
Rey dan Alan sudah ada dibandara mereka segera berangkat menuju kota S. Sambil membaca informasi yang dikumpulkan Alan Rey menikmati segelas kopi yang disajikan pramugari.
Sementara Alan menikmati tidur lelapnya selama diperjalanan. Dia kelelahan dan mengantuk karena semalam begadang mencari informasi tentang Risa. Dia tidak ingin mengecewakan Rey yang sangat baik dan berjasa dalam hidupnya kalau tidak ada Rey mungkin saat ini dia bukan siapa2. Alan masih ingat ketika masih kuliah dulu betapa bandelnya dia. Terjerumus dalam dunia gelap,hampir tiap mlam dia pulang dalam kondisi tidak sadar terjerat minuman alkhohol dan narkoba membuat dia dibuang oleh kedua orang tuanya beruntung Rey menyelamatkannya dari bandar narkoba dan mendampinginya saat berada dipusat rehabilitasi hingga dia benar2 pulih dan melanjutkan kuliahnya.
Rey masih sibuk membaca informasi tentang Risa sehingga tanpa dia sadari dia sudah sampai dikota S tempat Risa berada.
"Al,bangun kita sudah sampai" Rey mencoba membangunkan Alan yang masih terlelap. Mendengar suara Rey yang membangunkannya Alan langsung membuka kedua matanya.
" Cepet banget Bos kita sudah sampai" Alan mencoba berdiri dari duduknya dia masih jetlag
" Kamu kira kita terbang ke Jerman apa harus lama2 dipesawat" Rey terkekeh. Begitu juga Alan dia tersenyum malu mendengar jawaban gokil Rey untuknya.
" Kita langsung kehotel ya Rey,aku beneran masih mengantuk semalem mata begadang didepan komputer mencari info tentang wanitamu" Pinta Alan
" Alasan aja Al,kamu kan mang raja ngorok hahaha" Rey tertawa menggoda Alan
Rey dan Alan langsung menuju Hotel yang sudah dipesan Hans kemaren. Sebelum mencari Risa dia memang ingin beristirahat seharian tubuhnya sangat lelah karena lembur setiap hari.
Sementara itu Risa masih berada dikantornya pekerjaannya sangat banyak selain menjadi penyiar Risa juga ditunjuk sebagai Supervisor di Kanaya dia yang pertanggung jawab dengan para penyiar,reporter dan semua program acara diradio itu. Tanggung jawab yang dipercayakan Ferdi padanya dijalankan dengan baik semua program acara yang dibuat Risa sukses menarik fans dan iklan. Ferdi juga sangat percaya pada Risa saat dia ada tugas seminar diluar kota semua urusan Radio Kanaya dia serahkan pada Risa.
Siang ini Arya menjemput Risa dikantornya selain itu dia juga ada kepentingan dengan Ferdi kakaknya. Seluruh karyawan kantor heboh kedatangan Arya,dokter tampan adik bos mereka. Arya tersenyum pada karyawan kakaknya baru kali ini dia main ke radio Kanaya sejak ada Risa dia jadi penasaran seperti apa kantor milik kakaknya ini. " Lumayan bagus" batin Arya ,setelah bertanya dimana ketak kantor Ferdi ,Arya langsung menuju kesana sebelum sampai dikantor kakaknya Arya sempat melihat Risa sedang berada diruang siar dalam ruang kaca itu terlihat Risa sedang mengobrol ,tersenyum kadang tertawa. Arya tersenyum melihat Risa ,profesi yang aneh menurutnya karena diruangan itu terlihat seorang penyiar berbicara dan tertawa sendri,Arya geleng2 kepala.
Dia melanjutkan langkahnya menuju kantor Ferdi setelah mengetuk pintu Arya masuk dilihatnya kakaknya sibuk menerima telfon sembari menunggu ferdi, Arya duduk disofa yang ada diruangan tersebut.
Cukup lama akhirnya Ferdi mengakhiri pembicaraannya ditelpon.
" Tumben nih main kekantor biasanya kamu paling nggak mau kesini" Ferdi menghampiri adiknya duduk disofa.
