Cinta Pertama Dan Terakhir

Cinta Pertama Dan Terakhir
part 64


__ADS_3

kara sedang di tanganin oleh dokter di ruang operasi, keadaan nya sangat kritis dan dia banyak mengeluarkan darah.


semua orang menunggu dengan harap cemas di depan ruang operasi, mereka semua berdoa semoga kara bisa baik-baik saja.


suster keluar dari ruangan operasi.


'' bagaimana keadaan istri saya'' tanya Arthur pada suster yang baru saja keluar dari ruangan operasi.


'' ia bagaimana keadaannya '' tanya semua orang.


'' tolong tunggu sebentar dokter yang akan bicara tentang kondisi pasien '' ucap suster tersebut.


dokter keluar dari ruangan operasi, untuk memberitahu keadaan kara.


'' apa kalian semua keluarga pasien '' tanya dokter tersebut.


'' iya saya suaminya '' jawab Arthur.


'' iya kita keluarga nya bagaimana kondisi kara'' ucap semua orang.


'' tolong dengar saya baik-baik '' ucap dokter tersebut.

__ADS_1


dokter melihat semua orang dan menarik nafas panjang dia harus memberitahukan kondisi pasien tersebut pada keluarganya.


'' pasien keadaan nya sangat buruk, dia membutuhkan banyak darah tapi,darah pasien sangatlah langka dan sangat sulit untuk di cari '' ucap dokter tersebut yang memberitahu kalau kara kritisi dan membutuhkan banyak darah.


'' ambil darah saya dokter..... saya papi nya '' ucap tuan Arbinata.


'' ambil juga darah saya.... saya kakaknya '' ucap KAI.


'' benar kalian papi dan kakaknya pasien tersebut '' tanya dokter yang memastikan hal tersebut.


'' benar '' jawab tuan Arbinata dan kai.


'' baiklah kalian akan diambil darahnya, pergi lah bersama suster tersebut ke ruangan pengambilan darah '' ucap dokter tersebut.


'' baik'' sahut tuan Arbinata dan kai.


'' tapi, sebelum itu ada hal lain yang saya sampaikan kepada kalian semua tentang pasien '' ucap dokter.


tuan Arbinata dan kai saat akan pergi langsung berhenti saat mendengar dokter ingin mencapai sesuatu yang belum dokter bicarakan.


'' ada apa dengan menantu saya dokter '' tanya mommy Ressi yang harap cemas terhadap kondisi menantu nya itu.

__ADS_1


'' iya sebenarnya ada apa dengan kondisi istri saya.... cepat bicaralah '' ucap Arthur dengan sedikit berteriak.


'' tenanglah Arthur '' ucap Daddy Reno yang menenangkan putra nya itu yang sedang tidak stabil emosi nya.


'' pasien kehilangan anak yang di kandung nya'' ucap dokter tersebut.


'' apa..... kau tau apa yang baru saja kau bicarakan itu hah.....'' teriak Arthur yang marah saat mendengar omongan dokter yang memberitahu bahwa istrinya itu kehilangan anak yang di kandung nya.


semua orang kaget mendengar berita yang dokter sampaikan kepada mereka semua, bahwa kara kehilangan anak yang di kandung nya.


'' apa maksud dokter....'' ucap tuan Arbinata yang mencoba menahan amarahnya saat mendengar putrinya itu kehilangan anak nya di kandung nya.


'' saat saya mengecek keadaan nya pasien sedang keadaan hamil dua bulan, dan pasien hamil kembar '' ucap dokter.


semua tertunduk saat mendengar bahwa kara kehilangan anak di kandung nya dan anak tersebut ternyata kembar.


Arthur menangis saat mendengar bahwa dia dan kara baru saja kehilangan anak kembar mereka berdua yang baru saja dua bulan di kandung kara.


Arthur menyesal seadanya saja dia tau kalau kara sedang hamil dia tidak akan melakukan rencana tersebut di acara itu, dan dia juga menyesalkan tindakan nya yang tidak bisa menjaga kara dari orang yang ingin mencelakai nya.


bersambung.........

__ADS_1


__ADS_2