
Semua yang terjadi antara Risa dan Rey diluar nalar mereka. Diluar keinginan mereka dua hati yang saling jatuh cinta harus terpisah karena keegoisan pihak lain yang hadir diantara mereka.
Risa tak bergeming rasa kecewanya pada sosok Rey begitu dalam.. Lelah yang dia tahan begitu berat dia rasakan ingin dia berlari menjauh pergi dari kenyataan yang ada. Pelariannya selama ini berujung suatu sia-sia karena nyatanya akhirnya Rey bisa menemukan nya.
Tepat pukul 10.00 Risa terbangun dari tidurnya rasa heran masih membaluti dirinya melihat sosok yang selalu dia rindukan mendekap erat tubuhnya.
"Rey.. bangun Rey" Risa menepuk lembut pipi Rey. Dia terbangun dengan senyum penuh arti berapa bahagianya dia bisa kembali melihat kekasih yang telah lama dia cari berada, tepat dalam pelukannya.
"Pagi sayang.. " Rey mengecup lembut kening Risa dengan penuh cinta.
Mendengar sapanya Risa tercengang dia seolah masih tidak percaya bahwa laki laki yang memeluknya adalah Rey.
Tanpa bicara Risa melepaskan pelukannya mencoba meraih pintu mobil di ingin keluar menguhirup udara segar pantai.
__ADS_1
Risa memandang sekeliling masih ragu dengan kenyataan didepannya. Rey mampu menemukannya. Rey melangkah menghampiri Risa yang berdiri dipinggir pantai rambutnya terurai diterpa angin pantai yang begitu sejuk. Rey memeluknya dari belakang mengecup lembut rambut wanginya. Seketika Risa luluh air matanya menetes pertahanannya, seketika runtuh dia berbalik memeluk Rey menangis dalam pelukan Rey.
"Ris.. jangan menangis lagi, aku tak bisa melihat kamu seperti ini sayang" Rey mencoba menghentikan tangisan Risa namun tak berhasil tangisan Risa semakin menjadi pelukannya pun semakin erat. Rey tak kuasa menahannya dia balas pelukan Risa dengan erat berulangkali mencium kening Risa. mereka tak perduli dengan orang-orang yang tercengang melihat mereka, berdua. Ada yang menghujat ada yang ikut terharu..
Risa tak ingin seperti ini didepan umum tapi rasa rindu, rasa sayang yang dia punya mengalahkan segalanya.
"kenapa kamu harus datang lagi taukah kamu begitu sulit aku melupakan kamu ,saat a k u mulai bisa sedikit saja kamu tiba- tiba datang " Risa masih terisak dalam pelukan Rey.
Kedua insan yang saling mencurahkan kerinduannya. waktu sementara telah memisahkan mereka namun cinta mereka tak mampu hilang dari hati keduanya..
Risa semakin menyadari bahwa Rey lah orang yang sangat dia cintai yang dia inginkan menjadi sosok yang akan mendampinginya menjalani takdir sang kuasa. mengisi hari harinya, dengan segala rasa. waktu yangembuat mereka, terpisah membuktikan bahwa Rey orang yang setia pada cintanya dia tidak berusaha untuk menghadirkan kisah yang baru namun tetap setia mencarinya .
"Rey.. kita pulang yuk" Risa melepaskan pelukannya menatap wajah tampan didepannya. " masih sama seperti dulu tetap tampan" bisik hati Risa.
__ADS_1
" Jangan dulu sayang aku masih ingin berdua, denganmu, aku mohon satu hari ini berikan semua waktumu untukku. " Rey menggengam tangan Risa mengajaknya beranjak dari bibir pantai.
"Tapi aku harus kerja Rey aku blum telpon kantorku, apa kata pak Ferdi nanti dia pasti marah aku tidak mengabari kantor tentang bolos ku" Risa melangkah disamping Rey tubuhnya yang mungil berjalan lincah tanpa beban..
" Udah nggak usah pikirin deh tentang Ferdi aku udah ijinin kamu ke kantormu cuti 3 hari sebelum kembali pulang aku ingin kamu terus bersama ku . Aku mau kamu menebus salahmu yang telah meninggal kan ku selama ini. " jawab Rey
"Tapi Rey... "
" Stop" Rey memotong pembicaraan Risa.
" Aku nggak ingin mendengar apa-apalagi. tidak ada alasan untuk menolak mauku. nurut sama aku 3 hari kamu wajib nemenin aku, nggak ada protes nggak ada komplain semua nggak berlaku. kesalahanmu terlalu besar. Kau siksa aku selama kepergianmu. Asal kau tau rasanya hampir gila Ris, dan aku tak ingin kehilangan kamu lagi. kalau perlu aku penjarain kamu dirumah agar tidak bisa pergi lagi dari aku. " Genggaman tangan Rey semakin erat dia tak ingin kehilangan Risa lagi.
Risa terharu tanpa sengaja dia kembali meneteskan air mata dia tidak menyangka bahwa Rey begitu tulus mencintainya. Dia tidak menyangka Rey memiliki rasa sayang yang besar kepada nya. " Ya Allah jika dia, memang ditakdirkan untukku biarkan dia, tetap seperti ini mencintaiku dengan segala ketulusannya, biarkan dia tetap seperti ini dengan kasihnya yang lembut kepada ku.. aku hanya mau dia Tuhan nggak mau yang lain. Biarkan kami menjalani takdir yang Kau tuliskan berdua selama nya" pinta, Risa dalam hati dia semakin yakin Rey adalah laki - laki yang memang untuknya.
__ADS_1