
hari sudah pagi di rumah sakit keadaan kara sudah lebih baik dari sebelumnya seperti ini kara sudah sadar, tuan Arbinata dan kai maupun Ken sudah ada di ruangan rawat kara dan keluarga Arthur pun sudah ada di sana maupun sahabat-sahabatnya itu.
mereka semua mendengar penjelasan kara tentang apa yang terjadi pada saat dia di toilet restoran waktu itu, kara menjelaskan apa yang memang terjadi tanpa menutupi Nya.
ya kara hanya di ingat kalau dia akan masuk ke toilet tapi, tiba-tiba ada seseorang yang berpakaian hitam-hitam menyerangnya dan dia bertarung dengan orang-orang tersebut sampai sahabat-sahabatnya itu datang . dia pun tetap bertarung dengan orang-orang tersebut bersama para sahabatnya karena saat itu tiba-tiba perut dia merasakan keram dan dia menjadi lengah hakhirnya ada seseorang yang mendorong nya sampai pingsan dan dia tidak tau lagi kejadian seterusnya.
'' maaf ya udah nyusahin kalian semua ...'' ucap kara sambil menatap mereka semua.
'' tidak sayang kamu tidak nyusahin, aku malah tidak ingin melihat keadaan kamu yang sekarang ini, jangan terluka lagi '' ucap Arthur dengan lembut sambil menatap kara dengan tersenyum.
'' makasih kak '' sahut kara dengan tersenyum pada Arthur.
'' nak lebih baik kamu jangan terlalu banyak pikiran ya ingat pesan dokter '' ucap tuan Arbinata dengan lembut sambil menatap kara.
'' iya Papi '' sahut kara sambil mengangguk.
__ADS_1
ya kara sudah tau kalau dia sedang hamil anak kembar dan salah satu anak kembarnya keguguran, awal nya dia menyesal karena tidak bisa menjaga salah satu anak yang dia kandung tapi, Arthur menasehati kara untuk tidak menyesali atas apa yang telah terjadi.
'' kara sayang kamu jangan pernah berpikir bahwa aku kecewa karena kamu tidak bisa menjaga anak yang di kandungan kamu, aku akan lebih bahagia kalau kamu baik-baik saja tanpa terluka sedikitpun, kamu lebih berharga dari apapun kara Hemm.....'' ucap Arthur dengan lembut sambil menatap kara dengan tersenyum hangat.
'' terimakasih ya kak mahen '' sahut kara dengan tersenyum pada Arthur dia tidak menyangka kalau suaminya begitu menyayanginya lebih dari apapun.
'' Hemm...... I LOVE YOU KAISRA PUTRI ARBINATA PRATAMA '' ucap Arthur dengan lembut sambil menatap kara.
'' kak....malu'' ucap kara sambil menundukkan kepalanya saat dia mendengar omongan Arthur apa lagi di sana banyak orang yang melihat maupun mendengar.
sama halnya dengan tuan Arbinata sebagai papi dari kara dan Daddy Reno maupun mommy Ressi orang tua Arthur, mereka merasa bahagia bisa melihat ke romantis san anak-anak mereka.
sebaliknya pun dengan kedua kakak kara yang merasa senang bisa melihat kebahagiaan yang di rasakan oleh adik perempuan mereka satu-satunya.
'' maaf mengganggu ke romantis san kalian berdua '' ucap Zia yang baru saja datang ke ruangan rawat kara.
__ADS_1
'' Zia '' ucap kara dengan tersenyum pada sahabatnya itu yang baru saja datang.
'' hai kara ''ucap gia yang juga baru saja datang.
'' gia..... kemana yang lainnya '' ucap kara sambil menanyakan sahabat nya yang lain.
'' kita disini '' sahut Yasmine dengan lembut sambil menatap kara dia bersama dengan Deviana.
'' Yasmine.... Vi '' ucap kara dengan tersenyum karena bisa melihat sahabat-sahabatnya datang.
'' halo semua maaf mengganggu waktunya '' ucap Yasmine dengan lembut sambil menatap mereka semua.
Yasmine, Deviana dan gia maupun Zia datang menemui kara mengecek keadaan sahabat nya itu sambil membicarakan hal yang cukup penting terhadap sahabatnya itu.
kedatangan sahabat-sahabat kara di sambut dengan baik oleh mommy Ressi maupun Daddy Reno dan tuan Arbinata.
__ADS_1
bersambung........