengan mata yang berkaca-kaca.
'' sayang '' ucap Arthur yang merasa bersalah dengan ucapan istrinya itu.
'' tidak kak..... kakak tidak salah, aku yang salah karena harus percaya lagi terhadap seseorang yang seharusnya aku lupakan untuk selamanya '' lirih kara dia benar-benar kecewa terhadap Arthur karena hanya diam saja tanpa menghentikan apa yang telah terjadi.
__ADS_1
'' kara '' ucap Arthur yang sudah merasakan perasaan yang tidak enak.
'' kak mahen '' lirih kara dengan mata berkaca-kaca.
'' aku harap tidak akan pernah bertemu dengan mu untuk ketiga kalinya kak mahe '' ucap kara dengan sedih.
'' kara kau'' ucap Arthur yang kaget dengan ucapan istrinya itu.
semua orang terkejut dengan ucapan yang kara bicara kepada Arthur.
kara pergi dari sana tanpa mempedulikan orang-orang yang memanggilnya, dia hanya ingin pergi jauh dari mereka semua.
tua arbinata maupun Daddy Reno dan yang lainnya pun memanggil kara tapi, tidak di pedulikan panggilan nya itu oleh kara.
'' kak.... kenapa kau diam saja '' panggil Attar pada Arthur yang diam saja.
'' hah...'' ucap Arthur yang baru sadar dari lamunannya itu.
'' kejar kakak ipar '' ucap Attar yang kesal terhadap kakaknya itu.
Arthur yang sudah sadar dari lamunannya itu langsung lari untuk pencarian istrinya itu, dia harus cepat menemukan kara dia takut terjadi sesuatu terhadap istrinya.
__ADS_1
ya semua tamu yang bukan termasuk keluarga sudah di suruh pergi oleh kakeknya Arthur saat tau apa yang terjadi pada cucu menantu nya itu.
'' kaisra'' teriak Arthur yang melihat kara ada jalan itu.
semua keluarga melihat ke arah Arthur yang berteriak memanggil kara, mereka semua melihat ke arah yang Arthur lihat ternyata memang benar itu kara.
kara yang mendengar teriakkan Arthur melihat ke belakang dan dia melihat semua orang ada diseberang sana, ya dia ada di depan hotel kakeknya Arthur.
Arthur maupun sahabatnya dan tuan Arbinata melihat ada cahaya kecil yang mengarah ke pasar kara, mereka kaget saat tau cahaya kecil itu mengarah kepada kara.
Door
'' kaisra '' panggil semua orang saat mendengar suara tembakan.
mereka semua kaget dan berteriak saat mendengar tembakan, tapi yang membuat mereka semua menjadi lebih kaget adalah saat mereka semua melihat siapa orang yang terkena tembakan tersebut.
'' kaisra '' ucap semua orang saat melihat orang yang tertembak ternyata adalah kara.
Arthur langsung berlari ke arah kara saat tau kalau istrinya lah yang tertembak semua orang pun sama langsung berlari ke arah kara.
Arthur tidak banyak bicara dia langsung pergi membawa istrinya ke rumah sakit, dia menidurkan kara di mobil dan langsung tancap gas menuju ke rumah sakit. semua orang pun langsung menyusul Arthur ke rumah sakit.
__ADS_1
bersambung...........