Cinta untuk tuan muda kejam

Cinta untuk tuan muda kejam
memeluk mama


__ADS_3

setelah di tinggal berdua bersama Arqian, Elang duduk di sofa yang ada di ruangan itu. Elang memandang wajah Arqian sangat lekat , perlahan Elang mencium Arqian tanpa ia sadar air mata kembali jatuh ke pipi nya.


"papa janji akan menjaga mu dan akan menjadi seorang mama dan papa untuk mu karena kamu adalah hal yang paling berharga yang di titip kan mama untuk papa".


1 tahun berlalu.


Elang mengajak Arqian untuk pergi kesuatu tempat Minggu ini.


setelah merasa siap mereka berdua langsung berjalan menuju mobil.


"Elang , Arqian . kalian mau kemana?". tanya Alexa di sela perjalanan mereka.


"Elang mau keluar sebentar omma ". jawab Elang.


"iya mau kemana?".


"ada deh". jawab Elang sambil tersenyum.


"heumm baiklah hati hati jaga Arqian dengan baik".


"sudah pasti omma".


"nenek , di mana laut?". tanya Arqian sedikit cedal.


"laut ada di dalam dia lagi mandi sama bunna". jawab Alexa.


"yah , padahal mau ajak laut pergi".

__ADS_1


"besok kan bisa , hari ini pergi sama papa dulu ya". ucap Elang sambil tersenyum dan Arqian hanya membalas dengan anggukan.


"ya sudah omma kami pergi dulu".


"hem hati hati".


mereka berdua langsung melangkah pergi meninggalkan Alexa.


"Arqian sama kak Elang mau kemana omma?".tanya Della yang tiba tiba datang sambil menggendong laut .


laut angtasara perkasa namanya dia adalah anak Daren dan Della berumur 10 bulan .


"enggak tau ktanya mau pergi bentar".jawab Alexa.


.


.


"Arqian ikut papa aja nanti papa kasih tau".


Elang menggendong anak nya berjalan menuju sebuah makan , Elang menurun kan Arqian setelah bertemu dengan makan yang bertulis nama merpati di batu nisan.


"papa , itu foto mama kenapa disana?". Arqian bertanya bingung.


"ini adalah rumah mama". jawab Arqian berusaha menahan tangis nya.


"papa mau nemuin Arqian sama mama? mana mama nya pa? Arqian mau ketemu mama , Arqian kangen". ucap Arqian dengan polosnya.

__ADS_1


"sayang mama sekarang lagi sibuk belum bisa ketemu , kita kerumah nya aja gak papa kan? sini Arqian duduk samping papa". perintah Elang dan Arqian pun menurut.


Elang memandang makam Merpati dengan lekat sambil membatin "maaf aku telah lama tidak mengunjungi mu , aku tidak bermaksud melupakan mu sayang.


hari ini aku bersama anak kita Arqian perkasa , pasti kamu bangga melihat anak kita saat ini sudah tumbuh dewasa tampan dan juga pintar seperti mama nya". Elang terkekeh sejenak .


"Merpati aku merindukan mu sungguh merindukanmu , cintaku sudah sudah ikut terkubur bersama cintamu .


aku sungguh mencintai mu andai waktu bisa aku putar kembali aku akan mengucapkan 1000 kali jika aku menyayangimu dan mencintai mu setiap harinya.


maaf jika hidup bersama ku kamu pernah merasakan sakit dan telah membuat luka di raga dan batin mu , aku Elang perkasa sungguh membutuhkan mu hidup ku hampa tidak ada penyemangat lagi bagi ku , tetapi saat aku melihat Arqian aku selalu berusaha menegarkan diriku untuk selalu membahagiakan nya.


andai kamu tau kepergian mu membuat laki laki yang kamu cintai terluka , semua janji yang kita buat hilang sudah bersama kepergian mu.


jika malam itu kamu tidak menyusul ku pasti kamu masih ada di dunia ini , maaf aku telah gagal menjadi suami mu hiks.. aku sungguh gagal menjadi suami untuk mu .


aku sungguh berterima kasih telah memberi cinta dan kenyamanan kepada ku sehingga membuat ku tau cinta sesungguhnya dan cinta kedua setelah kedua cinta orang tua ku".


"papa kenapa papa menangis ". Arqian menatap Elang dengan sangat lekat.


"hah , tidak papa tidak menangis". Elang cepat cepat menghapus air matanya".


"Arqian cepat peluk rumah mamah, katanya Arqian kangen mama".


"kalau Arqian peluk rumah mama nanti bisa peluk mama ya pa?".


"iya sayang". ucap Elang tersenyum.

__ADS_1


TAMAT.


__ADS_2