
"ibu dapet uang dari mana?". tanya putri heran karna selama ini ia tau bagaimana keuangan keluarga mereka untuk membeli beras dan sayuran saja susah apalagi mau beli mobil dan sewa pembantu.
" itu eggh tante sama om kamu ninggalin uang angsuran sayang".ucap salma berbohong, ia tau putri pasti akan mengamuk jika ia tau uang itu hasil menjual merpati.
"Mbak merpati ke mana buk?, aku tidak melihat nya biasanya dia selalu menghampiri ku kalau pulang ngampus apa sekarang mbak merpati udah dapat pekerjaan?".
" Itu dia ibu enggak tau kayaknya dia bosan kali hidup sama kita yang susah".tutur salma.
"Masa sih buk? mbak merpati itu enggak kaya gitu ibu jangan asal bicara buk dosa loh".jelas putri.
" Hii ya sudah kalau tidak percaya".
Di sisi merpati ia bingung mau melakukan apa di rumah sebesar ini semua pekerjaan sudah di pegang oleh pelayan pelayan yang lain.dan akhirnya merpati memutuskan untuk pergi ke dapur , saat merpati hendak ke dapur salah satu dari pelayan di rumah itu memanggil merpati sehingga membuat langkah nya terhenti.
"Mbok marni ada apa? ".tanya merpati.
" Itu neng kamu di panggil sama tuan suruh ke kamar nya, itu kamar nya di atas sana".ucap mbok marni sambil menunjuk salah satu ruangan.
"Oowh iyah mbok kalau begitu merpati permisi dulu yah".Merpati langsung menaiki tangga merpati mengetuk pintu dan terdengar suara dari dalam " Masuk" Dengan ragu ia memasuki kamar elang.Kamar serba hitam dan banyak voto sepasang kekasih di tembok ruangan elang kamar nya begitu bau apek dan berantakan sehingga membuat merpati jijik memasuki nya.
pembantu banyak tapi kamar seperti kapal pecah."batin merpati.
Ia melihat sekeliling yang tidak ada orang ia bingung siapa yang menjawab nya tadi. Mata merpati terus memperhatikan sekeliling kamar elang. Cklek... Seorang laki laki hanya menggunakan handuk dari pinggang sampai lutut dengan rambut nya yang basah dan otot otot yang terlihat sempurna membuat melati di buat bengong oleh tubuh kekar elang.
"Siapkan saya baju!".ucap elang tegae membuat merpati buyar dari diam nya.
Merpati sempat kebingungan 2 lemari berukuran besar berjejer di sudut ruangan.
" Tuan pakaian anda ada di mana di sini ada 2 lemari besar besar membuat saya bingung".jelas merpati.
Elang langsung mendekati merpati.
"heh gadis bodoh kamu buta ha ini sudah ada tulisan nya dasar gadis bodoh tidak berguna".ucap elang mendorong tubuh kecil merpati.Mendapat dorongan dari elang membuat tubuh nya melayang kebelakang dan tidak sengaja menyenggol voto yang di pajang di atas meja tepat di samping lemari.Elang yang melihat voto itu terjatuh langsung melotot ke arah merpati dengan sorotan yang begitu tajam.
"Maaf, m-maaf tuan saya tidak sengaja sungguh tuan".ucap merpati gugup.
__ADS_1
" Maaf! Maaf kata mu hah seenak nya saja kamu minta maaf hah".ucap elang langsung menampar pipi mulus merpati.
Selain di tampar elang menarik tubuh kecil merpati sampai mentok ke tembok, elang mencengkram kuat pundak merpati membuat merpati kesakitan.
"Ahhh tuan sakit maaf tuan saya tidak sengaja hiks...". ringis merpati berharap elang akan melepaskan nya ,namun elang malah semakin kuat mencengkram pundak merpati .
" Kamu tidak tau hah itu voto orang tua saya dan kamu seenak nya pecahin!".ucap elang langsung menonjok tembok dengan tangan nya membuat merpati tambah ketakutan.
Walau sudah biasa mendapat perlakuan kasar dan bentakan dari tante nya namun merpati tidak pernah merasakan kekerasan seperti ini.
Putra yang kebetulan baru pulang dari urusan nya melihat para pelayan mengumpul di bawah tangga membuat putra bingung apa yang sebenarnya terjadi.Putra langsung mendekati para pelayan dan terdengar suara teriakan seorang wanita seperti orang kesakitan.
