Cinta Pertama Dan Terakhir

Cinta Pertama Dan Terakhir
part 58


__ADS_3

mereka berbincang-bincang mengenai banyak hal salah satunya KAI dan Ken ternyata keponakan aunty dira, kara yang baru tau ternyata mereka berdua adalah keponakan dari aunty dira atau anak dari kakak laki-laki nya aunty dira.


kalau di tanya dimana aunty dira jawabannya aunty dira sedang pergi ke depan untuk menunggu kedatangan keluarga nya juga yang menghadiri acara pertemuan keluarga Arthur ini.


mereka masih saling mengobrol tanpa sadar ada seseorang yang berjalan ke arah mereka sambil menatap ke arah kara.


" kai ken" panggil aunty dira yang baru saja datang.


" aunty " sahut kai dan Ken sambil memeluk aunty dira.


" kalian sudah sampai dari tadi Hem" tanya aunty dira dengan tersenyum pada keponakan nya itu.


" Hemm " jawab KAI.


" iya aunty sudah dari tadi, aunty sendiri dari mana " tanya Ken.


" aunty menunggu mereka di depan " jawab aunty dira.


" oh mereka sudah sampai " sahut Ken.


" sedang berjalan ke sini " ucap aunty dira.


" kara " panggil aunty dira dengan lembut.


" aunty " sahut kara dengan tersenyum.


" apa kabar mu....." ucap aunty dira sambil tersenyum pada kara.


" aku baik, aunty sehat " sahut kara dengan tersenyum pada aunty dira.


" sehat..... kau cantik sekali kara" ucap aunty dira yang memuji kecantikan kara.


" aunty bisa saja" sahut kara dengan malu-malu karena di puji.


" kau memang cantik.... sangat cantik banget dan gaun mu membuat penampilan mu semakin mempesona setiap orang yang melihat mu kara'' ucap lembut aunty dira yang mengelus rambut kara.


" terima kasih aunty....."sahut kara dengan tersenyum pada kara.

__ADS_1


" Hemm...." sahut aunty dira sambil tersenyum.


senyum kara membuat orang yang melihat dari jauh ikut tersenyum, ya orang itu adalah Arthur yang dari tadi memperhatikan istrinya itu, dia berjalan ke arah kara untuk bergabung bersama istri nya.


" sayang " panggil Arthur dengan lembut pada kara.


" kak mahen " jawab kara dengan tersenyum pada Arthur.


Arthur langsung berdiri di samping kara tak lupa dia juga memegang pinggang istrinya itu, dengan tangan nya membuat mereka bisa melihat kalau Arthur sangatlah posesif terhadap istrinya itu.


kai dan Ken maupun aunty dira kaget dengan panggilan kara pada Arthur yang memanggilnya dengan sebutan kak mahen, karena yang mereka tau Arthur tidak suka ada yang memanggilnya dengan sebutan itu, selain dia yang selama ini di tunggu oleh Arthur.


" Arthur " panggil kai dengan dingin.


" Hemm" jawab Arthur datar.


" sudah lama " ucap kai.


" menurut mu" sahut Arthur.


" bagaimana kabarmu Arthur..... seperti nya kau bahagia banget ya " ucap Ken dengan tersenyum pada Arthur.


" ya seperti itulah " sahut Arthur dengan nada dingin.


" kau itu... tidak bisa kah bicaranya dengan tersenyum gitu..... " ucap Ken dengan kesal.


Arthur tidak menjawab pertanyaan Ken dia hanya diam saja.


" dasar tidak berubah sama sekali " ucap Ken.


" ya seperti itulah putra ku Ken jadi kau jangan mengharapkan dia akan berbicara panjang lebar mengerti " sahut mommy Ressi yang dari tadi mendengarkan pembicaraan mereka semua.


" benar aunty " ucap Ken.


kai yang mendengar pembicaraan antara adiknya dan Arthur hanya melihat saja sambil sesekali melirik ke arah kara yang sedang melihat hp nya itu.


" hai Arthur " panggil aunty dira pada Arthur.

__ADS_1


" hai juga aunty dira " jawab Arthur.


" bagaimana kabarmu " tanya aunty dira sambil tersenyum pada Arthur.


" baik.... aunty sendiri bagaimana " jawab Arthur dengan wajah yang datar.


" baik.... senang melihat mu yang sekarang " ucap aunty dira.


" Hem...." sahut Arthur.


aunty dira yang melihat kalau suaminya itu melambaikan tangannya ke arah suaminya itu.


'' kak Ar '' panggil aunty dira pada suami nya itu.


'' nay maaf ya telat '' jawab uncle Arsen sambil tersenyum pada istrinya itu.


'' tidak apa-apa '' sahut aunty dira.


'' apa kabar Arthur '' ucap uncle Arsen pada Arthur.


'' baik '' sahut Arthur dengan singkat.


'' hai kara kau masih mengingat ku '' ucap uncle Arsen pada kara.


'' Hemm.... masih ko uncle Arsen '' sahut kara dengan tersenyum.


'' bagaimana kabarmu '' tanya uncle Arsen.


'' baik.... uncle bagaimana '' jawab kara dengan lembut.


uncle Arsen hanya menganggukkan kepalanya saja bertanda bahwa dia baik-baik saja.


kara yang mengerti pun tersenyum pada uncle Arsen dia tau kalau uncle Arsen sama seperti suaminya itu.


mereka saling bertanya kabar dan mengobrol selagi acara tersebut masih berlangsung, lebih tepatnya aunty dira dan mommy Ressi sih yang mengobrol kalau yang lain hanya sesekali saja menjawab pertanyaan saja.


bersambung..........

__ADS_1


__ADS_2