Cinta Pertama Dan Terakhir

Cinta Pertama Dan Terakhir
part 92


__ADS_3

mereka semua menunggu di depan ruangan rawat kara untuk kabar dari dokter yang menangani kara.


dokter keluar dari ruangan rawat kara sebelum dokter berbicara mereka semua bertanya pada dokter.


'' bagaimana keadaan istri saya'' tanya Arthur dengan tidak sabar.


'' gimana dengan kondisi putri saya '' sahut tuan Arbinata dengan harap cemas.


'' menantu saya bagaimana '' ucap mommy Ressi sambil menatap dokter.


'' lebih baik kalian semua diam, biarkan dokter jelaskan '' ucap Yasmine dengan dingin sambil menatap mereka semua.


dokter melihat semua orang dia menarik nafas panjang dia harus menjelaskan tentang kondisi nona kara.


'' ada kabar baik ada juga kabar buruk..... kalian ingin mendengar kabar apa dulu '' ucap dokter tersebut sambil menatap mereka semua.


'' kabar baik '' sahut Yasmine lebih dulu sebelum salah satu dari mereka bicara.


'' kabar baiknya nona kara sedang hamil kembar tiga '' ucap dokter tersebut.


'' apa '' teriak semua orang sambil menatap dokter.


'' istri saya hamil '' ucap Arthur dengan tersenyum pada dokter dia tidak percaya kalau dia akan menjadi seorang Daddy.


'' benar putri saya hamil '' ucap tuan Arbinata dengan tersenyum.

__ADS_1


'' dad menantu kita hamil '' ucap mommy Ressi sambil menatap Daddy Reno dengan bahagia.


'' iya mommy '' sahut Daddy Reno dengan lembut sambil menatap mommy Ressi.


mereka semua bahagia mendengar kalau kara sedang hamil.


'' kabar buruk nya '' tanya Deviana dengan dingin sambil menatap dokter.


Arthur dan yang lainnya diam saat mendengar omongan Deviana tentang kabar buruk nya, mereka lupa kalau dokter bilang ada kabar baik ada juga kabar buruk nya.


'' nona kara kehilangan salah satu anak nya, dan kandungan nya cukup lemah '' jawab dokter tersebut.


'' bagaimana ini bisa terjadi hah.....'' teriak Arthur sambil menarik kerah baju dokter.


'' Arthur tenanglah..... biarkan dokter bicara tentang kondisi istri mu'' ucap mommy Ressi dengan lembut sambil menenangkan Arthur.


'' lebih baik kau diam, dengarkan apa yang dokter bicarakan '' ucap Yasmine dengan dingin sambil menatap Arthur dia sendiri juga marah karena melihat sahabatnya harus kehilangan anak yang di kandung nya.


'' bisa saya lanjutkan '' tanya dokter tersebut sambil menatap mereka semua.


'' silahkan dokter '' jawab Daddy Reno dengan tegas.


'' ada benturan keras yang mengenai perut nona kara yang membuat pendarahan yang cukup besar, mungkin kalau lebih cepat di tangani masih bisa diselamatkan bayinya '' ucap dokter tersebut sambil menatap mereka semua.


mereka semua diam setelah mendengar penjelasan dari dokter tentang kondisi kara yang sekarang ini.

__ADS_1


'' bagaimana sekarang '' tanya Deviana dengan dingin.


'' nona kara sudah lebih baik hanya saja dia harus banyak istirahat dulu jangan banyak bekerja dan beban pikiran '' jawab dokter tersebut.


'' terimakasih kau boleh pergi '' ucap Yasmine dengan dingin.


'' baik Que.... maksud saya nona muda saya permisi '' ucap dokter tersebut sambil menatap Yasmine, dia hampir saja keceplosan memanggil Yasmine dengan nama lainnya.


'' Hemm....'' ucap Yasmine sambil menatap dokter tersebut dengan sorot mata yang tajam karena sudah salah bicara memanggil nya di depan orang-orang.


Arthur dan adiknya maupun sahabat-sahabatnya itu mendengar apa yang di ucapkan oleh dokter tersebut yang memanggil Yasmine dengan sebutan Queen hanya saja dokter tersebut langsung mengubah panggilan nya dengan sebutan nona muda.


'' sekarang lebih pulang biarkan kara istirahat besok bisa kembali lagi, tuan Arthur anda yang menemani kara'' ucap Yasmine dengan tegas sambil menatap mereka semua.


'' kenapa kau yang memutuskan seharusnya Arthur yang memutuskan dia suaminya sedang kau '' ucap Aryan dengan dingin sambil menatap Yasmine.


'' saya tidak bicara dengan orang bodoh seperti mu, dari pada kau ikut campur urusan orang lain lebih baik kau urusin keluarga mu yang mudah di bodoh sama seperti mu '' sahut Yasmine dengan dingin sambil menatap Aryan dengan sorot mata yang tajam.


'' maksud mu apa bilang seperti itu tentang keluarga saya '' ucap Aryan sambil menatap Yasmine dia tidak terima dengan apa yang di omongin oleh Yasmine.


'' lebih baik sekarang kita pergi dari sini harus ada yang kita bicarakan Zia, gia, sya '' ucap Deviana dengan tegas sambil menarik tangan Yasmine.


'' permisi semua '' ucap Zia dan gia sambil pergi dari sana.


Yasmine dan ketiga sahabat nya pergi dari sana.

__ADS_1


bersambung.........


__ADS_2