
Ucap Elang geram saat mengingat kata kata yang di keluarkan oleh Ocha saat Ocha meninggalkan nya dengan laki laki itu.
"baiklah lah Tante paham dengan perasaan mu ". ucap Widya mengelus lembut pundak Elang.
"kalau begitu Tante ke kamar dulu ya". lanjutnya lagi dan hanya mendapat anggukan dari Elang. Widya langsung melangkah pergi ke kamar nya.
"sial! gadis itu benar benar sudah merubah elang. bagaimana ini? apa yang harus aku katanya kepada Ocha ? ha sudahlah aku bohong saja yang penting aku mendapatkan uang 10 juta itu untuk shopping ". ucap nya dengan senyum senang dan langsung mengambil handphone nya yang ada di atas nakas.
"halo". ucap Ocha di sebrang telvon.
"halo aku sudah bicara pada Elang seperti nya dia senang dengan kepulangan mu besok kamu bisa temui nya di kantor".
"benarkah? baiklah kalau begitu". ucap Ocha girang .
"baiklah, tapi jangan lupa uang 10 juta itu aku kan sudah memberi tahu pada Elang". ucap Widya mengingat.
"baiklah langsung aku transfer". ucap Ocha langsung mematikan telvon, sedangkan Widya senyum bangga atas kepintaran nya itu.
"hah aku memang sangat pintar dalam hal manipulasi".
flashback of.
"baiklah kalau begitu aku percaya tapi jika aku tau kamu membohongiku aku tidak akan segan segan memberimu hukuman". ucap Ocha dengan penuh penekanan .
sedangkan di kampus Putri sedang duduk melamun di dalam ruang kuliah dengan sesekali menyalakan dan mematikan telvon nya.
"kangen banget sama mas Putra dia kemana sih hilang gak ada kabar kaya di telan bumi aja , aku mau tanya sama kak Elang juga malu lah dikira ada apa ". batin Putri menatap handphone yang ada di tanganya.
Putri membuka handphone nya dan memilih membuka aplikasi galeri ia melihat voto dan vidio yang ada di handphone nya . Putri melihat vidio dan voto yang ia ambil saat sedang berjalan berdua dengan Putra secara diam diam.
"emang mas putra gak kangen ya sama aku". ucap Putri dengan sedikit lesu.
Putri terus menggeser layar handphone nya tiba tiba saja muncul voto nya dengan voto Salma. air mata Putri pun berjatuhan membasahi pipi mungil milik Putri.
"ibu Putri kangen sama ibu , apa kabar ibu disana " Putri terus memandangi voto nya dengan salma.
setelah kepergian nya dari rumah Salma putri memutuskan untuk pindah kampus agar Salma tidak bisa menemukan nya lagi, karena Putri benar benar sangat kesal.
"apa aku temui ibu saja ya? ya sudahlah aku juga sangat merindukan ibu". ucap Putri langsung menghapus air mata nya.
__ADS_1
di posisi Elang dan Daren.
Elang melihat Daren yang sedang fokus mengerjakan tugas kantor nya dengan sangat teliti Elang pun sangat senang dengan kinerja Daren semua berkas yang ia susun sangat lah rapih.
Elang bangkit dari duduk nya dan mendekati Daren.
"kelihatan nya kamu dangat serius dengan kerjaan mu". ucap Elang membuat Daren berhenti dan langsung menatap Elang.
"iya aku semangat seperti ini agar kerjaan ku cepat selesai dan bisa mempunyai banyak waktu menemui Della". ucap Daren.
"apa kamu yakin kamu benar benar mencintai nya? jangan jangan ... kamu hanya menjadikan mu sebagai bahan gabut seperti yang kamu lakukan pada wanita wanita yang lain". ucap Elang sekaan mengejek Daren atas kesetiaan hatinya.
"sok tau banget kakak ini. aku serius degan Della entah mengapa dia berbeda dari yang lain dia itu sangat menarik walaupun cuek dia selalu membuat ku penasaran dia selalu membuatku ingin mendapatkan nya" ucap Daren membayangkan wajah dan sifat unik Della.
Elang langsung mengusap wajah adiknya itu dan Daren langsung menepis tangan Elang.
