
Merpati memasuki kamar nya dengan Elang setelah menidurkan Alexa di kamar nya. Merpati melihat Elang yang sedang duduk melamun sambil menumpukan kepalanya di atas tangan nya. perlahan Merpati mendekati Elang dan duduk di sebelah nya, Elang langsung menoleh ke arah Merpati saat ia merasakan ada seorang yang duduk di samping nya.
"suami ku, kamu kenapa? ada masalah di kantor? sampai sampai kamu melamun seperti tadi?". ucap Merpati dengan menggenggam tangan Elang sehingga Elang merasa nyaman dengan sentuhan itu.
Elang tersenyum " tidak ada sayang aku hanya rindu saja dengan mu". ucap nya langsung bergelayut manja dengan Merpati .
"aku juga sangat merindukanmu satu bulan ini kamu terlalu sibuk dengan urusan mu sampai sampai aku mencari kesibukan ku sendiri agar aku tidak merasa tersakiti karena kamu terlalu sibuk dengan urusan mu". ucap Merpati.
Elang menatap lekat wajah Merpati, " aku sibuk bukan karena aku melupakan mu aku sungguh sangat merindukanmu tapi saat aku pulang kamu sangat sibuk mengurus omma setelah kamu selesai merawat omma aku pasti sudah tidur karena lelah pagi pagi aku sudah berangkat sehingga kita tidak ada waktu untuk berdua". ucap Elang lirih.
"maaf jika aku terlalu sibuk dengan omma dan aku sering lalai menjadi istri mu". ucap Merpati seketika langsung menunduk merasa bersalah.
Elang mengangkat dagu Merpati agar melihat ke arah nya.
"hei aku juga minta maaf karena sudah terlalu sibuk dengan urusan ku sampai melupakan istriku yang cantik ini". ucap Elang membuat Merpati tersenyum salting.
Elang menatap jam yang ada di dinding kamar itu.
"sudah pukul 10 malam waktunya untuk kita tidur . malam ini mau di kelon manja pokoknya sama istri ku ini". ucap Elang sambil menoel pipi Merpati.
"aghh baiklah suamiku akan ku turuti". ucap Merpati dengan senyum nya.
tanpa aba aba Elang langsung menggendong Merpati ala bridal style sehingga membuat Merpati terkejut dan langsung mengalungkan lengan nya ke leher Elang.
__ADS_1
"suami ku aku bisa berjalan sendiri".
"diam lah sudah ku katakan aku ingin bermanja dengan mu". ucap Elang membuat Merpati bungkam.
Elang meletakkan Merpati di atas ranjang dengan sangat hati hati dan Elang pun langsung ikut tidur di samping Merpati.
Elang memeluk istrinya itu dengan penuh kasih sayang.
"sebelum tidur aku ingin kiss dari mu". ucap Elang membuat Merpati mengernyit , merpati benar benar tidak tau apa yang di maksud kiss atau permen kiss yang Elang maksud? tapi kenapa malam malam seperti ini dia mau permen kiss? bukanya dia kurang suka dengan makanan manis? . pikir Merpati tak mengerti yang diinginkan Elang.
"eee suami ku ini sudah malam besok kita cari kiss di Alfamart ya". ucap Merpati dengan polos, sedangkan Elang langsung terbelalak menatap Merpati.
"Alfamart kenapa kita harus kesana aku hanya minta kiss dari mu kenapa harus ke Alfamart?". tanya Elang bingung.
"kenapa kamu tertawa apa ada yang lucu?" Merpati menatap bingung suaminya itu.
"haha aku tertawa karena kamu yang terlalu polos sayang, bukan permen kiss yang aku maksud tapi kiss cium yang aku maksud. ya ampun sayang begitu saja kamu tidak tau sih kamu hidup di jaman apa sampai kata kata modern saja tidak tau ya ampun". ucap Elang terus terbahak bahak.
"maaf aku benar benar tidak tau dengan kata kata seperti itu, aku tau memang aku ketinggalan zaman saat ini".ucap Merpati seketika raut wajah nya berubah sedih.
