
Elang berbaring di sofa panjang yang ada di kamar nya sambil memejamkan mata untuk menghilangi beban di pikiran nya, Merpati sedikit ragu mendekati elang dan berjongkok di depan sofa.
elang membuka matanya dan melirik ke samping dan melihat Merpati sedang memandangnya, elang beranjak dari tidurnya dan menyuruh Merpati duduk di samping nya Merpati pun hanya menuruti perintah suaminya itu.
"maaf aku lancang Tuan, ada apa dengan mu?, aku perhatian sejak kamu pulang kantor wajahmu terlihat lesu padahal di kantor kamu terlihat bersemangat dan antusias, apa ada masalah? ceritalah padaku sapa tau aku bisa memberi mu solusi atau meringankan beban mu". ucap Merpati sedangkan Elang hanya diam tak bergeming, Merpati hanya tersenyum "jika tidak ingin cerita tidak apa aku harap masalahmu cepat selesai" lanjutnya.
tiba tiba Elang menumpukan kepalanya di bahu Merpati, sontak kelakuan Elang membuat Merpati diam seribu bahasa, tiba tiba tangan nya terangkat untuk memeluk Elang, Elang pun tak menolak dengan pelukan itu. "nyaman" itu lah yang ada dan hatinya.
Merpati membiarkan Elang menumpukan Kepala nya di pundak Merpati sampai Elang merasa puas.
jika memang orang tua gadis ini tidak terlibat bagaimana?, aku telah salah sasaran, gadis lugu dan baik hati seperti nya sudah ku siksa atas kesalahan yang ia tidak perbuat bahkan mungkin ia tidak tau" batin Elang penuh ambigu dipikirannya.
elang kembali mengingat vidio yang di putar oleh putra tadi siang.
"bagaimana pendapat mu? , coba kamu lihat baik baik vidio itu disitu terlihat mobil tuan aksa melaju dengan kecepatan tinggi, di pertigaan jalan ada mobil truk yang melintas dan mobil tuan aksa langsung membanting setir ke arah jurang".
" jadi.. maksud dari vidio ini? "
__ADS_1
"yang aku simpulkan dari vidio ini adalah terlihat mobil itu masuk ke jurang bukan karena sengaja tapi karena menghindari mobil truk yang melintas" jelas putra .
"dan kamu mendapatkan vidio ini dari mana? " tanya elang matanya yang merah menahan tangisannya melihat kecelakaan yang orang tuanya alami.
" aku mendapatkannya di CCTV yang ada di pohon besar yang ada di depan rumah tua tepat di sebrang jalan tempat kejadian tuan aksa kecelakaan, aku tadi kembali menyelidiki tempat tuan aksa kecelakaan karena terik panas yang menyengat aku berteduh di bawah pohon besar dan aku tidak sengaja melihat CCTV tersembunyi di salah satu dahan aku mengikuti alur CCTV itu dan memberi sodokan kepada orang yang mempunyai CCTV itu agar aku bisa melihat kecelakaan yang di alami tuan aksa 10 tahun yang lalu, tapi sayang aku hanya mendapat vidio ini saja" jelas putra dengan sangat detail.
"aku hanya takut kamu salah sasaran atas balas dendam mu, aku hanya tidak ingin kamu menyiksa seseorang yang tidak bersalah" lanjut putra lagi.
Elang mengangkat kepala nya yang ada di bahu Merpati, Merpati pun hanya menatap nanar suami nya itu.
"jika selama ini kamu merasa tersiksa disini kamu bisa pergi dan aku tidak akan menggangu mu lagi" ucap elang tataan mengarah ke depan, sontak kata kata itu membuat Merpati terkejut.
"tidak!, aku hanya ingin memberi kebebasan terhadap mu dan sekarang aku ijinkan kamu untuk pergi dari penderitaan ini bukankah itu yang kamu mau selama ini kan? , maaf selama ini aku hanya bisa berbuat kasar padamu " ucap Elang beranjak dari duduk nya dan melangkah pergi.
Merpati langsung ikut beranjak dari duduk nya dan mengikuti elang, grep.... tiba tiba Merpati memeluk elang dari belakang.
"aku sudah menerima takdir ini, aku juga sudah siap menjadi bahan balas dendam mu jika itu membuat kamu tidak membenci kedua orang tua ku lagi, jadi aku mohon tolong jangan ucapkan kata perpisahan dalam hubungan rumah tangga kita, jujur aku nyaman dengan sikap mu berapa hari ini padaku, aku mohon jadilah malaikat dalam hidup ku aku akan Berjanji akan menjadi istri yang baik untukmu menyayangimu, mencintaimu akan aku lakukan semua itu" ucap Merpati tangis nya pecah mengucapkan kata kata itu.
__ADS_1
Elang melepas pelukan Merpati dan membalikkan tubuh nya menghadap Merpati. Elang menangkup kedua pipi Merpati dengan tangan nya.
"aku merasa bersalah padamu yang telah menyiksa mu, maafkan aku atas semua yang aku lakukan padamu, jika memang itu mau mu aku akan berusaha merubah sikap ku padamu, maafkan aku sekali lagi yang sudah menjadi suami yang buruk bagimu memang benar katamu seoarang suami seharusnya menjadi malaikat untuk seorang istri, malam ini aku meminta padamu untuk memberikan kesempatan padaku menjadi suami yang baik untukmu". ucap Elang langsung memeluk tubuh mungil Merpati, Merpati menangis tersedu sedu terharu dengan ucapan Elang tanpa sadar Elang pun menitikkan air mata nya.
elang membiarkan istri nya menangis didalam pelukannya sampai istri nya puas, 15 menit berlalu Merpati melonggarkan pelukan nya dan menatap mata Elang dangan mata yang sembab.
" apakah omongan mu bisa aku pegang tuan? " tanya Merpati dengan lirih.
" aku buktikan bahwa omongan ku bisa kamu pegang, dan aku janji akan hal itu" ucap elang menyakinkan.
" dan satu hal lagi sekarang jangan panggil aku tuan mulai saat ini, mari kita memulai kehidupan yang baru layaknya suami istri yang bahagia" lanjut Elang.
"lalu aku harus panggil kamu apa? " tanya Merpati dengan tersedu sedu akibat menangis tadi.
Elang mendekati bibir nya kedaun telinga Merpati, sayang boleh atau suamiku juga boleh seperti yang sering kamu ucapkan didepan omma" jawab nya tanpa sadar senyuman terukir di bibir tipis elang.
"baiklah suami ku" ucap Merpati tersenyum mengucapkan kata itu.
__ADS_1
Elang menatap Merpati nanar tangan nya terangkat menghapus sisa air mata yang ada di wajah Merpati, kemudian dia beralih menatap bibir pink milik Merpati dan tanpa sadar Elang menyatukan bibir nya dan bibir Merpati.
like. komen. vote. gift. dan beri bintang 5 mkasih pay pay.