
Akhirnya Risa menemukan radio yang tepat untuknya Radio Kanaya.letaknya juga tidak jauh dari pusat kota . Setelah menandatangani kontrak kerja Risa mencari tempat kos yang dekat dengan kantornya. Seharian Risa mencari akhirnya dia menemukan sebuah paviliun kecil yang asri Risa mencoba menghubungi pemiliknya yang tinggal disebelah paviliun itu rumah megah berwarna hijau sangat menyejukkan mata.
" Selamat siang bisa bertemu dengan nyonya Ira" Risa tersenyum manis
" Ya saya sendiri,ada yang bisa saya bantu" jawab nyonya ira sang pemilik rumah.
" hmm..begini nyonya Ira saya sedang mencari tempat tinggal yang disewakan,nah kebetulan saya tadi baca digerbang depan ada rumah yang akan disewakan"jelas Risa
"oh..ayo masuk dulu rasanya tidak nyaman kita ngobrol dipintu seperti ini,oh ya panggil saja tante ya jangan nyonya kayak nyonya besar aja hahaha" tante Ira tertawa ramah dia mempersilahkan Risa untuk masuk kerumah mewahnya.
Risa terpukau melihat kemewahan rumah tante Ira,memiliki rumah semewah dan sebesar ini kenapa masih menyewakan paviliun depan,orang kaya benar2 aneh batin Risa.
"Saya Dina tante,saya baru tinggal dikota ini dan kebetulan baru bekerja di radio Kanaya,jadi saya mencari kontrakan yang dekat debgan kantor" Risa memperkenaljan diri
"oh..kamu bekerja diradio kanaya kebetulan radio itu milik anak saya,cuma sayangnya dia jarang pulang kerumah dia lebih memilih tinggal sendiri bersama istrinya" tante Ira berubah sedih wajahnya
"saya memiliki 2 orang anak dan dua2nya sibuk dengan aktivitasnya masing-masing makanya saya menyewakan paviliun depan agar memiliki teman,anak2 saya sibuk dengan radionya sedangkan yang bungsu sibuk urusan rumah sakit.Saya senang kalau Dina bisa tinggal disini" lanjut tante Ira
" Ya tante,kira2 berapa perbulannya tante" tanya Risa
"Karena Dina bekerja dikantor anak saya jadi saya gratisin deh..cuma tante titip paviliunnya dibersihkan ya" jawab tante Ira
__ADS_1
" Loh..jangan tante gak apa2 kok.saya bayar bulanan saja" Risa merasa sungkan pada tante Ira.
" Udah nggak apa2 Dina ,tante malah senang kamu bisa tinggal disini nemenin tante,sejak tante ditinggal om Farhan meninggal tante jadi kesepian" tante Ira merasa sedih
"Beneran tante nggak apa- apa" Risa masih me,rasa sungkan
" Iya beneran nggak apa-apa Din,nanti biar di bantu bi Sumi ya bersih- bersihnya" tante ira merasa senang sekali dengan kehadiran Risa
" Kalau begitu terima kasih tante,tante baik sekali saya bersyukur bisa bertemu tante" ucap Risa.
" Kalau begitu saya pamit dulu tante nanti sore saya kembali membawa barang saya sekalian mau bersihkan paviliunnya,sekali lagi terima kasih banyak aatas pertolongan tante memperbolehkan saya untuk tinggal bersama tante" Risa pamit untuk kembali kepenginapan
Dengan hati yang penuh bahagia Risa kembali ke penginapan untuk membereskan barang- barangnya.
Setelah kepergian Risa,tante Ira memanggil Sumi asisten rumah tangganya
" Sumi.. tolong kamu bersihkan paviliun depan ya nanti ada yang mau menempatinya" Pinta tante Ira
" Baik , Nyonya" Jawab bi sumi,dia langsung menuju paviliun depan untuk membersihkannya.
Tante Ira merasa bahagia karena mulai nanti malam dia akan ada yang menemani kehadiran Risa dirumahnya akan membuat dirinya tidak kesepian lagi. Selama ini dia sering hanya tinggal berdua dengan bi Sumi,kedua anaknya sibuk dengan urusan masing-masing siSulung Ferdi pemilik Radio Kanaya sudah memiliki istri dia tinggal bersama istrinya sedangkan si bungsu Arya yang seorang dokter sibuk dengan rumah sakit miliknya. Arya meneruskan mengelola rumah sakit peninggalan sang ayah Tuan Farhan.
__ADS_1
" Hallo ferdi , lagi dimana nak,mama kangen banget biasanya akhir pekan kamu dan Risma maen kerumah kenapa hari ini tidak datang" Tante Ira menelpon ferdi anak sulungnya.
" Maaf ma,ferdi lupa ngabarin mama ,hari ini ferdi nggak bisa pulang ferdi harus menghadiri beberapa seminar diluar kota,kalau ferdi sudah kembali pasti langsung pulang ma,Risma juga ikut ferdi ma jadi kami berdua tidak bisa pulang dulu" jawab Ferdi anak sulung Tante Ira yang tak lain atasan Risa pemilik radio Kanaya.
" Ya tidak apa- apa nak mama ngerti kalian juga punya kesibukan .oh ya hari ini ada yang mau tinggal dipaviliun kalau tidak salah namanya Dina katanya bekerja diradiomu Fer" jelas tante Ira
" Dina..mungkin karyawan baru ma,ferdi juga belum tahu urusan karyawan yang megang Anton ma" jawab Ferdi
" Iya sih dia bilang karyawan baru,anaknya baik dan cantik lho Fer,mama suka Dina bisa tinggal disini jadi mama tidak merasa kesepian" lanjut tante Ira
" Mama hati- hati jangan cepat percaya dengan orang yang baru kita kenal ma" jawab Ferdi
" Iya fer,mama pasti hati- hati,tapi mama yakin Dina anaknya baik dan jujur,penilaian mama tidak pernah meleset Fer" tegas tante Ira
" Ya udah ma,yang penting mama bahagia ferdi akan terima keputusan mama soal paviliun itu,ya udah ma ferdi harus kembali acaranya udah mau mulai" singkat Ferdi
" ya Fer mama tutup dulu ya,kamu hati2 disana" tutup tante Ira
Udah beres tinggal telpon Arya tapi nanti saja deh udah ngantuk tidur aja dulu batin tante ira.
Dia berjalan menuju kamarnya dilantai 2 mencoba untuk tidur siang melepaskan lelahnya.
__ADS_1