__ADS_1
" Aslinya ogah aku kesini kak haha" canda Arya
" Oh iya kak aku sebenarnya mau mengajak kerja sama dengan Kanaya tentang pengobatan gratis rencananya aku ingin dilaksanakan diradio ini,gimana kak" lanjut Arya
"Boleh tuh ide yang cemerlang banget" Ferdi menyukai kerjasama yang ditawarkan Arya
" kamu siapin aja dulu proposalnya selanjutnya kakak akan bahas denga Dina" ucap Ferdi
" Oke besok aku antar proposalnya kak" jawab Arya
" oh iya tadi Rey anak om fahri telpon katanya ada disini cuma dia bermalam dihotel,rencananya nanti malam dia akan kerumah " jelas Ferdi
" Rey..wah lama aku nggak ketemu Rey kak pa kabar dia"
" Katanya sih ada acara disini jadi sekalian mampir,maunya dia main ke Kanaya tapi aku ajak kerumah aja ,kamu wajib dateng ya bawa ibu juga" perintah Ferdi
" kenapa nggak dirumah mama aja kak,kan lebih nyaman" ucap Arya
" Terserah kakak aja deh gimana enaknya,oh ya kak aku harus kembali ke rumah sakit jam 2 siang ada operasi" Arya pamit pada kakaknya
" oke,kakak nggak nganter kedepan ya ,masih banyak kerjaan" Ferdi kembali kemeja kerjanya
" siap..aku balik dulu kak" Arya melangkah keluar dari ruangan Ferdi
Arya mencari ruangan Risa dia ingin mengajak Risa pulang bersama.
" Selamat siang penyiar cantik" sapa Arya menggoda Risa
__ADS_1
" Eh..mas Arya kok tumben main kesini" Risa kaget debgan kedatangan Arya,dia beranjak dari meja kerjanya menghampiri Arya yang masih berdiri dipintu.
" Ayo mas masuk aja ngapain berdiri dipintu kayak patung aja" Risa balik menggoda Arya
" Udah disini aja aku mau langsung balik Din,sebentar lagi ada Operasi,tadi keyemu mas Ferdi ada yang aku bicarakan sekalian mau ajak kamu pulang bareng tapi ternyata masih sibuk ya,ya udah kamu lanjut kerja aja,aku balik dulu ya" pamit Arya
" Iya mas ,ayo sekalian aq antar kedepan" Risa berjalan beriringan dengan Arya mengantar Arya ke parkiran. Saat melewati ruang karyawan mereka melihat kearah Arya dan Risa mulailah bisik-bisik antar karyawan .Apalagi para penyiar dan reporter wanita heboh melihat Arya dan Risa.
Mereka sedikit iri dengan Risa yang bisa akrab dengan dengan adik bos mereka yang super tampan.
" Ya udah Din,aku balik kerumah sakit ya"Pamit Arya setelah diparkiran
"iya mas hati-hati" Risa tersenyum melambaikan tangannya pada Arya yang mulai melajukan mobilnya.
Risa kembali kedalam kantor ,bisik-bisik reksn kerjanya masih terdengar Risa tersenyum pada mereka.
" Ayo kerja ..kerja kok pada ngobrol sih,mang ada gosip apa nih boleh dong gabung" Risa menghampiri temab-temannya.
" Aduh ni anak ya nggak nyadar pa jalau dia yang digosipin" tukas Gea
" waw..aku jadi topik gosipnya nih..boleh tau dong gosip tentang aku" Risa semakin menggoda teman-temannya.
" Eh..Din,kalau ada cowok ganteng kemalin fong ke kita-kita jangan diembat sendiri kenapa buk" canda gea
" oh cowok barusan ya..tenang aja ge..kedepannya mas Arya akan sering-sering kesini ntar aku kenalin ya" ucap Risa
" Bener nih Din,mau dong kita dikenalin" canda gea dan rina
__ADS_1
"Tenang aja pasti aku kenalin kok,eh udah siang nih kita cari makan yuk dah laper nih perut" ajak Risa pada gea dan rina
" ya nih kita juga udah laper banget" Risa,gea dan Rina keluar kantor untuk mencari maksn siang.Mereka bertiga tertawa bercanda bersama penuh dengan keakraban.