
bunda citra langsung masuk ke dalam rumah Daddy Reno saat sudah di berikan izin masuk oleh penjaga depan gerbang.
kara tersenyum hangat sangat saat melihat keberadaan bunda citra di depan nya.
'' bunda....'' ucap kara dengan lembut sambil menatap bunda citra.
'' kara '' sahut bunda citra sambil memeluk kara.
'' bagaimana kabar bunda '' tanya kara sambil melepaskan pelukannya dari bunda citra.
'' baik.... kau bagaimana '' jawab bunda citra dengan lembut.
'' baik bunda, lalu ayah Aditya mana '' ucap kara sambil menanyakan keberadaan ayah Aditya.
bunda citra terdiam saat kara menanyakan tentang suaminya itu.
'' kara dengar bunda '' ucap bunda citra dengan serius.
__ADS_1
'' iya Bun '' ucap kara sambil menatap bunda citra dengan bingung.
'' tidak ada waktu lagi, sekarang kita harus cepat pergi dari sini '' ucap bunda citra dengan serius sambil menatap kara dan yang lainnya.
'' maksud bunda '' sahut kara sambil menatap bunda citra, dia yakin kalau akan terjadi sesuatu pada nya.
'' iya nak sekarang...'' ucap bunda citra dengan tegas sambil menatap kara.
'' tunggu sebentar, ini sebenarnya ada apa ya '' tanya Arthur dengan dingin sambil menatap bunda citra.
'' saya tidak bisa menjelaskan nya sekarang, lebih baik sekarang kita pergi dari sini '' jawab bunda citra dengan tegas sambil menarik tangan kara.
bunda citra menggagukan kepalanya saat melihat kara.
mereka semua akan keluar dari rumah Daddy Reno tapi, sayangnya sebelum mereka berhasil keluar dari sana sudah ada orang-orang yang berpakaian hitam-hitam menghalangi jalan mereka semua.
'' mau kemana kalian '' ucap orang yang berpakaian hitam-hitam tersebut sambil tersenyum mengejek pada mereka semua.
__ADS_1
'' kau '' ucap kara sambil menatap mereka dengan sorot mata yang tajam.
'' hai.... lady '' ucap salah satu dari mereka yang menatap kara dengan tersenyum mengejek.
'' kau pikir saya tidak bisa melawan anak buah mu Hem...'' ucap kara dengan dingin sambil menatap orang tersebut.
'' hey..... tenang oke, kau dan yang lainnya hanya pancingan saja yang sebenarnya diinginkan oleh bos besar dia dan keluarganya '' ucap orang tersebut yang tidak lain adalah kaki tangan bos besar mereka, dia menunjuk ke arah Daddy Reno dengan dingin sambil menatap mommy Ressi dan Arthur maupun Attar.
'' kau tidak akan bisa menangkap nya Edo '' ucap bunda citra dengan dingin sambil menatap orang tersebut yang bernama Edo.
'' cita kau tidak akan bisa melawan ku dan anak buah ku kau sudah lemah, lagian buat apa kau dan suami mu itu harus ikut campur urusan bos besar dan pria bodoh itu '' sahut Edo sambil menunjuk ke arah Daddy Reno.
'' tidak usah banyak bicara lagi, kau ingin cepat selesai maka lawan aku Edo jangan pernah berpikir untuk bisa membawa Reno dan Ressi kau mengerti '' teriak bunda citra dengan mata yang tajam.
pria yang bernama Edo itu mengarahkan anak buah nya untuk melawan bunda citra dan yang lainnya.
Daddy Reno yang dari tadi mendengarkan apa yang di bicarakan oleh orang tersebut dan bunda panti kara mengenai dirinya yang di inginkan oleh bos besar mereka tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi maupun apa yang di inginkan dari nya.
__ADS_1
berbeda dengan Daddy Reno, mommy Ressi malah tidak asing dengan sebutan bos besar maupun panggil orang tersebut kepada bunda citra yang di panggil dengan sebutan cita dia, mengingat nama tersebut yang tidak lain adalah nama dari sahabat kakak perempuan nya yang sudah lama menghilang bersama dengan kakak perempuan setelah di kabarkan meninggal.
bersambung...........