
Merpati memasuki toko butik dengan wajah yang berseri-seri.
"wahh mbak Merpati berangkat sama siapa tuh?". tanya salah satu karyawan.
"sama pacar nya ya? " . timpal karyawan yang lain.
Merpati tersenyum melihat tingkah heboh para karyawan.
"bukan kok itu aku berangkat sama suami ku" ucap Merpati langsung meninggalkan karyawan nya dan langsung masuk kedalam ruangan nya. mata karyawan membulat sempurna saat mendengar Merpati berangkat dengan suami nya dan yang selama ini mereka tau bahwa Merpati masih singel.
sedangkan di kantor Elang antara fokus dan tidak fokus mengerjakan pekerjaan kantor nya , Elang mengambil handphone genggam nya dan menggesernya, ia memilih membuka aplikasi galeri lalu menggeser geser layar hp itu menggunakan ibu jarinya ,Elang melihat foto merpati yang beberapa hari terakhir dia ambil secara diam diam.
ia memandang nya satu persatu tanpa ia sadari senyum kecil pun terukir di bibir tipis Elang.
Daren menatap kakak nya itu heran karena sedari tadi ia memanggil nya tapi tidak ada sautan sama sekali dari Elang, Daren mendekati Elang Karena dia juga kepo apa yang di lihat di layar hp itu sampai kakak nya tidak bergeming sama sekali. dilihatnya Elang sedang memandangi satu persatu wajah Merpati.
"hadeh gak usah di pandangi terus kali kak, mentang mentang lagi mabuk asmara " ucap Daren langsung membuat Elang mematikan layar handphone nya dan beralih menatap Daren.
"lancang sekali melihat urusan ku tanpa izin". ucap Elang dengan tatapan tajam namun Daren malah cengir kuda.
"maaf lah kak soalnya dari tadi aku panggil kamu diam saja dan fokus pada layar handphone ya sudah deh jiwa kepoku langsung naik" jawab Daren .
" dan nih berkas yang harus di tandatangani". lanjut Daren menyodorkan berkas yang ada di tangannya dan Elang langsung menanda tanganinya.
"oke. terimakasih atas tanda tangan nya, dan oh ya fokuslah kerja kak tugas kita masih banyak" . ucap Daren lagi dan hanya dijawab deheman dari Elang.
jam menunjukkan makan siang semua karyawan pun langsung bergegas ke kantin untuk mengisi perut nya, sedangkan Elang langsung keluar menggunakan mobil nya, ia mengendarai dengan kecepatan sedang tak butuh waktu lama kini Elang sudah sampai ketempat tujuan yaitu butik Alexa.
__ADS_1
tanpa ragu Elang memasuki butik itu , karyawan maupun karyawati langsung histeris melihat Elang seorang presdir terkenal memasuki kedalam butik. walaupun mereka tau Elang adalah cucu omma Alexa tapi selama mereka bekerja disini Elang tidak pernah datang ke butik.
"apa aku tidak salah liat Elang Presdir terkenal itu memasuki butik ini"
"apa yang dia cari disini"
"dia sangat tampan ternyata lebih tampan aslinya dari pada di majalah".
omongan para karyawan tapi tidak di gubris oleh Elang, ia hanya fokus pada tujuan nya yaitu menemui Merpati. Elang langsung masuk kedalam ruangan Merpati membuat Merpati langsung terbelalak melihat Elang ada di hadapan nya saat ini. tanpa ragu Elang langsung mendekati Merpati dan memeluknya membuat Merpati langsung diam membeku.
"kangen banget sama istri ku" . ucap Elang sambil bergelayut manja membuat Merpati sedikit geli atas tingkah Elang.
"aaa aku juga sangat merindukan mu" balas Merpati dengan kik kuk.
Merpati melepas pelukannya dengan elang dan langsung menatap Elang dengan senyum yang terukir di bibir mungil itu.
"kenapa kamu kesini? padahal sebentar lagi aku mau ke kantor mu mengantarkan makan siang". ucap Merpati.
"eumm bagaimana ya?" Merpati berfikir sejenak.
"aaa ayolah istriku kita kan tidak pernah makan siang di luar, mau ya mau". ucap Elang dengan manja membuat Merpati gemes melihat nya.
"heumm baiklah ayo kita makan diluar". ucap Merpati membuat Elang girang bukan main.
Merpati merapihkan gambar gambar yang ia desain tadi, Elang melihat gambar gambar itu satu persatu.
"ini kamu semua yang gambar?". tanya elang fokus melihat gambar yang ada di tangannya.
__ADS_1
"iya, ada apa suamiku apa gambar nya jelek?". ucap merpati berhenti melakukan aktifitas nya dan langsung menghadap kearah Elang.
"eh bukan begitu istri ku" ucap Elang meletakkan desain gambar itu di meja dan mendekati Merpati. " gambarmu sangat bagus melebihi desainer terkenal" lanjut Elang.
"benarkah?".
"benar sayang" ucap elang mencubit pipi Merpati, dan hanya di balas senyuman .
"apa kamu sudah siap?". tanya Elang.
"sudah kok ayo kita berangkat ". ucap merpati langsung mengambil tas kecil miliknya.
Elang dan Merpati langsung keluar ruangan sambil menggandeng tangan Merpati. mata karyawan pun tak berhenti memandang Elang dan Merpati banyak bertanya tanya tentang hubungan mereka. selama ini Omma Alexa juga tidak memberi tahu bahwa Merpati adalah cucu menantunya karena Merpati yang memintanya.
"wahh apa aku salah lihat Presdir mengandeng tangan mba Merpati".
"ada hubungan apa mereka berdua".
"bukankah mbak merpati sudah menikah katanya".
"apa yang di maksud suami itu adalah Presdir Elang? ".
"apakah yang mengantarnya tadi pagi adalah presdir elang?".
banyak sekali perbincangan yang di lakukan para karyawan, memang benar mereka melihat Merpati bersama seorang pria tadi pagi tapi mereka tidak berfikir bawah laki laki itu adalah elang karena tadi pagi Elang membelakangi pintu masuk butik itu sehingga wajah nya tidak terlihat. Merpati sebenernya sedikit risih dengan bisik bisik itu namun Elang mengandeng tangan Merpati kuat seakan memberi isyarat biarkan saja jangan pedulikan mereka.
Elang membuka pintu untuk Merpati, Merpati pun langsung masuk ke dalam mobil . Elang mengemudi dengan kecepatan sedang tanpa mereka sadari di sebrang jalan menatap mereka dengan tatapan kesal.
__ADS_1
"sial aku keduluan" ucap radit dengan kesal dan langsung pergi menggunakan mobil nya
like. komen. gift. vote. dan bintang 5 mkasih