
mereka semua salah berbincang-bincang meskipun Yasmine maupun Deviana hanya berbicara singkat saja sama seperti Arthur dan Aryan maupun KAI yang menjawab dengan singkat.
'' kau itu mengganggu orang saja datang tak di undang pulang tak diantar kaya apa ya '' ucap Attar sambil menatap dengan tersenyum mengejek pada zia.
'' kau dasar orang gila '' ucap Zia sambil menatap Attar dengan mata yang tajam.
ya Attar dan Zia terus berdebat tentang hal yang tidak penting sampai membuat orang-orang geleng-geleng kepala atas tingkah Attar dan Zia.
'' Zia lebih baik kau diam saja jangan ladeni orang gak guna kaya dia dan yang di sebelah '' sahut gia dengan tersenyum mengejek sambil menatap Kai dengan sorot mata tajam.
'' lebih baik kau jangan ikut campur urusan orang lain oke '' ucap Attar sambil menatap gia.
'' kau.....'' ucap gia sambil menatap Attar dengan mata melotot.
'' ini rumah sakit lebih baik diam '' ucap KAI dengan dingin.
'' oohhh..... ternyata anda bisa bicara saya kira anda bisu '' sahut gia sambil tersenyum mengejek pada kai.
'' kau tidak punya malu nona Anggia..... ribut di ruangan rawat orang sakit dan memangnya ini rumah sakit anda sampai anda ngajak ribut orang lain '' ucap KAI sambil menatap gia dengan tatapan mengejek.
__ADS_1
gia tertawa mendengar omongan KAI yang bilang kalau dia tidak punya malu.
'' tuan KAINDARA PUTRA ARBINATA PRATAMA dengar baik-baik ya saya salah satu pemilik rumah sakit ini...... kenapa kecewa kau pikir kau saja yang memiliki segalanya, dengar baik-baik saya membenci anda jangan harap anda tidak mengenal saya bahkan kau hanya hidup dengan nama orang tua mu '' ucap gia dengan dingin sambil menatap Kai dengan sorot mata yang tajam.
'' cukup gia jangan lagi bicara '' ucap Yasmine dengan dingin sambil menatap gia.
'' iya Arsya '' sahut gia sambil menatap Yasmine.
'' Arsya '' ucap mommy Ressi sambil menatap gia.
'' dia Arsya nama aslinya '' sahut gia sambil menatap mommy Ressi.
'' kenapa kalian melihat saya '' tanya Yasmine sambil menatap Arthur dan orang tua nya maupun Attar.
'' bukan nya nama mu Yasmine kenapa bisa berubah '' jawab Attar sambil menatap Yasmine.
'' benar nak bukan nya nama kamu Yasmine '' sahut mommy Ressi sambil menatap Yasmine begitu dalam ada perasaan yang tidak bisa dia jelaskan saat memandang ke arah Yasmine.
Daddy Reno tidak bicara sama sekali dia melihat Yasmine begitu dalam dia menyadari kalau sahabat dari menantu nya itu, mirip dengannya maupun istrinya apa lagi mata yang di miliki Yasmine sama seperti mata nenek nya yang sudah lama meninggal.
__ADS_1
'' nama aslinya Yasmine adalah Arsya '' ucap kara sambil menatap mereka semua.
'' tapi.... data di kantor namanya Yasmine bukan Arsya apa kau memalsukan data diri mu di perusahaan '' tanya Arthur dengan nada dingin sambil menatap Yasmine.
'' anda tidak perlu tau '' jawab Yasmine dengan dingin sambil menatap Arthur dengan sorot mata yang tajam.
'' kenapa nama mu Arsya bukan Yasmine '' tanya Daddy Reno sambil menatap Yasmine dengan tatapan yang berharap apa yang dia pikirkan benar.
'' saya baru bisa menggunakan nama itu, karena hal yang tidak bisa saya jelaskan intinya saya tidak pernah memalsukan data diri saya hanya saya menggunakan nama dari orang yang sudah merawat saya yang hanya anak yang tidak jelas asal usulnya '' jawab Yasmine dengan dingin sambil menatap Daddy Reno.
'' Arsya '' ucap kara, Zia dan gia maupun Deviana.
'' tidak apa-apa..... ini kan yang kalian ingin tau baiklah saya akan memperkenalkan diri saya sebenarnya '' ucap Yasmine dengan dingin sambil menatap Arthur dan keluarganya.
'' saya Arsya Putri.R.L.M '' ucap Yasmine dengan dingin sambil menatap mereka semua.
Daddy Reno yang mendengar omongan Yasmine merasa tidak asing dengan nama yang di singkat itu dia seperti pernah mendengar nama tersebut.
bersambung.......
__ADS_1