
Di kediaman Elang.
mobil Daren berhenti saat telah memasuki halaman rumah megah nan mewah milik Elang.
Daren dan Della keluar dari mobil itu , jantung Della berdegup lebih kencang saat ingin memasuki rumah .
hari ini Daren ingin mengenalkannya pujaan hati nya dengan Alexa , Daren benar benar ingin serius dengan Della.
walau awal nya Della terus menolak Daren , namun siapa tahan jika terus mendapat perhatian dan gombalan dari seseorang , apalagi seseorang itu sangat baik kepadamu .
sekeras keras nya batu kalau dihujani terus dengan pasti akan retak begitu juga dengan hati jika selalu di berikan kenyamanan pasti akan luluh juga.
Daren menggenggam tangan Della , Daren seakan tau bahwa Della saat ini pasti sangat gugup. Della menarik nafas panjang lalu mengeluarkan nya lewat mulut mencoba menetralkan suasana hatinya.
kini Della dan Daren memasuki rumah menuju ruang keluarga , disana sudah terlihat Alexa yang sedang duduk menunggu kedatangan mereka sambil menikmati roti bolu dan teh hangat.
mereka berjalan mendekati Alexa .
"Omma". ucap Daren membuat Alexa langsung beranjak dari duduk nya menyambut kedatangan mereka berdua.
"kamu benar benar menepati janji mu Daren? , kamu benar benar serius rupanya? ya sudah kalian duduk lah". ucap Alexa langsung duduk begitu pun dengan Della dan Daren.
Alexa menatap Della dengan lekat . " seperti nya aku pernah bertemu dengan wanita ini tapi dimana? wajahnya sangat tidak asing". batin alexa.
Della yang sadar akan tatapan Alexa semakin gugup rasanya jantung nya saat ini ingin melompat dari tempat nya.
"langsung tode point Daren , Omma tidak suka bertele tele". ucap Alexa.
"baik Omma, jadi ini wanita yang selama ini Daren bicarakan dengan omma Daren ingin serius dengan nya Daren mohon restu dari omma ". ucap Daren dengan serius.
"siapa nama wanita mu?".
"Della omma".
Della? aku pernah mendengar nama ini apakah ini adalah gadis yang waktu itu pernah kemari? ". batin Alexa.
"Della ikut aku ke ruang baca ada yang ingin aku sampaikan ". ucap Alexa langsung beranjak dari duduk nya dan melangkah pergi menuju ruang baca.
Della menatap Daren , Daren hanya mengangguk seakan memberi jawaban tidak papa semua akan baik baik saja
"Della apa ucapan ku kurang jelas sehingga kamu tidak mengerti dengan apa yang aku katakan? ". ucap Alexa saat melihat Della tidak ada di belakang nya.
__ADS_1
"a-aku mengerti Omma ". Della langsung beranjak dari duduk nya dan mengikuti langkah Alexa .
Alexa mempersilahkan Della masuk dan menyuruhnya duduk di kursi yang ada di depan nya saat ini , Della pun menuruti apa yang di katakan Alexa.
"sebelum aku merestui kalian aku ingin bertanya , apa kamu serius dengan cucuku Daren? , aku tidak mau sampai jika suatu saat nanti pernikahan kalian kandas di tengah jalan itu akan membuat kehancuran di rumah tangga dan juga keluarga, jika kamu belum serius menerima cinta dari cucuku kamu katakan saja jangan ada yang kamu sembunyikan ". ucap Alexa dengan nada yang sangat serius.
Della menjawab dengan mantap tanpa keraguan.
"Della serius omma , Della cinta dengan Daren , Daren juga selalu membuktikan cinta dan keseriusan hatinya aku berjanji akan menjaga keluarga dan rumah tanggaku dengan sebaik mungkin ".
"baiklah kalau memang seperti itu , kalau kamu juga sudah sangat matang dengan pilihan mu pertemukan aku dengan kedua orang tua mu aku akan bicarakan pernikahan kalian ".
"maaf Omma , kedua orang tua Della sudah tiada". ucap Della sambil tertunduk tanpa sadar air matanya jatuh saat mengucapkan itu.
