Cinta untuk tuan muda kejam

Cinta untuk tuan muda kejam
INSIDEN


__ADS_3

"Kamu kenapa bengong cepat makan, nanti kamu telat ke kampus".ucap salma kepada putri.


" Buk putri kangen masakan nya mbak merpati, putri rindu sama mbak merpati. Kasih tau putri buk mbak di mana?,udah hampir 1 minggu mbak merpati enggak pulang".ucap putri seraya merengek seperti anak yang tidak di belikan mainan.


"Buat apa sih mikirin dia lagi udah deh mikirin hidup kita aja, udah berapa kali ibu bilang kalau ibu enggak tau dia dimana".ucap salma dengan nada tinggi nya.


"Ya sudah kalau gitu putri cari mbak merpati sendiri, kalau aku tau mbak merpati pergi dari rumah gara gara ibu liat aja putri enggak akan maafin ibu dan putri akan pergi bersama mbak merpati jauh dari sini".


Ucap putri dengan mengancam dan langsung pergi keluar rumah.


" JUNEB. JUNEB".teriak salma menggelegar di ruangan itu.


Juneb yang mendengar nya langsung berlari mendekati salma.


"Iyah nyonya ada apa? ".


Ucap nya sambil membungkuk kan tubuh nya memberi hormat.


" Kejar putri jangan sampai dia berangkat kampus sendiri".perintah salma tegas.


"Iyah nya siap".


Juneb pun langsung pergi mengejar putri.


Putri berjalan dengan sedikit cepat.


" Egh neng put mau ke kampus ya kok jalan? ".sapa maimunah dengan sopan.


" Egh bulek, iyah sekalian mau cari mbak merpati ".jelas putri.


" Loh emang merpati kemana? ".tanya maimunah penasaran.


" Sudah hampir satu Minggu bulek mbak merpati enggak pulang ke rumah putri kangen".jelas nya.


"Hoalah pantesan ya ibu mu tuh enggan ngamok ngamok lagi".ucap maimunah dengan nada bercanda .


" Hahaha bulek bisa aja". jawab putri .


"putri harus cari kemana ya bulek? ". tanya putri berharap mendapatkan saran dari maimunah.


" Waktu itu bulek sama bu rt liat kalau merpati ... "Ucapan maimunah terpotong oleh mang juneb yang tiba tiba datang.


" Non ayo non naik jangan jalan kaki nanti di marahin nyonya".ucap juneb dari dalam mobil.


"Enggak biar putri mau jalan aja, udah mamang pulang aja".


putri beralih melihat maimunah. " bulek putri pergi dulu ya assalamu'alaikum".ucap putri langsung berlari.


Putri mengambil jalan menyimpang untuk menghindari kejaran dari juneb. Merpati yang tidak melihat kanan kiri langsung menyebrang tanpa melihat kendaraan kanan dan kiri.Cittt.... Suara rem mendadak membuat putri menjongkok dengan menutupi kepalanya.

__ADS_1


"Astaghfirullah!, kebiasaan banget kalau nyebrang enggak liat liat".kesal laki laki itu.Ia langsung turun mendekati putri yang masih terjongkok dengan memegangi kepala nya.


" Hei bangun".ucap laki laki itu menoel lengan Merpati.


Putri pun langsung mendongok ke atas dan secara tidak sengaja mata mereka saling bertemu dan menatap.


"Mas putra".lirih putri.


putra pun langsung membantu putri berdiri.


" Putri, ya ampun ngapain sih lari larian kaya gitu tau enggak itu bahaya".celoteh putra membuat putri ketawa.


"Kenapa ketawa begitu? ".tanya nya bingung.


" Mas putra khawatir ya sama putri Iyah kan".ucap putri dengan cengengesan.


Deg... Deg... Jantung putra langsung menari tidak karuan mendengar ucap pan putri.ada apa dengan jantungku kenapa berpompa lebih kenyang dari biasanya senyum gadis ini membuat aku terhanyut " batin putra.


"Apaan sih, ya sudah lah awas saya mau pergi".putra langsung menaiki motornya.


Putri langsung berlari mendekati putra. " Egh mas putri ikut ya mas pliss putri enggak mau di anterin supir, putri sekalian mau cari kak merpati".ucap putri merengek.


"Hah cari kakak kamu?, sejak kapan kamu pinya supir? dan emang kamu enggak tau kalau kakak kamu merpati ud.... ".ucapan putra terpotong karena ada panggilan masuk.


