Cinta untuk tuan muda kejam

Cinta untuk tuan muda kejam
mual


__ADS_3

1 Minggu berlalu


setelah Merpati sembuh total mereka mengadakan akikah untuk sang buah hati Arqian perkasa, para kolega bisnis dan para sahabat nampak pada hadir di acara yang bahagia ini.


sedangkan di sisi lain.


prang.....


orang itu melempar sembarang barang yang ada di dekat nya.


"enak sekali mereka hidup bahagia sedangkan di sini aku merasa tersiksa karena kalian".


orang itu mengepal tangan nya , mata nya memerah dan rahang nya mengeras menahan amarah.


kembali ke Merpati dan Elang.


kemarin melakukan pengajian dan hari ini akikah mereka benar benar tidak berhenti menunjukkan rasa syukur telah menerima keturunan yang tuhan berikan kepada nya.


malam telah larut para tamu undangan pun satu persatu meninggalkan kediaman Elang.


Della duduk di tepi ranjang sambil memijat pelipis kening nya karena merasa pusing dan mual ia lebih dulu meninggalkan acara, Della juga tidak lupa mengoles minyak kayu putih di perut dan juga kening nya.

__ADS_1


tak selang berapa lama rasa mual itu muncul lagi , Della langsung berlari menuju kamar mandi.


Daren yang khawatir akan keadaan istri nya langsung menyusul Della ke kamar walau acara di bawah belum selesai total namun hatinya tidak tenang memikirkan istri nya.


Della keluar kamar mandi sambil memegangi perut nya , Daren yang melihat itu langsung mendekati istri nya sambil berlari kecil.


"sayang masih mual?" Daren benar benar khawatir dengan ke adaan istri nya saat ini , ia menuntutn istri nya untuk duduk di ranjang.


" tunggu sebentar aku buatkan air hangat ya". Daren beranjak dari duduk nya dan mendekati dispenser yang ada di kamar nya , ia mengatur suhu air menjadi hangat .


"minum dulu biar baikan". Daren menyerahkan minum itu , Della langsung menerima nya dan meminum nya hingga tandas.


"enggak papa sayang aku gak bakal balik ke bawah aku udah bilang kok sama omma dan juga kak Elang mereka iyain". jawab Daren dengan jujur.


"kamu lebih baik tidur agar lebih baikan". Daren memberi saran .


namun Della menurut begitu saja ia langsung beranjak mendekati bantal dan merebahkan dirinya di ranjang itu , tak lupa Daren langsung menyusul istri nya.


jam menunjukkan pukul 5 subuh Della terbangun dan berlari menuju kamar mandi , ia terus memuntahkan isi perut nya namun yang keluar hanya cairan bening yang pahit di lidah nya .


Daren yang mendengar Muntahan Della langsung beranjak mendekati Della ia memijak tengkuk leher nya berusaha mereda mual yang di rasakan Della.

__ADS_1


"kamu telat makan kemarin atau apa sayang? lebih baik kita ke dokter aja ya". ucap Daren dan di balas dengan anggukan oleh Della .


tubuh Della benar benar lemas bahkan untuk berdiri saja dia tidak kuat , namun ia tidak ingin terlihat lemah apalagi sampai membuat suami nya itu khawatir.


namun sayang Daren lebih pengertian atas kondisi istri nya , ia langsung menggendong Della ala bridal style menuju tempat tidur.


"maaf ya aku merepotkan mu". ucap Della dengan lirih.


"syut ". Daren meletakkan jari telunjuknya di depan bibir Della.


"bilang apa sih? aku ini kan suami kamu wajar lah aku harus selalu ada kapan pun dan di manapun , jadi kamu enggak usah kepikiran ngerepotin aku oke?". ucap Daren dengan tegas.


mata Della berkaca kaca mendengar kata yang barusan di ucapkan oleh Daren , seperti nya ia salah paham dengan apa yang di katakan oleh Daren.


"sayang kenapa menangis? apa yang membuat mu menangis?". Daren benar benar tidak paham dengan keadaan istri nya saat ini.


"kamu marah sama aku sampai ngomong bentak bentak gitu?". Della berucap dengan nada yang sesegukan.


"astaghfirullah sayang aku enggak ada maksud buat marah sama kamu". Daren sedikit terkejut dengan pernyataan istri nya , biasanya dia bicara dengan nada seperti itu dia biasa saja kenapa sekarang menangis?.


bantu dukung karya ini kakak makasih.

__ADS_1


__ADS_2