Cinta Pertama Dan Terakhir

Cinta Pertama Dan Terakhir
part 62


__ADS_3

semua orang senang karena kara sudah baik-baik saja tapi semua orang merasa aneh saat melihat kara.


'' kakak ipar '' panggil Attar pada kara.


'' iya kenapa Attar '' jawab kara dengan tersenyum pada adik iparnya itu.


'' mata mu.... kenapa menjadi biru '' tanya Attar yang dari tadi melihat mata kara yang berwarna biru itu.


semua orang pun bertanya-tanya kenapa warna mata kara berubah menjadi biru padahal sebelumnya warna coklat.


'' maksud mu apa '' ucap kara yang gemetaran dia takut kalau lensa mata nya lepas dan membuat orang-orang melihat warna mata nya yang asli.


'' iya warna mata asli mu biru ya kara'' ucap Daniel pada kara dia juga cukup terkejut melihat warna mata kara yang asli.


'' apa'' teriak kara yang terkejut saat tau kalau semua sudah melihat warna mata asli nya.


'' kaisra '' panggil uncle Arbinata dengan lembut.


semua orang melihat ke arah tuan Arbinata saat dia memanggil kara dengan sebutan kaisra, mereka semua merasa tidak asing dengan nama tersebut seperti pernah mendengar nama tersebut.


berbeda dengan sebagian orang-orang keluarga Arthur maupun sahabatnya mengetahui siapa orang yang memiliki nama tersebut. orang tua Arthur langsung diam saat Tuan Arbinata memanggil menantu nya dengan sebutan kaisra, mereka tau nama itu adalah nama seseorang yang selama ini di cari oleh semua orang termasuk mereka.

__ADS_1


kara kaget saat mendengar tuan Arbinata memanggil nya dengan kaisra.


'' maksud anda apa..... dengan menyebut nama tersebut pada saya '' ucap kara yang mencoba untuk tenang.


'' kau kaisra '' jawab tuan Arbinata sambil memandang kara.


'' maaf anda salah orang.... saya kara '' ucap kara dengan tegas.


'' tidak kau kaisra putri ku '' ucap tuan Arbinata dengan tegas.


'' apa putri..... maaf saya anak panti asuhan, pasti anda mengerti dengan sebutan anak panti asuhan '' ucap kara dengan dingin.


'' saya kan sudah bilang kau saya anak panti asuhan..... bukan anak anda mengerti tuan Arbinata yang terhormat '' teriak kara.


'' kara tenanglah oke....'' ucap Arthur yang mencoba untuk menenangkan kara, dia tidak mau melihat kara seperti itu.


'' tidak kak.....dia harus mengerti kalau aku bukan putri nya itu '' ucap kara.


Arthur hanya terdiam saja tanpa berbicara apapun terhadap kara.


'' kara tenanglah '' ucap mommy Ressi.

__ADS_1


'' benar kata mommy mu tenanglah ya..... semua bisa di bicarakan oke'' sahut Daddy Reno.


'' tidak..... aku tidak suka dengan ucapan nya yang bilang kalau aku anak nya padahal bukan '' ucap kara yang mencoba untuk lebih tenang.


'' tidak.....kau memang kaisra '' ucap aunty dira yang dari tadi hanya diam saja, dia harus bicara yang sebenarnya kepada kara.


'' kenapa aunty ikut-ikutan..... aku tidak mengerti dengan kalian semua yang melihat ku seperti itu '' ucap kara dengan tegas.


" hanya keluarga Arbinata yang memiliki mata tersebut, tidak akan ada yang memiliki mata berwarna biru langit selain keluarga yang memiliki darah bangsawan '' ucap KAI dengan tegas, dia yang dari tadi hanya diam saja hakhirnya angkat bicara, dia ingin kara mengerti siapa sebenarnya dirinya itu.


'' kalian semua benar-benar keterlaluan '' teriak kara dengan mata yang berkaca-kaca saat ini dia benar-benar kecewa apa lagi saat dia melihat ke arah suaminya itu yang hanya diam saja saat orang-orang berbicara hal tersebut kepada nya.


ya Arthur mengetahui siapa sebenarnya istrinya itu, dia tau kalau kara adalah orang yang selama ini dia cari dan cinta pertama nya saat masih remaja. Arthur sangatlah senang saat tau kalau wanita yang menjadi sekretaris itu adalah kaisra gadis kecil yang selama ini dia tunggu.


Arthur mengetahui bahwa keluarga kandung dari kara akan menghadiri acara pertemuan keluarga ini, dia sengaja ingin memberitahukan bahwa istrinya itu adalah kaisra putri dari Arbinata.


tapi, Arthur tidak merencanakan untuk membuat kara tenggelam di kolam renang


dia sama sekali tidak mengetahui akan kejadian tersebut.


bersambung.........

__ADS_1


__ADS_2