Cinta untuk tuan muda kejam

Cinta untuk tuan muda kejam
SUAPI AKU! .


__ADS_3

di kantor elang.


jam sudah menunjukkan jam istirahat. della yang kesepian tidak ada merpati langsung menuju kantin sendiri, dia menjadi tidak semangat hari ini ,merpati kemana? bukannya dia sudah berjanji tidak mengundurkan diri dan tetap berada disini, kenapa sekarang dia malah tidak berkerja dan kedudukannya digantikan oleh adik Presdir elang. pikir della yang terus saja bertanya tanya dalam hatinya.


tanpa disadari sedari tadi ada seseorang yang memperhatikan della yaitu daren. melihat della pergi daren langsung mengikuti langkah kaki della.


della duduk di tempat biasa nya di pojok sudut kanan. tanpa ragu daren langsung duduk di depan nya.


"siang".sapa daren dengan senyuman.


" tuan".jawab della kik kuk. bagaimana tidak umur della lebih dewasa dari daren dan sekarang dia harus memanggilnya tuan, kalau bukan karna dia adik nya presidir pasti sudah di panggil nama seperti karyawan yang lain.


"emm jangan bapak dong mbak della emang saya setua itu".ucap daren dengan cemberut.


" lalu saya panggil apa?, presdir? seperti saya memanggil presdir elang? ". tanya nya dengan ketus.


" ya kalau bisa panggil sayang boleh ".jawab daren dengan sedikit tertawa kecil.


" maaf saya tidak bisa saya panggil anda dengan presdir saja".ucap della fokus pada makan nya tanpa menatap Daren sedikit pun.


"kalau boleh saya tau, kenapa presdir duduk disini, disana kan banyak bangku kosong".lanjut nya masih fokus pada makannya, jujur Della sedikit risih duduk berdua dengan laki laki yang baru saja ia kenal, jangankan yang baru kenal yang sudah kenal lama saja Della sedikit enggan untuk duduk berdua, banyak laki laki yang suka kepada della tapi dia selalu anggap acuh dan tidak peduli.


" kan saya mau deket sama mbak della boleh kan? ".ucap daren balik tanya.


" tapi kan... "belum sempat della melanjutkan ucapan nya daren langsung memotong nya..


" syutttt...." daren meletakkan jari telunjuknya di depan bibir della. della pun sontak menjauhkan bibir nya dari jari telunjuk Daren. "eee maaf mbak " daren langsung menarik jari telunjuknya.


"udah deh mbak jangan ngomong terus laper nih mending kita makan aja ya".daren menarik telunjuknya dan langsung memesan makanan.


tak butuh waktu lama makanan yang di pesan pun datang mereka langsung makan dengan seksama. della sesekali melirik daren yang sedang makan ada 1 hal yang ingin ia tanyakan tapi ia ragu untuk mengatakan nya dan mengurungkan niat nya untuk bertanya.

__ADS_1


"hoi.. mbak!".seru daren membuat della terkejut. " kamu kenapa mandangin saya begitu?, saya tau saya tampan tapi mbak, seharian mbak pandangi wajah saya mbak nggak akan kenyang".lanjut nya lagi.


"eghh presdir jangan PD ya sebenarnya saya mau tanya sama anda, bukan nya mau mandangin wajah anda" ucap della dengan kesal.


"mau tanya apa sih mbak sampai ragu begitu?". jawab nya dengan senyum menggoda membuat Della geli sendiri liat nya


" enggak saya tanya kamu kan sekarang sekretaris nya presdir elang nah terus merpati gimana apa di pecat, saya tanya begini sapa tau kamu tau kan ".


" oowh sekarang dia kerja tempat omma".jawab elang sambil menyeruput jus yang ia pesan tadi.


"omma? ". tanya della yang benar tidak tau omma siapa yang Daren maksud.


" iyah dia kerja di butik omma alexa sekarang ".


" Oowh begitu". jawab della sambil mengangguk paham .


sebenarnya sedekat apa sih keluarga elang dengan merpati jadi penasaran deh apa aku cari tau aja sendiri ya".batin della.


elang berdiri dan merentang kan tangan nya ke atas seraya menghilangkan lelah di tubuh nya.


ia duduk di sofa yang ada di ruangannya sambil menatap jam yang ada di dinding.


"udah istirahat ternyata pantesan daren keluar ruangan".ucap elang mengambil nafas dan mengeluarkan nya lewat mulut.


" sepi banget rasanya enggak ada cewe resek itu enggak bisa ngerjain dia enggak bisa marah marahin dia, dunia ku kenapa sepi lagi sih".ucap elang menatap kursi kosong yang kemarin menjadi tempat kerja merpati.


...tok.. tok.. tok.....


tiba tiba pintu terketuk membuat elang kembali duduk tegak.


"masuk".perintah elang dari dalam ruangan.

__ADS_1


seorang wanita masuk dengan wadah bekal berwarna hijau di tangan nya siapa lagi kalau bukan merpati.


" kamu! ".seru elang.


" maaf presdir jika menganggu waktu anda, saya kemari di suruh oma untuk mengantarkan makan siang anda".ucap merpati berjalan menuju meja kerja elang dan meletakkan bekal nya.


"kalau begitu saya permisi dulu presdir".lanjut merpati.


saat merpati hendak pergi elang memanggil nya membuat langkah merpati terhenti.


" tunggu!! ".


merpati membalikkan tubuh nya menghadap elang. " ada apa presdir? apa masih ada yang di butuhkan? ".


" masih, kemari !, ambil bekal itu".perintah elang.


merpati mengikuti apa yang di katakan elang.


"duduk disini".elang menepuk nepuk sofa di samping nya, merpati pun hanya menuruti perkataan elang " buka bekal itu suapi aku".


mata merpati langsung terbelalak mendengar perintah elang. "emm presdir s-saya masih ada urusan di butik anda makan sendiri saja".ucap merpati beranjak dari duduk nya namun di tahan lagi oleh elang.


" suapi aku sekarang!!! ".ucap nya dengan mata yang melotot dan suara yang tegas.


" baiklah presdir ".jawab merpati pasrah.


dengan terpaksa merpati menyuapi elang dengan hati hati layaknya menyuapi seorang bayi.


dasar anak kecil pantes saja sikap nya seperti orang gila sudah besar saja masih manja cih".batin merpati.


like. komen. dan vote jika kalian suka.

__ADS_1


__ADS_2