
Alexa, Putri dan juga Della masuk ke dalam rumah sakit dengan tergesa gesa saat mendapatkan kabar dari Daren tentang keadaan Merpati saat ini.
"Elang, bagaimana ke adaan Merpati?". Alexa tidak bisa berkata kata lagi ia benar benar terkejut dengan kabar ini.
Elang yang sedang fokus melihat wajah anak nya sambil menangis langsung mengangkat kepala nya saat mendengar suara Alexa.
"omma". ucap Elang dengan nada yang lirih.
"Elang , maafkan omma telah membiarkan Merpati pergi sendiri, omma benar benar tidak tau jika Merpati diam diam tadi pergi ke luar rumah". ucap Alexa merasa bersalah.
"bagaimana bisa kalian ke colongan sih? , bukan nya penjaga di luar juga ketat? . karena kelalaian ini Merpati jadi korban nya omma hikss...".
Alexa hanya diam tidak berkata lagi kaki nya lemas tak kuat untuk berdiri , Daren pun langsung memapah Alexa untuk duduk di kursi tunggu.
tak selang berapa lama dokter keluar dan Elang dkk langsung mendekati Dokter tersebut.
"bagaimana keadaan istri saya dok?".
"istri anda ingin bertemu dengan adik nya , Putra dan juga suami nya ". ucap Dokter itu memberi tahu.
__ADS_1
tak ingin membuang waktu lama Elang , Putra dan Putri langsung masuk ke dalam ruangan tak lupa Arqian yang masih ada di gendongan Elang.
"sayang , bertahanlah aku yakin kamu pasti kuat menghadapi ini semua". ucap Elang sambil mengelus pucuk rambut Merpati.
"Mbak". lirih Putri tidak bisa berkata kata lagi .
"Arqian ". mata Merpati tertuju kepada Arqian.
"iya sayang ini Arqian kita berhasil menyelamatkan nya". ucap Elang tak terasa air mata nya jatuh.
"tolong jaga Arqian ya , dan Putra tolong jaga Putri jangan sakiti dia ". ucap Merpati.
"sayang kamu ngomong apa sih, kita jaga Arqian sama sama sayang kita jaga dia sampai dia tumbuh dewasa". ucap Elang sambil menggenggam tangan Merpati.
Dokter langsung berlari dan memeriksa Merpati.
"tuan kita harus melaksanakan operasi saat ini juga". ucap Dokter tersebut.
"lakukan yang terbaik dok , ku mohon". ucap Elang memohon.
__ADS_1
dokter bersama beberapa suster langsung menyiapkan ruang operasi , dan Merpati langsung di bawa ke ruang operasi.
"apa yang terjadi ?Merpati mau di pindah kemana?". tanya Della .
"Merpati akan melakukan operasi untuk mengeluarkan peluru yang ada di dalam tubuh nya". jelas Putra.
putra memapah Putri untuk duduk di ruang tunggu , ia memeluk Putri yang sedang menangis, di sana semua nampak terlihat sedih dengan kejadian ini.
1 jam kemudian.
di ruang operasi nampak Dokter sedang berkutik dengan kegiatan nya , makin berjalan nya waktu keadaan Merpati benar benar lemah hingga 1 menit kemudian monitor tiba tiba berhenti , kejadian itu langsung membuat dokter dan para suster langsung menghentikan kegiatan nya.
"dok , bagaimana ini detak jantung nya berhenti". ucap salah satu suster yang membantu perjalanan operasi.
"operasi hampir selesai , tapi kita tidak bisa menyelamatkan nya". ucap dokter berucap lirih.
dengan langkah gontai dokter membuka pintu ruang operasi , keluarga Merpati langsung berlari mendekati sang dokter.
"apa sudah selesai dok? kenapa lampu tidak padam?". tanya Elang dengan pikiran yang sangat kacau.
__ADS_1
"maaf taun , dan nyonya saya harus memberi kabar buruk bahwasanya kami telah gagal menyelamatkan nona Merpati". ucap dokter lirih sambil tertunduk.
bantu dukung karya ini kakak maksih.