Cinta untuk tuan muda kejam

Cinta untuk tuan muda kejam
perbincangan Widya dan Alexa


__ADS_3

Elang dan Merpati duduk di kursi yang ada di sebelah pojok kanan, menu utama yang ada di restoran itupun di keluarkan semua. Elang dan Merpati melangsungkan makan mereka sesekali Elang berucap manja ingin di suapi oleh Merpati.


di kediaman Elang.


omma Alexa sedang duduk di ruang baca miliknya sambil memantau kerjaan nya yang ada di Prancis.


Widya mendekati omma Alexa dan duduk di kursi yang ada di hadapannya. omma yang melihat Widya duduk di depan nya diam tak bergeming.


"omma" ucap Widya ,hanya di balas deheman oleh omma Alexa.


"omma kenapa Omma menerima Merpati dan adik nya disini?. kenapa omma merestui hubungan mereka?". ucap Widya dengan tatapan serius.


omma Alexa menarik nafas panjang " memangnya kenapa? ada yang salah? terserah ku mau menerima siapa saja disini, dan kamu siapa? hingga berani mengucapkan itu padaku!".


"aku tante nya Elang omma , aku.." ucapan Widya langsung dipotong oleh omma Alexa.


"Tante tiri !." ucap omma Alexa langsung membuat Widya diam tak bergeming.


"ingat ya Widya kamu hanya seorang gelandangan yang di pungut oleh aksa jadi jangan berani beraninya kamu mengatur rumah ini, seandainya Elang tidak menyayangi mu aku pasti sudah mencampakkan mu dari sini dan kamu jangan kira aku tidak tau dengan semua tingkah mu disini aku tau segalanya kamu hanya ingin hidup mewah dari hasil keringat Elang kamu lll tidak begitu menyayanginya kamu sungguh pintar memainkan drama Widya, nanti ada saat nya aku akan membongkar semua kejahatan mu itu". ucap Alexa dengan penuh penekanan dan langsung beranjak dari duduk nya.


"omma! " ucap Widya membuat Alexa menghentikan langkahnya.


"aku tidak akan membiarkan omma melakukan itu". ucap Widya langsung mendekati Alexa dan mendorongnya dengan sangat kuat.

__ADS_1


omma Alexa langsung tumbang ke lantai saat kepalanya


terpentok meja yang ada di ruangan itu akibat dorongan keras dari Widya.


Widya sangat panik atas kejadian itu dia meninggal Alexa di ruang baca sendiri dan bersikap tidak terjadi apa apa. Widya berjalan dengan perasaan yang tidak karuan ketakutan menyelimuti nya saat ini bagaimana jika elang tau masalah ini pikirnya.


"aku tidak sengaja iya aku tidak sengaja, aku kebawa emosi tadi aku tidak ada niatan untuk melakukannya, bagaimana ini jika tua bangka itu mengadu semua ke Elang bisa mati aku". ucap Widya yang mondar mandir di dalam kamar nya.


sedangkan di posisi Daren.


setelah selesai melaksanakan makan siang nya ia kembali ke ruangan nya namun hatinya tidak tenang dan terus saja gelisah memikirkan omma Alexa, berkali kali Daren menelpon omma namun tidak ada jawaban sama sekali, pikiran nya makin gelisah ia mengambil kunci mobil kantor karena mobil yang ia bawa di pakai oleh Elang untuk mengajak makan siang Merpati katanya tadi.


Daren keluar dari ruangan sangat tergesa gesa , ia bahkan melewati beberapa rekan kerja nya yang menyapa nya ia juga melewati Della tanpa menyapa membuat Della mengernyitkan dahinya.


Daren memasuki mobil dan melajukanya dengan kecepatan tinggi pikirannya saat ini hanya ingin cepat sampai dan menemui omma alexa. tak butuh waktu lama kini Daren sudah memasuki halaman rumah besar milik Elang. Widya yang mendengar suara mobil langsung melihat nya dari balkon, terlihat Daren keluar dari mobil dengan tergesa-gesa.


"Daren sudah pulang?. bagaimana ini jika dia menemui tua bangka itu". pikirnya makin tidak tenang.


Daren memasuki rumah dan menyapa bi mirna yang sedang membersihkan pajangan yang ada di ruang keluarga.


"siang mbok" sapa Daren .


"siang tuan muda Daren". sapa mbok Darmi juga membungkuk setengah badan nya memberi hormat.

__ADS_1


"mbok. apa mbok darmi lihat omma?".


"tidak tuan, saya dari tadi tidak melihat nyonya Alexa keluar mungkin dia sedang ada di ruang baca seperti biasanya ". ucap mbok marni


tanpa kata kata Daren langsung berlari menaiki tangga menuju ruang baca Alexa , mbok Marni yang melihat bingung atas tingkah Daren.


Daren langsung masuk ke ruang baca dan memanggil Alexa namun tidak ada sautan sama sekali.


Daren berjalan ke arah kanan dari pintu masuk betapa terkejutnya Daren saat melihat Alexa yang sudah terkapar di lantai, ia langsung mendekati Alexa dan menumpukan kepala Alexa di paha nya.


"omma, omma kenapa omma?, bangun omma" Daren menepuk nepuk pipi Alexa, namun tidak ada sahutan sama sekali dari Alexa.


tanpa pikir panjang Daren langsung menggendong Alexa menuju mobil nya. sesampainya di bawah langkah Daren terhenti saat mbok Darmi memanggil nya.


"tuan muda Daren! apa yang terjadi sama nyonya Alexa?". tanya mbok Marni dengan panik.


"aku tidak tau mbok, ini aku mau bawa omma ke rumah sakit ". jawab Daren.


"ya sudah hati hati tuan".


Daren langsung keluar rumah mbok marni yang mengikuti Daren langsung membuka pintu mobil.


Daren langsung menjalankan mobil dnegan kecepatan yang tinggi akibat rasa panik nya itu.

__ADS_1


like.komen.gift.vote. rate bintang 5 mkasih pay pay


__ADS_2