Cinta Pertama Dan Terakhir

Cinta Pertama Dan Terakhir
part 50


__ADS_3

Arthur menggelengkan kepalanya mencoba untuk tidak mempedulikan Yasmine dia tidak ingin kalau kara salah paham dengan yang dia lakukan memandang sahabatnya itu.


'' saya harap bunda kamu bisa kembali sehat dan soal pekerjaan kamu gak usah khawatir saya akan kasih libur untuk menjaga bunda mu'' ucap Arthur dengan nada dingin.


'' anda serius tuan '' jawab Yasmine yang bahagia karena bisa libur kerja dan fokus pada bunda nya.


'' Hemm..... '' sahut Arthur.


'' terima kasih tuan '' ucap Yasmine dengan tersenyum dia bahagia karena bisa lebih fokus lagi pada bunda nya tanpa takut karena banyak libur kerja.


kara yang mendengar omongan Arthur sangatlah bahagia karena suaminya itu mengerti terhadap kondisi bunda sahabat nya itu yang sudah dia anggap sebagai bunda nya juga.


kara dan Arthur pamit pulang pada Yasmine, dan mereka berdua masuk ke mobil untuk segera pergi dari rumah Yasmine. Arthur menjalankan mobil dengan kecepatan sedang karena dia sedang membawa kara bersama nya ya biasanya supir atau asisten Lexie maupun dirinya sendiri yang membawa mobil selalu dengan kecepatan tinggi.


Arthur yang melihat ke arah kara tersenyum saat melihat istrinya itu sedang bahagia, dia senang karena kara bisa tersenyum saat bersama dengan nya.


'' seperti ada yang sangat senang'' ucap Arthur dengan lembut pada kara tak lupa dia juga tersenyum.


'' Hemm..... aku senang banget kak'' sahut kara dengan tersenyum pada Arthur.


'' oh...... senang karena apa ni '' tanya Arthur dengan tersenyum.


'' bunda Yuka sudah lebih baik jadi aku tidak terlalu khawatir terhadap kondisi bunda, seperti sebelumnya yang membuat ku dan Yasmine khawatir'' jawab kara dengan tersenyum.

__ADS_1


'' oh.... seperti itu '' ucap Arthur dengan sedikit bercanda.


kara yang mendengar omongan Arthur seperti itu membuat nya tertawa karena tidak pernah mendengar seorang Arthur berbicara seperti itu.


'' kenapa kamu tertawa Hemm.....'' tanya Arthur.


'' omongan kamu kak lucu'' jawab kara yang masih tertawa.


'' lucu apa Hemm...'' sahut Arthur dengan tersenyum pada kara, dia melihat ke arah istrinya itu senang karena bisa melihat tawa istrinya itu.


'' seperti itu.....'' ucap kara dengan meledek Arthur.


'' kau itu...... kalau saja aku tidak sedang menyetir pasti kau kena oleh ku '' sahut Arthur.


kara berhenti tertawa dan dia melihat ke arah luar, dia melihat banyak hal di jalan raya yang mereka berdua lalui.


'' kara '' panggil Arthur.


'' iya kak'' jawab kara.


'' seperti kamu sangat dekat dengan bunda Yuka itu '' tanya Arthur pada kara dia sedikit penasaran dengan hubungan istrinya itu sedang bunda dari sahabat nya.


'' Hemm....aku udah mengenal bunda Yuka cukup lama, bahkan aku lebih dulu ketemu dengan bunda baru ketemu Yasmine '' jawab kara.

__ADS_1


'' kenapa begitu, buka nya kalau kenal dengan bunda dari sahabat itu, bukan nya harus nya kenal dulu dengan sahabat baru kenal dengan keluarganya '' ucap Arthur.


'' tidak aku bertemu dengan bunda sebelum bertemu dengan Yasmine, aku kenal bunda saat masih kecil sedang Yasmine aku bertemu saat kuliah '' sahut kara yang menjelaskan tentang awal perkenalan dengan bunda Yuka dan Yasmine.


'' saat kecil '' ucap Arthur dengan bingung.


'' iya saat itu aku membantu bunda dari kejaran orang-orang yang ingin mencelakai nya, dan aku membantu bunda sembunyi di panti '' sahut kara dengan tersenyum dia mengingat awal pertemuan nya dengan bunda Yuka.


'' kenapa di kejar.....'' tanya Arthur.


'' entahlah.....aku juga tidak tau aku hanya membantu bunda sembunyi dari orang-orang yang mengejar nya dan setelah itu bunda pamit untuk pulang, kata bunda dia harus cepat pulang karena anaknya, menunggu dia pulang '' jawab kara dengan panjang pada Arthur.


'' Hemm...'' sahut Arthur dia rasa sudah cukup penasaran dengan awal mula kara kenal dengan Yasmine dan bunda nya.


Arthur terus melaju di jalanan untuk menuju pulang, dia melihat ke arah kara kalau istrinya itu sudah mengantuk.


'' tidurlah.... nanti aku bangunkan saat sampai Hemm...'' ucap Arthur dengan lembut dia tidak tega melihat kara menahan ngantuk nya.


'' apa tidak apa-apa '' sahut kara dengan tidak enak karena harus tidur sedangkan suaminya menyetir mobil.


Arthur menganggukkan kepalanya untuk menjawab omongan kara, dia tidak masalah kalau istrinya itu ingin tidur.


kara tertidur pulas di mobil suaminya itu, Arthur yang melihat kara tidur tersenyum.

__ADS_1


bersambung............


__ADS_2