
sesampainya di rumah sakit Elang langsung memanggil dokter , dokter pun langsung datang bersama 2 suster di belakang nya tak lupa suster itu mendorong brankar .
tanpa aba aba dan instruksi Elang langsung meletakkan Merpati di atas brankar itu.
"dok cepat tangani istri saya dok". Elang berbicara dengan nada tegas , dokter pun langsung mendorong brankar Merpati.
"ya Allah ini sakit sekali hiks...hikss..." . Merpati terus merintih merasa sakit .
"sayang tenanglah jangan menangis terus nanti tenaga mu akan habis sayang". Elang berusaha memberi saran kepada istri nya walau hati nya pun saat ini sedang tidak baik baik saja.
sesampainya di ruang persalinan dokter menyuruh Elang , Alexa dan juga Putra untuk menunggu di luar ruangan dan Merpati langsung di serahkan kepada dokter Meli yang memang sudah sering kali melayani orang melahirkan.
dokter Meli langsung memeriksa kondisi Merpati.
"nona tolong tenang ya saya akan mengecek keadaan nona ". ucap dokter Meli sambil memakai masker nya.
dokter pun langsung memeriksa tubuh Merpati " pembukaan anda sangat bagus nona , apa anda mau melahirkan secara normal?". dokter itu bertanya.
__ADS_1
"iya dok , saya ingin melahirkan secara normal. dan saya mohon dok saya ingin suami saya di samping saya saat ini". ucap Merpati dengan nada yang lemas.
dokter pun mengangguk paham ia langsung menuju pintu keluar " suami nya nona Merpati?". kata dokter itu sontak membuat Elang langsung berdiri mendekati dokter Meli begitu juga dengan Alexa yang mengikuti langkah Elang.
"saya dok". jawab Elang.
"silahkan masuk tuan persalinan akan segera di laksanakan dan istri anda ingin anda di samping nya". ucap dokter itu langsung masuk .
"tenanglah nak dan masuklah temani istri mu hilangkan rasa gugup mu anak dan istri mu sangat membutuhkan mu saat ini " Alexa mencoba menyemangati Elang.
Elang pun mengangguk dan masuk ke dalam ruangan ,ia mendekati Merpati dan mencium kening Merpati dengan lembut.
Merpati hanya mengangguk sambil tersenyum saat ini dia sudah tidak bisa berkata kata lagi karena melawan rasa sakit nya.
setelah dokter menyiapkan semua perlengkapan ia juga tak lupa memanggil suster untuk membantunya menyiapkan semua keperluan persalinan.
"kita bisa mulai sekarang persalinan nya nona?".
__ADS_1
"iya dok". jawab Merpati.
"baik nona , ikuti instruksi saya ya".
Merpati pun mengikuti instruksi dan arahan dari dokter , Merpati menggenggam tangan Elang dengan begitu kuat , Elang bisa merasakan perjuangan istri nya saat ini . jantung Elang tidak berhenti berdebar air mata nya juga tidak henti hentinya meneteskan air mata nya melihat istrinya berjuang melahirkan buah hati nya.
"owek...owek...". suara tangis bayi yang baru saja Merpati lahirkan .
Antara hidup dan mati nyawanya pun ia taruhkan demi melahirkannya buah hati yang selama ini ia dan Elang maupun keluarga nantikan.
setelah mendengar tangisan bayi itu Elang langsung merasa lega begitupun dengan Merpati.
Merpati perlahan menutup matanya dan tidak sadarkan diri , Elang yang melihat istrinya lemas tidak berdaya langsung merasa panik bukan main.
"dok i-istri s-saya kenapa dok ". Elang benar benar merasa kacau saat ini.
"tuan anda tenang dulu ya , ini sudah biasa terjadi kepada ibu yang barusan melahirkan , nona Merpati kehabisan tenaga nya ini yang menyebabkan nona Merpati tidak sadarkan diri ,kami akan memindahkan nona Merpati ke ruang rawat dan bayi anda sedang di bersihkan oleh suster ". jelas dokter tersebut.
__ADS_1
tolong bantu karya ini kakak makasih..