
Makanan pun datang. putra langsung melanjutkan makan nya. Setelah acara makan selesai putra mengajak putri untuk ikut dengan nya. Putri yang merasa senang pun tak sungkan menerima ajakan putra. Niat nya untuk bertemu dengan merpati kini terlupakan oleh nya dan malah bermain dengan putra.
Putra membawa putri ke taman hiburan. Putra memesan es krim untuk teman mengobrol mereka.
"Nih es krim sapa tau kamu suka".ucap Putra menyodorkan es krim di hadapan Putri.
" Suka kok mas".ucap Putri senyum sembari menerima es krim pemberian putra .
"Kamu mau kemana put ini kan hari pekan? ".tanya putra sambil menjilat eskrim yang tadi ia beli .
" Aku mau mencari mbak merpati lagi mas, kemarin aku sempat bertemu dengan Nya". Jawab Putri, putra langsung terbelalak atas apa yang di katakan putri tafi jika ia habis bertemu dengan merpati.
apa dia sudah tau semua nya tapi kenapa dia biasa saja seperti tidak terjadi suatu, pikir putra.
"Oh ya mas!, waktu itu mas belum sempat melanjutkan pembicaraan mas yang sempat tertunda".lanjut nya.
duh gimana nih sapa gw kasih tau aja ya kalau merpati sudah menikah".batin putra yang bimbang.
" Mas.. Halowww masss! " . Seru putri membuyarkan lamunan nya.
"Egh iyah kenapa?".jawab putra terkejut.
"mas putra waktu itu mau ngomong sama putri tapi waktu itu tertunda" ucap nya menjelaskan.
"yang mana aku tidak tau" jawab putra.
"agh yang mana ya aku juga lupa tapi kata mas putra mas akam membahasnya jika kita ketemu lagi" jelas putri lagi
__ADS_1
"atau Mas putra tau sesuatu tentang mbak merpati?. Mas kalau mas tau tolong kasih tau aku, aku enggak bakal bingung lagi cari mbak merpati mas".ucap putri memelas.
"Enggak put aku enggak tau".ucap putra memalingkan wajah nya.
Putri meletakkan es krim yang ada di tangan nya ke sebelah duduk nya, ia menangkup kedua pipi putra dan mengarahkan ke wajah nya agar menatap dirinya.
" Aku tau mas sedang berbohong, walau kita tidak dekat tapi aku tau loh mas orang yang sedang berbohong atau tidak".ucap putri terus menatap putra, sehingga membuat putra gugup di tatap nya.
Putra melepas tangan putri yang ada di pipi nya, ia menarik nafas panjang dan menghembuskan nya melalui mulut.
"Sebenarnya merpati sudah menikah.. " Ucapan nya terpotong karena putri langsung berseru kaget.
"Apa!! Menikah?, dengan siapa?".putri kaget bukan kepalang , bukan nya kemarin dia sempat mengobrol dengan merpati bahwa merpati sedang berkerja lalu kenapa putra menjelaskan merpati sudah menikah. Bingung bukan main dalam pikiran putri.
" Makannya dengerin dulu orang ngomong jangan langsung dipotong".ucap putra.
"Merpati menikah dengan sahabat ku plus dia adalah CEO di kantor elang Intertaiment interjensi , ibumu lah yang menjual nya kepada sahabat ku seharga 5 M".jelas putra.
Putri kaget bukan kepalang ternyata uang yang selama ini di buat foya-foya adalah hasil dari menjual merpati.
Wajah putri sudah merah padam karena amarah, ia tidak menyangka bahwa ibu yang selama ini dia sayangi telah menjual keponakan nya sendiri hanya demi uang semata.
Putri berdiri berniat langsung pulang, ia sudah tidak bisa menahan diri nya lagi untuk mempertanyakan masalah ini kepada Salma.
"Kamu mau kemana mer? ".tanya putra sambil menahan tangan putri.
" Aku mau pulang mas aku mau bertanya pada ibu apakah benar pernyataan mas tadi benar!".
__ADS_1
" Biar mas antar yah".putra menawarkan diri
"Ya sudah ayo".jawab putri tanpa penolakan karena sudah tidak sabar lagi mau cepat cepat sampai ke rumah .
*
sesampainya di halaman rumah Putri, mereka berdua langsung turun dan menemui ibu nya yang masih setia duduk di ruang keluarga dengan memainkan handphone nya.
" ibu! ".seru putri.
Salma langsung mendongak ke atas ia Mengernyitkan dahi nya melihat wajah anak nya merah padam nenahan emosi dan melihat putra berdiri sejajar di samping putri.
" ada apa? kenapa laki laki ini dibawa kemari lagi kau sering berhubungan dengan nya".tanya Salma langsung berdiri dari duduk nya
"Ibu aku sudah tau semua nya!. uang yang selama ini kita gunakan bukan angsuran dari paman kan melainkan uang hasil ibu jual mbak merpati dengan orang kaya iya kan? " putri sudah tidak kuat lagi menahan api yang sudah membara dari tubuh nya itu.
seketika salma langsung terkejut mendengar ucapan putri. "k-kamu tau dari mana nak? ".tanya Salma dengan nada gugup.
" oowh jadi benar kan ibu menjual mbak merpati, Putri kecewa Putri kecewa sama ibu".putri langsung masuk kedalam kamar nya dan tak selang berapa waktu ia keluar membawa 1 koper di tangan kanan nya.
"nak kamu mau kemana nak, jangan pergi nak jangan tinggalkan ibu nak". Salma memegang tangan putri dengan nada memohon.
" lepas buk!, putri tidak mau serumah dengan seorang penjahat. ibu lebih dari seorang penjahat. ibu sudah tega menjual keponakan ibu sendiri". Putri melepas tangan ibu nya dan langsung keluar dari rumah. diikuti oleh putra yang langsung menyusul nya.
"kamu mau kemana mer?, kalau kamu pergi dari sini kamu mau tinggal dimana? ".tanya putra.
" mas!, aku mohon mas bawa aku ketemu sama mbak merpati, mas putra pasti tau kan tempat tinggal nya". putri mengabaikan pertanyaan putra dan meminta putra untuk mengantarnya kerumah Merpati.
__ADS_1
like. komen. dan vote.