Alexa melihat Della yang menangis segera mendekati Della dan memeluk nya dengan kelembutan.
"maaf omma sungguh tidak tau maaf juga omma membuat mu sedih ".
Della membalas pelukan Alexa. " tidak apa apa Omma , Omma juga tidak tau ".
"lalu siapa yang akan menjadi wali mu saat menikah nanti?". Alexa melepas pelukan nya dan kini beralih menatap Della.
"aku hanya punya paman , adik dari ayah della. nanti aku akan memintanya untuk menjadi wali nikah ku nanti omma".
kelembutan Alexa seakan membuat Della kehilangan rasa gugup nya yang sedari tadi menyelimuti nya kini Della tersenyum bahagia menatap Alexa.
"terima kasih Omma atas restu Omma , tapi..." Della langsung lirih.
"tapi kenapa?".
"aku hanya gadis biasa Omma sedangkan Daren dia adalah adik dari pengusaha terkenal aku tidak sebanding dengan derajat dengan keluarga ini kenapa Omma menerima ku?". jantung Della sedikit berdegup saat menanyakan hal tersebut.
"bagi Omma harta bukan lah hal segalanya Omma hanya ingin melihat keluarga Omma orang orang yang Omma sayangi bahagia dengan pilihan nya sendiri". jawab Alexa sungguh membuat Della Della terharu.
"sungguh baik hati omma Della sangat terharu mendengar nya".
"bisa aja kamu ". Alexa terkekeh.
"Omma mau tanya sama kamu , kamu kan temen nya Merpati yang waktu itu pernah ke rumah ya kan?".
"iya Omma itu Della ". jawab Della dengan senyum kik kuk .
__ADS_1
disisi Putri
Putri pulang bersama Rey , kini mereka sudah berada di dalam rumah duduk di hadapan Elang dan Merpati.
Merpati dan Elang menatap bingung dengan kedatangan Rey yang selama ini tidak pernah mereka lihat.
"mbak ini adalah Rey". ucap Merpati memperkenalkan Rey.
Merpati terbelalak kaget saat mengetahui namanya.
apakah ini Rey yang sering Putri ceritakan ? laki laki yang sering mengganggu nya saat di klinik? ada apa sampai Putri membawa nya kemari? ". Merpati membatin heran .
"ini Rey yang sering kamu ceritakan?". Merpati menatap lekat adik nya Putri .
"hehe iya mbak ". Putri menjawab dengan cengir kuda .
"lalu, ada keperluan apa kamu membawanya kemari?". Merpati benar benar penasaran .
"jadi mbak , Rey kemari ingin melamar Putri ". ucap Rey sungguh membuat Elang maupun Merpati terkejut bukan kepalang .
Elang dan Merpati saling tatap tidak percaya dengan apa yang di ucapkan laki laki itu.
"apa!". ucap Merpati dan Elang secara bersama.
"melamar Putri?" . Elang dan Merpati mengucapkan secara bersamaan lagi.
"iya mas , mbak". ucap Rey dengan serius.
"put aku tidak salah kan dengar pernyataan ini , kamu jangan ngeprank deh ". Merpati terkekeh tidak percaya dengan yang di ucapkan Rey.
"bukanya kamu mencintai put..". ucap Elang langsung di potong oleh Putri .
"jangan bahas dia kak Putri gak suka! ". ucap Putri seketika raut wajah nya berubah kesal.
sedangkan di luar Putra menatap bingung mobil yang berada di halaman rumah Merpati.
namun Putra tidak memikirkan hal itu. Putra menuju pintu rumah dengan raut wajah bahagia sebuah buket di tangan nya ia ciumi untuk diberikan kepada Putri namun.
langkah nya terhenti saat mendengar sebuah obrolan dari dalam rumah .
"aku akan secepatnya menyiapkan lamaran dan menyiapkan mahar yang di pinta oleh Putri". ucap rey dengan nada serius.
__ADS_1
bantu dukung karya ini ya kakak like dan gift vote juga makasih