
"dan kamu mengakuinya?? "
Belum juga almas menjelaskan dengan selesai tiba-tiba aril memotong cerita almas.
" iya aku mengakuinya dan aku jujur tentang, semua ini ril, rasa ini salah, rasa inj tak sepantasnya hadir, dan seharusnya aku tak mengenalmu"
"apa kamu menyesal mas mengenalku? "
" aku tak menyesal mengenalmu, tapi aku salah tlah berpaling darinya karnamu"
Tangis almas semakin menjadi dikala ia mulai menceritakan semua kepada iril.
"kenapa kamu jujur padanya mas? "
"aku tak bisa membohonginya terlalu lama lagi, aku memang sudah akan jujur padanya tapi terlanjur dia dulu yang mengetahui, dan menyesalnya aku karna dia tau dari oranglain bukan karna kejujuran tulus ku,
Memang benar aku jujur padanya tapi semua ini karna Kejujuranku yang terpaksa terungkap karena ray telah mengetahuinya dan menanyakan hal itu padaku."
"terus bagaimana dengan reaksi dia saat mengetahui ini mas? "
__ADS_1
" dia pergi meninggalkan ku rill, dia terlihat sangat kecewa dan begitu marah, hanya saja ia memang laki-laki penyayang yang tak pernah marah sekalipun padaku".
Kini aril memeluk almas dan menghapus air mata almas dengan tangan lembutnya.
Dalam hatinya ia sedikit senang karna yang ia pikirkan ray pasti akan meninggalkan almas setelah ini dan ia pun akan dengan gampang memiliki almas dan menjadikannya kekasih, bahkan ia berpikir akan melamar almas.
--------000--------
#POV ALMAS & RAY
Satu minggu pun berlalu dan tak ada kabar dari ray,
Seakan-akan ray menghilang tanpa jejak setelah kejadian itu,
Almas berusaha mencari ray ditempat kerjanya dan menanyakan ray pada teman-teman kerjanya.
Namun nihil, almas tak sekalipun mendapatkan kabar tentang ray.
Hari ini almas tak masuk kerja karna dia sedang sakit, seharian ia berbaring diranjangnya dan melihat-lihat foto dalam galeri ponselnya. Foto momen kebersamaannya dengan ray yang selalu menapakkan senyuman disetiap fotonya sungguh mereka terlihat seperti pasagan yang sang bahagia kala itu.
__ADS_1
*Ray...
Ray kini sedang berada di rumah guswa, selama satu minggu ini ia sengaja menghibur diri dan pergi ketempat sahabatnya itu. Ia menceritakan semua perihal Hubungannya dengan almas, dan guswa pun menyuruh ray untuk sementara waktu tinggal dirumahnya, guswa tau jika sudah terjadi masalah dengan almas pasti sahabatnya itu akan menjadi sangat gila dan kacau.
Selama ray disana, Guswa selalu menemani ray dan mengajak ray ketempat-tempat indah yang membuat ray sedikit terhibur dan melupakan masalahnya dengan ray..
Namun bukan ray namanya jika ia dengan gampang melupakan masalahnya dengan almas, ray tetap saja memikirkan almas, disatu siai ia sangat mencintai almas dan tak mau kehilangan almas, sedangkan disisi lain ia sangat kecewa pada almas.
Cintanya begitu besar pada almas namun lukanya kini sama besar seperti cintanya.
Kini ray memutuskan untuk kembali pulang. Ia terlihat sedikit lebih tegar dan ceria dari sebelumnya, dan guswa pun mengizinkan ray untuk kembali pulang kerumah, karna ray juga telah mempunyai tanggung jawab pada pekerjaannya yang telah ia tinggal selama satu minggu ini dengan alasan keperluan keluarga.
Sampai dirumah ray membaringkan badannya disofa dan kembali mengaktifkan ponsel yang seminggu ini ia matikan.
Ia kaget melihat begitu banyak pesan dan panggilan dari almas.
Ray pun membalas pesan almas.
"bagaimana kabarmu sayang?? Aku rindu? Maaf aku menghindar darimu seminggu ini bukan karna aku tak mencintaimu, tentu kau sudah tah bagaimana dengan perasaanku padamu yang tak pernah berkurang sedikitpun bahkan setelah kau hancurkan rasa ini,
__ADS_1
Sayang.. Selesaikan urusanmu dengannya dan kembalilah padaku, aku akan selalu menunggumu disini sampai kau siap untuk kembali dan berjanji akan meninggalkannya".
Massanger succes pada kekasihku almas. ✅✅