
"Merpati ,kamu di mana sih ya tuhan Arqian belum aku temukan sekarang Merpati ikut menghilang".
Elang terus menyelusuri jalan berharap ia segera bertemu dengan Merpati , namun hasilnya pun nihil.
Putri dan Putra pun kebingungan mencari keberadaan Merpati yang entah kemana tidak ada jejak.
"mas kita harus cari mbak Merpati dimana coba , mana udah jam 9 malam lagi mas". ucap Putri semakin cemas.
"kamu tenang dulu ya kita cari mbak Merpati pelan pelan ya semoga aja dia tidak papa". ucap Putra menenangkan, Putri mengangguk menjawab ucapan Putra.
Elang terus menelusuri jalan sampai ia masuk ke dalam jalan yang sangat sepi , " mana mungkin Merpati kesini ? tapi tidak ada salah nya aku coba". ucap Elang dengan yakin memasuki jalanan gelap itu yang hanya diterangi lampu lampu jalan yang jarak nya lampu nya jauh.
perjalanan cukup jauh , di ujung jalan Elang melihat sebuah gubuk tua yang sudah seperti tidak terawat , Elang mendengar jelas teriakan seorang wanita minta tolong sambil menangis.
"tolong... siapapun tolong aku hiksss".ucap Wanita itu.
suara wanita itu sangat ia hafal , Elang langsung turun dan berlari sekuat tenaga mendekati gubuk itu .
brak....
__ADS_1
tanpa basa basi Elang langsung mendobrak pintu itu , cahaya yang hanya terbuat dari obor pun dapat membuat Elang melihat dua orang pria sedang berusaha menyetubuhi wanita itu , laki laki itu langsung menoleh saat pintu di dobrak dengan sangat keras , Elang dapat melihat wanita yang berusaha meloloskan diri itu mata nya langsung terbelalak melihat istri nya lah yang akan di sentuh oleh mereka.
Elang tidak bisa menahan emosi nya lagi , dengan sigap Elang langsung menghajar kedua nya hingga babak belur .
"kabur bro cepet". ucap salah satu pria itu sambil mengambil baju nya yang berserakan di lantai.
Elang langsung mendekati Merpati yang sedang menangis dengan tubuh yang bergetar , rambut yang acak acakan baju yang sudah tidak rapih lagi bahkan ada kancing baju yang sudah terlepas dari baju itu.
Elang segera membenahi tubuh istri nya , Elang pun langsung mengangkat tubuh Merpati dan memeluk nya dengan sangat erat.
"maaf aku datang terlambat". Elang terus mengucapkan maaf sambil mengelus lembut rambut Merpati, istri nya itu.
"a-aku takut hiksss" . ucap Merpati dengan suara yang bergetar .
disisi Putri dan Putra.
Putri memeluk Putra dengan erat karena merasa takut memasuki jalan yang di penuhi dengan pepohonan.
di ujung jalan lampu motor Putra menyorot sebuah
__ADS_1
mobil yang sangat Elang hafal.
"Putri lihatlah ke depan disana ada mobil Elang". ucap Putra.
"enggak , enggak mau mas pasti bohong kan".
"aku bener put coba kamu lihat".
Putri pun memberanikan diri nya melihat arah depan,
" egh iya mas itu mobil nya kak Elang". ucap Putri.
Elang segera ingin membawa istri nya pulang , Elang langsung menggendong Merpati ala bridal style menuju mobil nya yang terletak tidak jauh dari gubuk itu, setalah keluar dari gubuk itu Elang dapat melihat sebuah lampu sedang menyorot nya .
Putra dan Putri langsung berlari mendekati Elang
" mas mbak Merpati kenapa?". tanya Putri dengan sangat khawatir .
"ada yang berusaha menyetubuhi Merpati untung aku segera menemui nya". jawab Elang.
__ADS_1
"apa ! ya sudah ayo kita segera pergi dari sini". ucap Putra menyarankan.
bantu dukung karya ini kakak makasih..