
Widya duduk di hadapan Elang sambil menunduk dan Elang menatap Widya dengan tajam. Elang menyuruh Daren untuk membuka file yang ada pada flashdisk itu , terdapat 3 buah flashdisk di dalam kotak itu 2 berwarna putih dan 1 berwarna hitam.
pertama Daren membuka file yang ada pada flashdisk berwarna putih , file tersebut menampilkan sebuah vidio sekitar 5 menit yang menampilkan Widya masuk ke ruang baca sampai ia mendorong Alexa hingga tidak sadarkan diri dan meninggalkan Alexa yang terkapar di lantai begitu saja.
flashdisk ke dua di sana terlihat mobil sedan berwarna hitam sedang menghantam sebuah mobil berwarna putih hingga menabrak pembatas jalan , dan terlihat Widya membuka mobil korban dan mengambil kamera di dalam mobil itu dan di sana terdapat 2 file .1 file lagi memperlihatkan segerombolan laki laki mendorong mobil itu sampai turun ke jurang.
file ke 3 disana terlihat mama Elang , papa Elang dan juga Widya sedang berbincang namun tiba tiba Widya langsung merebut setir dari arah belakang membuat papa Elang tidak bisa mengontrol jalan hingga sebuah motor melintas dan papa Elang terpaksa membanting setir hingga menabrak sebuah pohon besar yang berada di pinggir jalan.
luka yang mereka alami tidak parah namun Widya langsung keluar tanpa memperdulikan kedua orang tua Elang hingga tiba tiba seorang laki laki yang tak lain adalah Mahesa memasuki mobil dan membawa papa Elang masuk ke bangku penumpang dan Mahesa menggantikan posisi papa Elang di kursi pengemudi posisi mobil tidak terlalu parah sehingga Mahesa berani mengemudi mobil itu untuk menuju rumah sakit dan belum sempat mereka sampai rumah sakit ada sebuah mobil yang menghantam mobil dari samping sehingga membuat mahesa kehilangan kendali dan terjun ke dalam jurang .
hal yang sama seperti kecelakaan papa Elang dan juga Mahesa yaitu mobil sama sama di hantam dari samping .
saat mereka masih seksama melihat vidio itu Putra tiba tiba datang dengan membawa berkas dan sebuah laptop yang ada di tangan nya ,sebuah vidio yang Elang lihat saat berada di gudang ke amanan di setel kembali oleh Putra.
Putra pun langsung membuka suara " ini adalah Vidio kecelakaan papa mu disana terlihat seorang wanita keluar dari mobil papa kamu setelah kecelakaan lalu kita bandingkan wanita ini dengan vidio yang ada di laptop kamu , disana Widya menggunakan baju berwarna loreng hijau dan celana Levis berwarna biru disini juga pakaian wanita sama jadi bisa kita simpulkan bahwa yang menyebabkan kedua orang tua kamu meninggal itu adalah Widya, dan satu lagi aku menemukan sebuah Vidio yang memperlihatkan Widya yang mengemudi mobil dan menghantam mobil samping milik papa mu".jelas Putra dengan detail.
" dan satu lagi bukan kamu yang menyebabkan kedua orang tau Merpati meninggal tetapi Widya lah yang menyebabkan nya karena Widya takut sewaktu waktu Mahesa akan membongkar penghianatan Widya , karena Mahesa tau bahwa Widya yang menyebabkan kecelakaan kedua orang tua mu.