"ishh apaan sih kak". ucap Daren dengan kesal.
"yee makanya gak usah di bayangin juga kali, ya udah deh hari ini aku kasih waktu kamu untuk bicara dengan Della aku tidak akan mengganggumu untuk masalah pekerjaan nanti aku yang handle ". ucap Elang dengan senyum cerah.
"ha benarkah? kakak tidak bercanda kan?". ucap Daren dengan sangat senang.
"baiklah aku akan menemui nya nanti saat pulang kerja ".
"kenapa pulang kerja?".
"aku tidak ingin mengganggu waktu dia bekerja".
"heumm baguslah kalau begitu".
"tapi kak apa akau boleh meminta bantuanmu?".
Elang mengernyitkan dahinya "pertolongan apa?".
"aku yakin Della pasti sangat marah dengan ku karena sudah 1 bulan tidak ada kabar dari ku aku minta tolong kakak bilang ya sama Della untuk menemui kakak di atap gedung perusahaan aku akan menjelaskan semua nya disana".
"eummm bagaimana ya". Elang berfikir sejenak.
"ayolah kak aku mohon" ucap Daren memohon berharap kakak nya itu akan membantunya.
__ADS_1
"heumm baiklah kalau begitu aku akan membantu mu". ucap Elang tersenyum.
"ha kakak serius terimakasih kak". Daren bangkit dari duduk nya dns memeluk tubuh elang yang duduk di meja kerja Daren, Elang pun membalas pelukan hangat adik nya.
ternyata bahagia itu sangat sederhana ya melihat orang yang kita sayangi bahagia itu snagat membuat kita bahagia ". ucap Elang tersenyum.
"ya sudah sudah acara peluk peluk nya kaya anak kecil aja". ucap Elang membuat Daren langsung melepas pelukannya.
"ya gak papa kali kak meluk kakak sendiri ini . itu tanda aku snagat bahagia aku akan semangat bekerja hari ini". ucap Daren dengan sangat girang.
Elang melangkah menuju meja kerja nya Elang menelfon Della dengan nomor pribadi kantor dan Della pun langsung mengangkatnya.
"halo presdir" suara Della di sebrang telvon.
"nanti pulang dari kantor temui aku di atap ada yang ingin aku bicarakan". ucap Elang.
"baik presdir " jawab Della dan Elang langsung mematikan telvon nya.
"apa yang mau Presdir bicara seperti nya serius tapi kenapa harus bicara di atap perusahaan ". Della bingung sendiri memikirnya.
"aku sudah bicara dengan Della dan dia mengiyakan ". ucap Elang. daei meja kerja nya.
"terima kasih kak".
jam menunjukkan pukul 4 sore sesuai yang di rencanakan Putri tadi setelah pulang dari kampus Putri meminta supir untuk mengantar nya ke rumah Salma.
supir pun menuruti apa yang di katakan Putri , tak butuh waktu lama kini mereka sudah ads di gang masuk rumah salma, dan putri pun langsung meminta supir untuk berhenti supir pun menuruti nya.
Putri turun dari mobil dan langsung melangkah menuju rumah salma belum sampai ia di ruman Salma ia melihat Salma sedang berbincang dengan seorang wanita yang seumuran dengan nya. Karena penasaran putri pun mendekat untuk mendengar apa yang mereka bicarakan.
"ya sudah gadis cantik kamu hati hati di jalan ya ingat pulang jangan malam malam oke". ucap Salma memeluk gadis itu dan mencium keningnya. gadis itupun membalas perlakuan Salma.
"baik ibu". ucap wanita itu langsung masuk kedalam mobil dan langsung melaku pergi.
"a-apa ibu? apa ibu sudah mempunyai keluarga baru sampai dia melupakan aku". air mata nya kini jatuh dengan sempurna dada nya terasa sesak saat melihat kedekatan salma dengan gadis itu.
Salma yang hendak masuk rumah melihat sebelah kanan jalan betapa terkejutnya ia saat melihat Putri yang berdiri tidak jauh dari rumah nya.
"putri". ucap Salma terkejut .
__ADS_1
like.komen.vote.rate bintang 5. pay pay