" Sebentar" Putra langsung mengangkat telvon.


"...... "


"Aiss iyah iyah gwe segera ke sana".putra langsung mematikan telvon.


" Mas tadi mbak mer su apa? ".


" Egh nanti kita bicarain lagi ya saya mau pergi kamu naik taksi aja ya,dan ingat jangan lari larian kaya anak kecil di tengah jalan itu bahaya paham!".putra langsung meninggalkan putri.


"Loh mas!, mas kok putri di tinggal sih ihh".ucap nya kesal sambil menghentakkan kaki nya.


Tin tin.... Sebuah mobil mendekati putri.


" Non ayo non naik saya sudah capek nyariin non putri".ucap mang juneb dalam mobil.


"Huff ya deh maaf ya mang jadi nyusahin mang juneb".ucap putri la langsung masuk mobil.sudah tidak ada pilihan lagi mau tidak mau putri masuk ke dalam mobil sambil memikirkan bagaimana ia mencari merpati nanti.


" Iyah non enggak papa".jawab juneb langsung melajukan mobil nya.


*


di kantor


"Ada apa lang lu suruh gwe kesini".ucap putra kode poin.

__ADS_1


" Kita ke markas sekarang".ucap elang gelisah.


"Apa yang terjadi lang?, kenapa lo segelisah ini? ".tanya putra bingung.


" Yang penting ke sana dulu nanti lu tau ini darurat soalnya".


Putra langsung menaiki motor nya dengan tergesa-gesa begitu juga dengan elang, putra membawa dengan kecepatan tinggi sehingga tidak membutuhkan waktu lama mereka sampai di tempat tujuan. elang dan putra langsung masuk ke dalam gedung.


"Berhenti! ".teriak elang membuat semua penyusup berhenti mengacak acak gedung itu.


" Wah wah ternyata tuan muda elang berani juga menghampiri kami".dengan nada mengejek.


"Kamu! Kamu ngapain setelah kamu pergi kenapa kamu balik lagi ke sini ha".ucap elang geram


" Itu bukan urusan mu elang, sekarang gw minta serahkan surat kontrak dengan kim jeon ".ucap nya dengan santay.


" Heh seenak nya saja kau mengambil alih tender besar ini, radit radit kamu tuh memang sudah kebiasaan ya berbisnis dengan cara kotor".ejek balik elang.


Radit adalah salah satu pembisnis terkenal di negeri ini , namun sifat nya yang tamak dan serakah membuat nya rela melakukan apapun agar kemauan nya terwujud.


"Ya memang ini caraku, di mana surat kontrak itu atau aku akan mengacak acak ruangan ini" Ucap radit mengancam.


" oowh ya dengar dengar kamu sudah menikah kan ? ".


" Bukan urusan mu sekarang kamu pergi dari sini ".bentak elang dengan suara yang menggelegar.


radit langsung memberi kode kepada 10 anak buah nya untuk menyerang putra dan elang, dengan sigap elang dan putra pun langsung membalas nya.


Namun sayang putra dan elang kalah dengan keroyokan para bodyguard radit di tambah lagi dengan tubuh langit yang kurang fit. mafioso yang menjaga gedung itu, sudah babak belur di hajar oleh bodyguard radit.


kini putra dan elang tergeletak lemah di lantai dengan banyak luka tonjokan, mendekati elang dan menarik kerah baju nya.


"ok kalau lo belum mau kasih surat kontrak itu tapi pasti akan ku dapat kan, tunggu saja elang perkasa kejutan untuk mu".ucap radit melepas genggaman nya dan langsung pergi di ikuti Bodyguard nya.


para pekerja yang mengurus markas perusahaan pun langsung mendekati radit dan elang membatu mereka bangun.


"presdir kau tidak papa? ".tanya ketua penjaga markas.


" iyah saya baik baik saja".jawab nya.


"kau tidak papa put, sorry lu jadi babak belur begini".ucap langit sambil mendekati putra.


" sans aja kali lang kita saling bantu, ya sudah ayo gw anter lu pulang".ucap nya mengelap ujung bibir nya yang berdarah.


mereka berdua langsung melangkah kan kaki nya menuju motor putra.


untung gw masih punya elu put yang masih mau menjaga gw".


Like. Komen. Dan vote jika kalian suka.

__ADS_1


__ADS_2