__ADS_1
memang benar kamu di bantu oleh Widya memutuskan kabel rem mobil mahesa. namun saat omma melihat itu omma langsung menyuruh mahesa menggunakan mobil omma dengan beralasan omma ingin menggunakan mobil Mahesa dan mobil Mahesa omma suruh bengkel untuk membenarkan rem mobil mahesa , namun sayang seperti nya Widya tau jika Mahesa bertukar mobil dengan omma hingga ia mendapatkan sebuah ide yang gila . Mahesa adalah rekan bisnis omma Alexa yang sangat bijaksana oleh karena itu saat omma tau kamu menikahi anak Mahesa hanya untuk balas dendam omma marah , omma telah menyimpan rahasia ini sejak lama tapi omma belum menemukan bukti yang kuat untuk membuka semua kebusukan Widya di tambah kamu terlalu percaya dengan Widya hingga selalu membela nya tanpa mendengar pembicaraan orang lain , kamu selalu menganggap Widya yang paling benar ". kini omma membuka suara.
tangan Elang sudah terkepal kuat sedari tadi menahan amarah yang sangat mendalam kepada Widya mata nya sudah memerah menahan tangis saat melihat kecelakaan tragis yang di alami oleh kedua orang tua nya , ditambah saat dia tau yang membunuh kedua orang tua nya adalah Widya seorang yang selalu ia bela dan ia sayangi.
Elang menghentakkan tangan nya di atas meja kaca dengan kuat sehingga membuat meja kaca itu pecah , semua orang terkejut melihat itu apalagi dengan Widya yang langsung gemetar dengan perlakuan Elang.
Elang beranjak dari duduk nya dan langsung menarik tangan Widya kasar tanpa beraba aba Elang langsung mencek*k leher Widya dengan sangat kuat.
"kenapa kamu melakukan itu ha? kenapa kamu membunuh orang orang yang aku sayangi ? apa salah mereka kepadamu ha? ". Elang benar benar sudah tidak bisa menahan amarahnya.
"e-elang l-lepaskan aku bisa jelaskan ". Widya menangis sambil menarik tangan Elang beharap tangan itu terlepas dari leher nya
"kak lepas kamu bisa membunuh nya". Daren berusaha melepas cengkraman itu.
"Elang lepas jangan sampai kamu membunuhnya biarkan pihak berwajib yang memberikan dia hukuman yang pantas untuk nya". ucap Putra.
dengan usaha mereka berdua bisa membuat Elang melepaskan cengkeraman itu , Elang tertidur di lantai sambil menangis.
__ADS_1
"hiks... hiks... mama papa maafkan Elang tidak bisa menjaga kalian, mama papa ". ucap Elang sambil terisak.
Alexa mendekati Elang yang sedang menangis histeris , Alexa mengangkat tubuh Elang dan memeluk nya dengan erat Elang pun membalas pelukan itu.
"omma , Elang benci wanita itu hiks...hiks... maafkan Elang yang tidak mendengarkan apa yang kalian katakan ".
Alexa menghapus air matanya yang menetes ke pipi nya ,
" sudahlah semua sudah terjadi jangan kamu sesali lagi yang terpenting sekarang kita tau siapa yang melakukan nya dan tidak ada dendam maupun salah paham yang terjadi "
"aku sudah salah menuduh ayah Merpati yang menyebabkan mama dan papa meninggal bahkan Elang sempat membantu wanita itu untuk membantu membunuh tuan Mahesa Elang bodoh omma Elang bodoh hanya karena hasutan hati Elang jadi kotor hiks...hiks..."Elang menepuk nepuk dada Elang yang terasa sakit hingga akhirnya Elang tidak sadarkan diri dan Daren langsung membawa Elang Kerumah sakit di ikuti oleh Alexa di belakang nya sedangkan Putra mengurus Widya ke kantor polisi dengan bukti bukti yang Putra bawa.
2 hari kemudian Elang diizinkan pulang ke rumah saat setelah 2 hari Elang mendapatkan perawatan intensif karena tubuh nya yang demam tinggi di tambah dokter berbicara mengenai Elang dan menyatakan bahwa Elang sedang Trauma berat.
sesampainya di rumah Elang duduk di kursi yang ada di ruang keluarga dengan tatapan kosong, Putra yang melihat Elang sudah pulang langsung menghampiri Elang.
"Widya saat ini sudah berada di kantor polisi dan para polisi langsung menindak lanjuti kasus pembunuh ini ". ucap Putra memberi tau.
__ADS_1
like.komen , vote, gift, rate bintang 5 makasih pay pay