"Heh sudah bubar bubar ngapain kumpul di sini lakukan tugas kalian masing masing".ucap elang pada maid yang sedang berkumpul.
Mendapat penegasan dari putra para pelayan langsung pergi dari tangga itu.
" Ya allah kasian gadis itu, di apa-in ya sama si tuan?".
"Ya alah merpati kamu melakukan kesalahan apa?".
Putra langsung berlari masuk ke dalam kamar elang di lihat elang yang sedang asik menghajar merpati dengan ikat pinggang dan masih menggunakan handuk.Tanpa ragu putra langsung menarik tubuh elang menjauh dari merpati.
" Elang sadar lang lu bisa bunuh cewe itu sadar lang".
"Dia sudah memecahkan foto orang tua gw, dan gw enggak bisa biarin. lepasin!, lepasin put!".
Bug.. Satu tonjokan melayang ke pipi elang.
" Sorry lang terpaksa gw tonjok elu".
"Maksud lu apa tonjok gw ha".ucap elang bertambah murka.
"Dan lu cepat pergi dari sini".ucap putra kepada merpati.
Dengan berusaha sekuat tenaga merpati bangun dan segera ia keluar dari ruangan itu sesampai nya di luar ia menyandarkan tubuh nya di samping pintu sambil menahan sakit di tubuh nya.
__ADS_1
" Lang enggak gitu cara nya balas dendam dia seorang wanita, dia enggak tau apa apa ".
" Gw harus buat dia lebih menderita lagi bahkan sampai darah penghabisan gw, gw bakal sakiti dia".ucapnya penuh dengan dendan.
ternyata dia menikahi ku karena balas dendam. sebenarnya apa salah ku!.aku tidak tau apa apa kenapa aku yang jadi imbas nya?".batin merpati sambil menangis.
"Kalau gitu aku harus tegar, aku enggak boleh lemah di hadapan dia, iyah aku harus melawan biar dia tidak senang menyiksa ku".ucap merpati berdiri dari duduk nya dan menghapus air mata nya.
Perlahan lahan merpati menurun tangga, mbok darmi yang melihat langsung membantu merpati sampai masuk ke dalam kamar nya.
" Ya allah gusti lebam semua neng tubuh mu bentar ya mbok ambil saleb obat dulu buat nganuin luka nya".ucap mbok marni langsung keluar kamar.
"Eheks... hiks..hiks.... Kenapa begini jadinya, aku berharap sekali bahwa aku menikah dengan nya kesengsaraan ku berakhir aku berharap dia malaikat yang engkau turunkan untuk ku ya allah tapi nyata nya dia monster yang di turunkan untuk ku".ucap merpati dengan geram.
Mbok Marni yang baru saja kembali melihat merpati yang sedang menyiksa diri-Nya sendiri langsung berlari dan menahan tangan merpati.
"Neng sadar neng sang maha kuasa enggak suka neng umat nya menyakitkan diri sendiri".ucap bi marni menenangkan merpati.
" Merpati capek mbok merpati enggak kuat kalau harus begini terus". ucap merpati sambil terisak menahan rasa sesak di dadanya. mengapa penderitaan trus mengalir di hidupku?, kapan aku bahagia?, tidak ada kah yang sayang dengan ku?, itu yang sedang merpati pikirkan.
"Neng kamu enggak boleh lemah begini orang yang membenci neng pasti akan senang melihat neng yang tersakiti seperti ini".ucap bi marni sambil mengobati luka yang ada pada merpati akibat cambukan dan elang tadi.
Mendengar ucapan darmi merpati langsung sadar benar juga menurutnya kalau dia terpuruk pasti akan semakin senang orang yang menyiksa nya.
" Sudah tenang neng? ".
" Sudah mbok".
" Mbok makasih ya udah mau nolongin merpati di sini mbok marni sangat berjasa bagi merpati. Seandainya merpati pergi dari sini bagaimana ya mbok".
"Ya allah neng jangan berfikir seperti itu neng tuan akan murka kalau tau orang yang ada di rumah ini kabur atau keluar tanpa izin nya".
" Aku tidak takut mbok aku mau keluar dari rumah neraka ini ".ucap merpati tegas, seolah tidak ada yang boleh melarang nya, merpati belum tau saja keamanan rumah itu sangat ketat berbeda sekali dengan rumah nya yang dulu tinggal lompat jendela kamar saja sudah beres.
like. komen. vote jika kalian suka.
__ADS_1