Cinta untuk tuan muda kejam

Cinta untuk tuan muda kejam
mencurahkan kerinduan


__ADS_3

Elang memerintahkan semua orang yang di sana untuk keluar , mereka pun keluar membiarkan Elang dan Merpati mempunyai waktu berdua.


Merpati bergelayut Manja kepada Elang , menghilang rasa rindu yang selama ini ia pendam , begitu pun dengan Elang yang membalas manjaan Merpati.


rindu yang selama ini mereka simpan kini tercurah sudah dengan sebuah pertemuan .


"akhirnya aku menemukanmu sayang , sudah lama aku menanti pertemuan ini". ucap Elang mengelus lembut kepala Merpati yang sedang bersandar di bahu nya.


"aku juga sangat merindukan mu, mulai hari ini kita buka lembaran baru ya dan melupakan masa pahit yang selama ini menyiksa kita , aku juga sudah mengikhlaskan kepergian kedua orang tua ku mungkin ini sudah menjadi jalan hidupku". ucap Merpati kini menatap Elang.


"baiklah kita membuka lembaran baru dan melupakan masa lalu , dan kamu tenang saja sayang dalang dari pembunuhan kedua orang tua kita aku sudah mengurus nya Widya telah di penjara dan di vonis 20 tahun penjara ".


"mungkin itu tidak cukup untuk membayar nyawa yang telah ia lenyapkan oleh nya tapi semoga saja hukuman itu bisa membuat tante Widya sadar ".


"itu yang ku harapkan sayang oh ya jadi selama ini kamu dan calon anak kita tinggal di rumah ini? lalu siapa yang membiayai keperluan mu semua sayang?".tanya Elang sambil melihat sekeliling rumah.


"iya. aku tinggal disini selama 6 bulan ini dan Irvan lah yang telah membantu ku untuk memenuhi kebutuhan rumah dia rela bekerja sebagai taxi online untuk membelikan ku susu karena hasil kerja ku dari penjual kopi dan gorengan itu sangat kurang untuk memenuhi kebutuhan kita setiap hari di tambah dengan hasil Putri yang menjadi perawat di sebuah klinik , aku juga sangat sedih dengan berhenti nya Putri karena harus ikut dengan ku". ucap Merpati lirih mengingat perjuangan nya membangun kehidupan yang sangat sulit untuk ia jalani di tambah saat ini dia sedang berbadan dua.


"apa! kamu berjualan gorengan dan kopi? jadi selama ini


kalian hidup dengan keadaan seperti ini? maafkan aku selama ini tidak ada di samping kalian aku benar benar merasa gagal menjaga kalian". Elang langsung tertunduk mengetahui kehidupan istri nya sekarang di tambah dengan nya yang sedang mengandung


"hei dengarkan aku". Merpati menangkup kedua pipi.


"jangan di ungkit lagi bukannya kita tadi sudah katakan untuk tidak mengungkit masa lalu? sekarang lihat lah kedepan tanpa menoleh ke belakang ".


Elang tersenyum mendengar pertuturan Merpati lalu tiba tiba ia mengecup lembut bibir Merpati , Merpati pun tidak menolak nya dan menerima ciuman itu.


saat sedang bercumbu tiba tiba pintu terbuka secara tiba tiba membuat tautan mereka berdua langsung terlepas.


"kak?". ucap Putri yang terkejut melihat kakak nya sedang berciuman dengan Elang, sedangkan Merpati yang kepergok sedang bercumbu langsung gugup.


"hehehe put". ucap Merpati dengan cengir kuda.


"i-ini kak Elang? aku tidak salah lihat kan?". Putri benar benar terkejut melihat laki laki yang bercumbu dengan kakak nya.

__ADS_1


"iya ini aku". ucap Elang tersenyum.


"kakak ngapain ke sini? kakak mau membuat mbak Merpati menangis lagi ha?". Putri berucap dengan nada tinggi walau ia tidak tau apa yang menyebabkan kakak nya sampai pergi dari kediaman Elang karena memang selama ini Merpati tidak pernah menceritakan semua tang telah terjadi.


"hei put jangan bicara seperti itu". Merpati mencoba menenangkan adik nya .


"kak Elang kemari untuk menjelaskan semua ke salah pahaman yang terjadi selama ini jadi mbak mohon tolong hormati suami mbak". ucap Merpati.


