
sudah 1 bulan berlalu , setelah kepergian Merpati , Elang benar benar tidak memperdulikan diri nya sendiri ia bahkan sering mengurung diri di kamar dan jarang sekali berbaur dengn keluarga yang lain.
sikap dingin nya kembali datang bahkan lebih dingin dari sebelumnya, kantor pun terbengkalai oleh nya untung saja Daren dan juga Putra selalu sigap mempertahankan perusahaan Elang.
Arqian pun sangat jarang di sentuh oleh Elang, Arqian seperti kehilangan dua orang tua sekaligus.
selama satu bulan ini Alexa dan juga Della lah yang mengurus semua keperluan Arqian di bantu oleh mbok Darmi dan Salma .
sedangkan Putri kini ia kembali melanjutkan pendidikan nya dan tinggal bersama Salma.
cklekk...
suara pintu terbuka , Alexa masuk ke dalam kamar Elang terlihat di sana Elang yang sedang merebahkan diri nya di atas kasur Alexa pun langsung mendekati nya.
"Elang, sudah 1 bulan ini kamu mengurung dirimu banyak sekali perubahan di diri mu omma mohon tolong jangan seperti ini beralut larut kasihan dengan Arqian dia seperti kehilangan dua orang tua sekaligus". ucap Alexa.
Elang tidak menjawab sama sekali , Alexa yang kesal pun langsung menarik pundak Elang agar menghadap nya, saat Elang menghadap nya hati nya langsung merasa sesak melihat cucu kesayangan nya dengan raut wajah acak acakan, mata bengkak dan merah akibat menangis dan tak lupa voto mendiang Merpati selalu ada di pelukan nya.
__ADS_1
"Elang ayo bangkit dari kepurukan mu".
"tidak ada penyemangat lagi bagi ku omma".
"Arqian adalah penyemangat mu , kamu harus bangkit demi Arqian . Merpati juga pasti akan sedih melihat kamu seperti ini dan tidak mengurus Arqian".
"Elang butuh Merpati omma hiksss... Elang belum siap di tinggal sendiri oleh Merpati , Elang masih butuh istri Elang omma".
"Arqian juga butuh kamu Lang ".
sedangkan di posisi Arqian , ia terus menangis sampai Salma dan juga Della kebingungan untuk menenangkan Arqian , di tambah lagi perut Della yang mulai membesar membuat nya tidak bisa lama untuk menggendong Arqian.
"cup..cup adek Arqian jangan nangis dong dek". Salma juga ikut menenangkan Arqian.
"gimana dong ini sal? Arqian engak diem diem, omma lagi kemana coba". Della nampak mencari keberadaan Alexa.
di kamar Elang.
__ADS_1
"nah kalau begini kamu terlihat sehat dan bercahaya lang". ucap Alexa setelah melihat Elang yang sudah mandi dan merapihkan penampilan nya.
"sekarang temui Arqian nak".
Elang tak menjawab sama sekali dan langsung berlalu pergi meninggalkan Alexa di dalam kamar itu sendiri , Alexa langsung memanggil salah satu pelayan untuk merapihkan dan menggantikan seprai kamar Elang.
Elang menuruni satu persatu anak tangga di telinga nya terdengar tangisan Arqian yang memenuhi rumah itu , Elang langsung mendekati Della dan Salma yang sedang menenangkan Arqian.
"berikan padaku". ucap Elang dengan dingin.
Della dan Salma nampak terkejut dengan kedatangan Elang yang secara tiba tiba.
"berikan padaku!! ".ucap Elang tegas.
Salma pun dengan cepat memberikan Arqian kepada Elang , entah ada sentuhan apa dari Elang , Arqian pun langsung diam dan tenang.
"tinggalkan aku bersama Arqian , kalian pergi dari sini".
__ADS_1
Salma langsung melirik ke arah Della dan Della hanya membalas lirik kan Salma dengan anggukan saja , dan akhirnya mereka berdua pun benar benar pergi.
bantu dukung karya ini kakak maksih..