Cinta untuk tuan muda kejam

Cinta untuk tuan muda kejam
menyiapkan pakaian


__ADS_3

mentari masuk kedalam kamar elang dan merpati, terdapat suami istri yang masih terlelap dalam tidur nya.burung berkicau orang orang melakukan tugas nya masing masing.


Merpati mengerjepkan matanya ,mencium aroma tubuh yang wangi dan tidak asing baginya di buka mata cantik itu perlahan terlihat seorang laki laki tampan sedang terlelap dalam tidur nya, ia juga merasakan tangan kekar melingkar di pinggang nya. merpati mengingat kejadian semalam yang dimana ia masih duduk di bawah shower air sambil menangis.


"apa yang terjadi semalam, kenapa sekarang aku berada pelukannya, apa semalam dia yang merawat ku, kenapa? bukanya dia suka melihat ku menderita ". batin Merpati bingung sambil menatap lekat wajah suami nya itu yang selalu menyiksa nya.


merpati melihat pakaian nya yang sudah berganti. " apa apaan ini pakaian ku ganti? apa dia yang menggantikan nya?, apa yang dia lakukan padaku?". merpati memeriksa seluruh tubuhnya. " tidak terjadi apa apa" lanjutnya.


perlahan Merpati mengangkat tangan kekar yang ada di pinggang nya dengan hati hati, lalu beranjak dari ranjang itu menuju kamar mandi, setelah selesai mandi Merpati melihat suami nya yang masih terlelap, Merpati menuju kamar ganti.


10 menit dia menyelesaikan pakaian nya , merpati mendekati suami nya dan disentuh lembut pundak suami nya itu.


Elang yang merasakan tidur nya sedikit terganggu langsung mengerjepkan matanya dan membuka nya perlahan, mata Elang terbuka sempurna dan di lihatnya wajah Merpati yang mungil itu pandangan mereka bertemu sejenak sampai Merpati sedikit menjauh akibat gugup menatap mata elang yang indah itu.


"maaf aku mengganggu tidur mu, ini sudah pukul 7 pagi apa kamu tidak bekerja? ". tanya merpati dengan sangat lembut dia masih merasa bersalah karena tidak mengantarkan makan siang elang kemarin sehingga membuat elang menunggu.


tanpa menjawab Elang langsung beranjak dan masuk kamar mandi, Merpati menarik nafas panjang melihat Elang yang tidak merespon nya sama sekali, Merpati menuju kamar ganti Elang dan langsung menyiapkan pakaian kerja. di pilihlah kemeja putih ,jas bewarna hitam, celana hitam dan dasi berwarna biru dongker. baginya itu sangat cocok dipakai elang hari ini, tak selang berapa lama Elang keluar dengan menggunakan handuk hanya sebatas pinggang dan lutut, tubuh nya yang berotot itu terpampang jelas dengan rambut yang masih basah membuat merpati terdiam melihat nya.

__ADS_1


Elang mendekati Merpati dan berbisik.


"lihat apa sampai tidak berkedip".ucap elang langsung membuat Merpati tersadar.elang berdiri tegap di depan Merpati yang terlihat gugup itu.


"apa kamu masih betah berdiam disini? atau kamu ingin melihat ku berganti pakaian?". ucap elang seakan menggoda Merpati.


"t-tidak tuan , maaf aku lancang masuk kesini aku hanya ingin menyiapkan baju kerja anda, aku hanya ingin menjalankan kewajiban aku sebagai istri mu" ucap merpati langsung pergi, namun langkah nya terhenti.


"jika tuan tidak ingin memakai style yang saya siapkan tidak papa" ucapnya langsung pergi , sedangkan elang hanya menatap punggung Merpati yang semakin menjauh.


*


"dimana Elang?". tanya Omma Alexa kepada merpati.


"Elang lagi ganti omma, kalau begitu biar merpati panggilan Elang supaya dia langsung turun". ucap merpati hendak beranjak dari duduk nya.


namun kegiatannya itu di hentikanlah saat melihat Elang yang sudah jalan menuju meja makan. Merpati menatap Elang dan tanpa sadar bibirnya menunjukkan senyum melihat Elang memakai style yang ia pilihkan tadi.

__ADS_1


Elang langsung duduk di samping Merpati.


"wahh pakaian yang kamu pakai hari ini sangat cocok kak". ucap Daren memuji. " iyakan omma?" lanjut Daren melihat ke arah omma Alexa.


"iya, hari ini kau pintar memilih setelah jas" jawab omma Alexa.


"jadi kemarin kemarin pakaian Elang tidak bagus stylenya?".tanya elang dengan wajah datar nya.


"bukan begitu tapi hari ini kau sangat tampan dari hari sebelumnya ". Merpati ikut angkat suara, elang menatap merpati yang sedang tersenyum itu, seolah terpanah akan senyuman merpati, elang tidak mengalihkan sedikitpun pandangannya itu dari wajah Merpati.


"nah benar tuh" jawab Daren antusias, membuat elang langsung menatap ke arah Daren.


sedangkan Widya, putra dan putri hanya diam tanpa apa niatan untuk ikutan angkat bicara.


"sudahlah sekarang ayo kita makan semua nya kan sudah ada disini " tegas Omma Alexa.


"baik omma " jawab mereka serempak, dan langsung mengambil nasi lauk pauk yang mereka ingin makan.

__ADS_1


like.komen.vote.gift dsn jangan lupa rate bintang 5 ya pay pay


__ADS_2