Putri yang mendengar pertuturan kakak nya itu yang terlalu mudah percaya dengan seseorang langsung membalikkan badan hendak pergi namun saat ia menghadap ke belakang ia menabrak seorang laki laki hingga membuat nya hampir jatuh.


untungnya laki laki itu langsung menangkapnya dan memeluk nya.


Putri terbelalak saat tubuh nya dipeluk laki laki itu dengan harum tubuh yang familiar di hidung nya , Putri mendongak melihat orang tersebut jantung Putri langsung berdegup kencang , laki laki itu melepas pelukan nya.


"makanya jalan hati hati untung aku sigap menangkap mu jadi kamu tidak jatuh". ucap laki lami itu yang tak lain adalah putra.


Putri hanya diam sambil menatap putra dengan lekat.


apa ini mimpi? atau halusinasi? atau ini nyata? saat ini aku melihat mas Putra di depan ku ? ". batin putri terus menatap Putra , Lalu tangan nya terangkat mencubit tangan nya sendiri.


Putra mengeryit bingung dengan tingkah Putri begitupun dengan Merpati dan Elang.


"kamu kenapa put? kamu baik baik aja kan?". tanya Merpati bingung.


Putri langsung menoleh ke arah Merpati Seakan melupakan kekesalan nya "m-mbak i-ini mas Putra kan?". tanya Putri dengan gugup nya.


"iya itu putra memang nya kenapa".


"Putri gak mimpi kan?".


Merpati yang paham akan perubahan sikap adik nya langsung menyuruh Putra membawa Merpati keluar .


Putra membawa Putri di bangku yang ada di bawah pohon yang ada di depan rumah.


"m-mas aku merindukan mu sungguh". ucap Putri langsung memeluk Putra namun Putra hanya diam tak bergeming.

__ADS_1


Putri yang merasa tidak ada balasan peluk dari Putra langsung melepas pelukan nya.


"mas , kamu tidak membalas peluk ku? kamu tidak merindukan ku?". Putri langsung merubah raut wajah nya yang tadinya senang kini menjadi sedih.


"kangen? bocah tengil kaya kamu di kangenin? aneh ". Putra terkekeh sambil menoyor kening Putri.


"aghh mas bohong ya? ngaku aja kali mas jangan di tutupin kalo kangen mah. mas masih gengsi ya ? masa masih gengsi sih sama aku?". ucap Putri mencoba tidak mempercayai ucapan Putra dan menganggap putra hanya bercanda.


Putra terdiam . tiba tiba terdengar suara seorang wanita di sebrang jalan menggunakan pakaian putih dengan setelan androk hitam.


"mas ayo kita lanjutkan perjalanan hari sudah semakin sore". ucap wanita itu yang bernama Yayang.


Putra langsung menoleh ke arah sumber suara disana terlihat Yayang yang sedang berdiri di samping mobil dengan menutupi keningnya dari matahari menggunakan ke lima jari nya.


"iya Yang, sabar ya setelah ini kita pergi". ucap Putra dari sebrang.


"aku harus pergi put mungkin nanti malam atau besok aku akan kemari lagi". ucap Putra langsung beranjak dari duduk nya dan menemui Elang.


ia masuk melihat Elang yang sedang mengobrol santai bersama Merpati , Putra langsung mendekati Elang.


"Lang aku harus pergi dulu ya besok atau nanti malam aku akan menjemput mu".


"besok saja , malam ini aku mau menginap di rumah ini. boleh kan sayang?". ucap Elang melirik Merpati.


"iya boleh dong ". ucap Merpati sambil tersenyum.


"baiklah kalau begitu , aku permisi dulu". Putra langsung melangkah keluar rumah , Putra melewati Putri sambil melambaikan tangan nya Putri masih diam dalam duduk nya.


Putra dan yayang pun langsung masuk ke dalam mobil , Putri menatap mobil Putra yang melaju menjauhi halaman rumah , tanpa ia sadari butiran bening jatuh ke pipi mulus nya.


mohon dukungannya kakak.


gimana nih seneng gak liat Merpati dan Elang baikan? , seneng dong pastinya?.


tapi entah kenapa author jadi kangen sama cerita Della dan Daren ada yang sama gak sih?😭

__ADS_1


__ADS_2