
kara mendengar omongan dari ayah Aditya merasakan perasaan marah maupun sedih, dia terlalu banyak menahan segalanya selama ini. dia lari dari masalah nya bukan tidak peduli akan apa yang terjadi di masa lalu nya hanya saja dia tidak ingin terluka kembali seperti dulu, yang membuat nya menjadi seseorang yang menyimpan amarah maupun kesedihan seorang diri, dia ingin memberitahukan kepada sahabat-sahabatnya hanya saja dia tau kalau sahabat-sahabatnya pun memiliki masalah dalam kehidupan nya yang bahkan lebih besar dari pada dia.
'' nak....'' ucap ayah Aditya dengan lembut sambil mengusap kepala kara.
kara melihat ke arah ayah Aditya dengan mata yang berkaca-kaca, dia tidak bisa membantah omongan dari seseorang yang selama ini merawat nya maupun melindungi nya.
'' ayah tidak akan meminta mu untuk melakukan apa yang terjadi di masa lalu mu, hanya saja ayah ingin bilang pada mu kalau seseorang bisa saja melakukan kesalahan dalam kehidupan nya karena tidak akan ada manusia yang tidak pernah melakukan kesalahan dalam kehidupan nya kara'' ucap ayah Aditya dengan lembut pada kara, dia tau tidak mudah untuk memaafkan seseorang yang sudah melukai hati seseorang.
'' kara lari dari kenyataan yang terjadi pada diri sendiri tidak akan pernah selesai tapi, malah membuat semakin memburuk keadaan yang terjadi pada diri kita sendiri dan membuat kamu semakin membenci semua orang yang ada di masa lalu mu nak'' ucap ayah Aditya dengan tegas pada kara.
'' yah....'' lirih kara dengan mata yang berkaca-kaca.
'' kembalilah menjadi kaisra putri arbinata Pratama Hemm.....'' ucap ayah Aditya dengan tersenyum pada kara.
kara yang mendengar omongan atau nasehat dari ayah Aditya, dia yang awalnya mencoba untuk menahan tidak menangis hakhirnya runtuh juga dan menangis.
semua orang yang tau kalau kara menangis mengerti tidaklah mudah untuk menerima masalah yang terjadi pada dirinya sendiri atau luka lama yang ada di hati nya.
Arthur memeluk kara dia mencoba untuk menenangkan istri nya, dia juga tau tidak mudah untuk melupakan sesuatu hal yang menyakitkan dalam kehidupan diri sendiri.
__ADS_1
'' kara '' panggil ayah Aditya dengan lembut.
'' iya ayah '' jawab kara dengan pelan.
'' bacalah ini mungkin dengan ini kau akan tau apa yang sebenarnya terjadi di masa lalu mu kara '' ucap ayah Aditya dengan tegas dia memberikan map yang ada isinya sebuah informasi yang terjadi di masa lalu kara.
'' ini apa '' tanya kara yang bingung karena di beri map oleh ayah Aditya.
'' kau bisa membaca...... kara mengertilah apa yang kita lihat belum tentu benar bisa saja apa yang kita lihat hanya kebohongan semata saja '' jawab ayah Aditya dengan tegas pada kara.
'' maaf....'' lirih kara dia menangis yang selama ini dia tahan untuk tidak mengeluarkan air mata nya.
ayah Aditya tau kalau sebenarnya hanyalah seorang anak perempuan yang kecewa terhadap papi nya yang tidak melakukan apapun yang terjadi di masa lalu nya.dia tetap anak perempuan yang masih memiliki perasaan sayang terhadap papi nya yang selama ini hati kecil nya rindukan.
'' maksud ayah apa '' sahut kara dengan penasaran dengan ucapan ayah Aditya.
'' teruslah ada di samping Arthur jangan pernah sekali pun jauh dari pandangan nya'' ucap ayah Aditya dengan tegas pada kara.
'' maksudnya '' ucap kara dengan bingung karena ucapan ayah Aditya.
__ADS_1
'' ayah dan bunda akan pergi ke tempat lama lagi entah kapan akan kembali kara ayah sendiri tidak tau dan soal panti asuhan cinta sudah ada bibi Ida yang akan mengurus segalanya tentang panti asuhan cinta '' ucap ayah Aditya dengan tegas.
'' tapi, kenapa harus kesana ayah.... biarkan mereka saja atau kara dan Yasmine yang akan kesana ya'' sahut kara.
'' benar apa yang kara omongin barusan biarkan aku sama yang lain pergi ke sana, ayah tidak perlu harus sampai pergi ke sana '' sahut zea yang dari tadi mendengarkan.
'' tidak kalian di butuhkan untuk Yasmine dan yang lain '' ucap ayah Aditya dengan tegas pada kara dan zea.
'' tapi ayah '' ucap kara dan zea yang tidak terima dengan omongan ayah Aditya.
'' tidak ada tapi- tapian dengar ucap ayah '' ucap ayah Aditya dengan tegas.
kara maupun zea melihat ke arah ayah Aditya mereka tau kalau ayah Aditya sedang tidak baik-baik saja.
'' mereka kembali.... dan menginginkan Yasmine '' ucap ayah Aditya dengan dingin dan sorot mata yang tajam.
'' apa '' teriak kara dan zea.
'' cari keluarga kandung Yasmine segera mungkin sebelum mereka lebih dulu membawa Yasmine pergi '' ucap ayah Aditya dengan tegas pada kara dan zea.
__ADS_1
kara maupun zea menggagukan kepalanya yang mengerti ucapan ayah Aditya, mereka tau akan terjadi malah cukup besar nantinya.
bersambung............