
MAAFIN πAUTHOR YA SOB DENGAN BANYAKNYA TYPO DI EPISODE SEBELUMNYA, BUKANKAH MANUSIA TEMPATNYA SALAH..π π
*****
1 bulan kemudian..
1 pesan dari ray
"neng, aku ada perlu nanti sepulang sekolah aku tunggu didepan gerbang ya? "
" oke".
Tekan Send... - > dan... β β succes
2 jam pun berlalu
Almas kini keluar kelas dengan tergesa-gesa dan mencari sosok yang dari setengah jam lalu menunggunya didepan gerbang sekolah.
"neng... " sambil tersenyum dan melambaikan tangannya ray memanggil almas.
Almas tersenyum manis dan segera mendekati ray.
"udah dari tadi ya..?? Soalnya aku tadi liat kelas kamu udah selesai dari setengah jam lalu." sambil melihat ke arah jam tangan hitam kesayangannya almas berkata.
"iya gak papa, seharipun aku tunggu. " goda ray pada almas
"ada hal penting apa ray yang mau dibicarakan ?" tanya almas penasaran
__ADS_1
"gini neng, 2 minggu lagi aku ujian, kamu tau kan kalo kelas 3 itu harus banyak belajar untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian"
Almas mengangguk sembarai bertanya "terus kenapa??"
"aku mau kita putus sementara"
Degg.....
Hati almas seketika merasa tersayat, dia sedih, dia kecewa dan dia tak bisa berkata lagi selain menjawab "iya".
Sangat sakit ia rasa, laki-laki yang kini mulai ia cintai, laki-laki yang kini selalu ia rindukan dan laki-laki yang membuat hari-harinya kini penuh dengan semangat, mengambil keputusan secara sepihak.
" setelah ujian selesai hubungan kita akan kembali lagi. Hanya selama 2 minggu saja kita putus sementara, tanpa kabar dan tanpa tatap muka. " jalas ray pada almas
Tanpa berpikir panjang almas menjawab" iya" dan kemudian pergi meninggal ray.
Dirumah
"ya alloh, kenapa dia jahat sekali kenapa dia seenaknya saja mengambil keputusan sepihak, Emangnya aku ini apa yang bisa dibuang dan dipungut lagi?? " gumam almas dalam hati, tak terasa tetesan π§air matanya jatuh membasahi pipi cabi almas.
Baru kali ini almas menangisi seorang laki-laki, sebelumnya almas memang tak pernah memiliki hubungan spesial dengan laki-laki, bahkan almas pun tak pernah mengenal namanya "*Pacaran".
*"ya alloh kenapa aku harus mencintai orang yang pada akhirnya hanya akan melukaiku? Kenapa dia harus menyakitiku saat rasa ini mulai tumbuh?? "π
Sungguh ray begitu tega menyakiti hati wanita yang begitu rapuh, tapi dibalik itu ternyata ray memiliki maksut, selain memang dia benar-benar ingin konsentrasi pada ujian akhir dan tak mau terganggu dengan apapun, ray juga bermaksut untuk mengetahui hati almas. Apakah dengan ditinggal dan tidak saling memberi kabar akan membuat almas merindukan ray dan cemas seperti yang dirasakan ray saat almas tak pernah sekalipun memberi kabar terlebih dulu pada ray??, ya... Sebelum ato sesudah resmi sebagai pacar, sekalipun almas tak pernah memberi kabar terlebih dulu pada ray, jika ray tal memberi kabar maka almas juga tidak akan memberi kabar dan jika ray memberi kabar maka almas akan membalasnya.
Ray begitu tersiksa dengan sikap almas yang seperti itu, sebagai lelaki yang tidak lagi Menyandang gelar jomblo sesekali ia juga ingin seperti temannya yang selalu diperhatikan oleh kekasihnya, yang selalu ditanyakan kabar terlebih dulu oleh kekasihnya dan yang selalu dikhawatirkan oleh kekasihnya. Semua itu tak ray dapatkan dari almas. Sungguh malang nasib ray.
__ADS_1
Dengan alasan itulah ray ingin mengetahui bagaimanakah sikap almas kepada ray. Dalam keputusan ray yang sepihak itu ray berharap almas tiba-tiba menghubunginya bilang rindu padanya, bilang cinta padanya dan bilang tak ingin ditiggal oleh ray.
-0-0-0-
#POV ALMAS
Sambil bangkit dan tersadar dari kesedihannyabyang berlarut-larut, almas mengusap air matanya dan berkata dalam hati. : "oke, coba saja kamu teruskan keinginanmu itu, setelah benar-benar 2 minggu lamanya kamu menghilang dariku kamu akan melihat aku benar-benar pergi darimu seterusnya, tak akan aku kembali kepadamu lagi, bagiku putus ini bukan sementara, kata putus sementara darimu akan membuat kita putus selamanya".
Kini almas berusaha kuat meski hatinya rapuh, hatinya sakit. Ia resah saat ray tak menghubunginya.
Sesekali ia melihat HPnya berhatap tiba-tiba ray menghubunginya dan bilang rindu seperti yang saat ini almas rasakan.
Tapi semua itu tak terjadi. Tak ada kabar dari ray 2 hari ini.
Ia takut ray benar-benar tidak menghubunginya selama 2 minggu, ia takut jika harus benar-benar putus dari laki-laki yang baru saja ia cintai itu.
Disekolahpun almas hanya bisa melihat ray dari jauh. Ia tak berani menampakkan dirinya didepan ray apalagi menegur ray.
"almas rindu ray".. π’ gumam almas dalam. Hati, ia melihat ray dari jauh tertawa lebar bersama teman kelasnya. Ya. Almas kini sedang berada didalam kelas menatap keluar jendela kelas dan menampaki ray duduk bercanda bersama temen-temennya didepan kelasnya.
Sekloah almas terdiri dari 2 gedung yang saling berhadapan. Kelas almas berada digedung A sebelah pojok kanan yang kebetulan gedung A terdiri dari 1 lantai. Dan kelas ray berada digedung B lantai 2 sebelah kiri. Sehingga kelas ray terlihat jelas dari kelas almas meski jauh.
Almas bisa melihat ray keluar dari kelasnya dengan hanya berdiri dijendela.
Sekedar untuk menghilangkan rasa khawatirnya pada ray, apakah hari ini dia masuk?? Apakah hari ini dia baik-baik saja?? Itulah yang kini ada dipikiran almas. Dengan melihat ray keluar kelas cukup membuatnya tenang dan senang meski hatinya tersiksa.
Sedih autor mengkisahkan cerita ini.. Like ya..
__ADS_1