Cinta untuk tuan muda kejam

Cinta untuk tuan muda kejam
mencari pelaku


__ADS_3

Elang berjalan dengan tergesa-gesa ia langsung membuka pintu kamar Widya yang kebetulan tidak di kunci, Widya yang sedang kesana kemari karena panik langsung menghentikan kegiatan nya melihat Elang sudah ada di hadapannya .


"E-elang ada apa?" tanya Widya menenangkan hatinya berusaha tidak gugup.


" Tante apa Tante tau apa yang terjadi tadi siang sampai omma tidak sadarkan diri di ruang baca?".


"a-aku tidak tau sungguh aku tidak tau hari ini aku tidak bertemu dengan nya hari ini bahkan omma tidak sadar kan diri saja aku tidak tau, lalu omma dimana? bagaimana keadaan nya ". Widya berusaha keras mengalihkan pertanyaan Elang, jujur dia sangat gugup saat di tanya tentang Omma Alexa.


"omma alexa sudah di rumah sakit. keadaan nya cukup parah sampai omma harus di operasi karena pendarahan di otak nya, makanya aku pulang untuk mengecek CCTV yang ada di ruang baca untuk mengetahui apa yang telah terjadi tadi siang namun sayang Vidio CCTV itu sudah di hapus". ucap Elang dengan geram wajah nya sudah terpampang jelas penuh dengan amarah Widya yang melihat wajah Elang penuh dengan emosi tidak berani menatap nya .


"aku yakin ada orang yang sengaja mencelakai Omma sampai rekaman CCTV itu di hapus tapi apa motif nya?, siapa orang yang berani melukai omma dan kenapa rumah ini bisa sampai kebobolan seperti ini? aku akan mencari nya sampai ketemu dan aku tidak akan mengampuni nya !". lanjut Elang.


Widya mendekati Elang dan mengelus lembut pundak Elang.


" kamu tenangkan dulu pikiranmu jangan sampai karena masalah ini kamu ikut sakit, jika kamu sakit bagaimana kamu menyelidiki kasus ini?". tutur Widya.


Elang menarik nafas nya panjang " baiklah Tante, kalau begitu aku mau menemui Putra untuk meminta bantuan nya menyelidiki kasus ini ".


"eummm baiklah".


"kalai begitu aku pergi dulu Tante ". ucap slang langsung melangkah pergi dari kamar Widya, Widya menatap punggung elang uang semakin jauh dia langsung menarik nafas dan membuang nya secara kasar.

__ADS_1


"bagaimana ini jika anak itu bisa menemukan pelakunya tapi itu tidak mungkin karena rekaman CCTV itu sudah aku pindahkan ke flashdisk ini". Widya menatap flashdisk yang di genggam nya.


"mana mungkin dia bisa menemukan bukti bukti dan oouh hanya satu yang tersisa bukti itu yaitu adalah nenek tua bangka itu, Elang bilang dia mengalami pendarahan semoga saja dia mati tidak sadarkan diri, jika nenek tua itu sadar habis lah riwayat ku, atau aku bunuh saja sia". Widya terus berfikir keras untuk menghilangkan semua bukti kejahatan nya.


sedangkan Elang yang berada di mobil terus berfikir atas tingkah Widya yang sedikit aneh baginya.


"ada apa dengan tante Widya? kenapa dia terlihat gugup? apa ada yang di sembunyi atau mungkin dia pelakunya ". Elang terus kepikiran dengan tingkah aneh Widya tadi.


"aghh kamu mikir apa si lang engak mungkin Tante melakukan itu kepada omma tante orang baik tidak mungkin dia berani melakukan kejahatan seperti itu iya benar itu , mungkin memang ada seseorang yang menyusup masuk kerumah ku ,aku akan mencari buktinya ".


tak butuh waktu lama kini Elang sudah sampai ketempat yang ia tuju, Elang keluar dari mobil dan berjalan tergesa-gesa ia bahkan tidak menggubris para penjaga yang menyapa nya, ia langsung memasuki ruangan Putra tanpa permisi membuat Putra yang sedang fokus bekerja terkejut.


" jangan bicara lagi aku tidak ingin bertengkar ". ucap Elang dengan dingin dan hanya di jawab deheman oleh Putra.


"aku kemari untuk meminta bantuan dari mu".ucap Elang langsung to the poin.


Putra mengernyitkan dahi nya. " bantuan apa yang kamu maksud?"


"omma mengalami kecelakaan di rumah dan.." belum sempat Elang menyelesaikan pembicaraan ny Putra langsung memotong nya.


"apa! omma kecelakaan, kok bisa?".

__ADS_1


"makanya kalo orang ngomong di denger dulu jangan langsung di potong" ucap Elang kesal.


"agh sudah lah lanjutkan lagi cerita mu tadi ".


" Daren yang memberi tahu ku tadi bahwa Omma tidak sadarkan diri di ruang baca dan aku mengecek CCTV namun sayang rekaman itu sudah di hapus entah oleh siapa". ucap Putra menjelaskan.


"ha bagaimana bisa bukannya penjagaan rumah sangat ketat," jawab putra dengan bingung.


"aku juga heran , kenapa bisa ada penyusup di rumah ku?".


"aku yakin yang melakukan nya pasti orang terdekat, apa kamu sudah menayangkan ini dengan semua orang yang ada di rumah itu?."


"aku sudah menanyakan nya tapi mereka semua menjawab tidak tau dan aku tanya Tante Widya dia juga bilang tidak tau tapi ada yang membuat ku heran saat aku tanya tentang Omma Tante terlihat gugup".


"kenapa dia gugup? apa jangan jangan ini semua Widya yang melakukan nya?".


Elang langsung menatap Putra tajam " tidak mungkin!, aku percaya tante widya tidak akan melakukan itu kamu jangan asal menuduh".


" maaf aku tidak maksud menuduh nya baiklah aku akan berusaha menyelidiki kasus ini".


like.komen.vote.gift.dan rate bintang 5 maksih. pay pay.

__ADS_1


__ADS_2