Elang yang menyadari raut wajah istrinya berubah langsung berhenti tertawa . " sayang kenapa kamu menjadi sedih? apa aku salah bicara? maaf aku tidak maksud untuk mengatai mu". Elang merasa bersalah kepada istrinya itu.
"tidak, kamu tidak ada yang salah apa yang kamu katakan memang benar adanya , seharusnya kau menikah dengan gadis yang sebanding dengan mu tidak seperti ku yang hanya gadis lulusan SMA , gadis lugu, dan tidak tau apa apa bahkan sosial media pun aku tidak tau". ucap Merpati .
__ADS_1
"hei kamu bicara apa sih ? jangan bicara seperti itu aku tidak suka ! karena sikap mu yang lugu itulah membuat aku jatuh cinta dan tertarik padamu , tidak akan ada yang bisa menggantikan kamu di hatiku ". ucap Elang memandang lekat istri nya itu.
mata Merpati sudah dipenuhi dengan air mata kini air mata itu sudah mengalir ke pipi halus Merpati . " aku juga sudah mencintai mu tidak akan ada yang bisa menggantikan posisi mu". ucap Merpati, Elang langsung mengusap air mata yang mengalir ke pipi mulus Merpati.
"jangan menangis sayang. aku tidak mau membuat air matamu jatuh kembali".
"baiklah".
"oh ya sebelumnya maaf jika aku lancang , aku ingin bertanya dengan mu tentang kehidupan mu dulu sebelum menikah dengan ku. jika kamu tidak ingin cerita tidak apa aku tidak akan marah".
"aku akan ceritakan kamu sekarang sudah menjadi suamiku jadi wajar jika kamu ingin tau kehidupan ku dulu". ucap Merpati dengan senyum manis nya.
" sebelum kedua orang tua ku meninggal kehidupan ku sangat lah bahagia , kedua orang tuaku menyayangi ku dan mengasihi ku dan menjagaku layaknya seorang putri raja, namun semua kehidupan itu seketika berubah saat kedua orang tua ku meninggal. terpaksa aku harus tinggal bersama adik tiri ayah kehidupan ku berubah drastis Tante selalu memarahiku dan hanya menjadikan aku pembantu di rumah ku sendiri bahkan untuk melanjutkan kuliah pun aku tidak di izinkan semua kebutuhan ku tidak dipenuhi semua harta ayah telah di ambil semua oleh Tante salma hingga akhirnya aku di paksa menikah hari itu". ucap Merpati dengan kesal , masalalu nya dulu bersama salma kini memutari otak nya marah, kecewa itu yang Merpati terus kepada Salma.
"kalau aku boleh tau kedua orang tua mu meninggal karena apa?". Elang sedikit hati hati bertanya karena takut menyinggung perasaan Merpati.
"kedua orang tua ku meninggal karena kecelakaan 9 tahun yang lalu aku kurang jelas apa sebab nya tapi penyelidikan polisi menyatakan rem mobil ayah blong padahal mobil ayah tak pernah lupa servis setiap bulannya"
Elang yang mendengar cerita istri nya itu Tanpa sadar air matanya mengalir ke pipi mulus miliknya, Merpati yang menyadari Elang menangis langsung menghapus air mata Elang.
"suamiku kenapa kamu menangis? sudahlah jangan menangis aku tidak mau melihat kamu menangis". ucap Merpati mengelus lembut pipi Elang.
"tidak ada aku hanya sedih saja dengan kisah mu, ya sudah ayo kita tidur saja". ucap Elang langsung memeluk dan menciumi setiap inti wajahnya istrinya dan tak lupa Merpati membalas pelukan dan ciuman itu.
__ADS_1
Elang menangis dalam diam. dadanya terasa sesak mendengar cerita sang istri . selama ini dia sudah merenggut kebahagiaan anak gadis yang lugu dan tidak tau apa apa dengan mencelakai kedua orang tuanya akibat dendam yang membara di hatinya saat itu.