Couple In Love

Couple In Love
Episode 43


__ADS_3

                                                        



 


 


“Hey Akira… kau tahu… itu menyakitkan untuk mencintai seseorang yang sama sekali tak pernah memandang kita. Itu juga menyakitkan untuk hanya saling menyimpan perasaan dan berbohong saat kita memiliki perasaan yang sama. Tapi, yang jauh lebih menyakitkan adalah kita tahu bahwa kita saling mencintai dan kita juga sudah


saling mengatakannya, namun tak peduli seperti apa, kita tak mungkin memilikinya…” air mata Daylan menetes.


“Apa maksudmu?”


“Akira, berjanjilah padaku sebelum aku memberitahumu!”


“Apa-apaan ini?!”


“Berjanjilah kau tak akan menangis, dan aku akan mengatakannya…”


“Bagaimana bisa kau meminta permintaan macam itu…?” Daylan tersenyum. Akira menghembuskan napas panjang. “Baiklah, aku tak berjanji, tapi aku akan berusaha…”


“Sebenarnya… Daniel Erlangga adalah kakakku…”


Akira diam tercekat. Pikirannya benar-benar tak memahami ucapan Daylan. Tubuhnya melemas. “Tidak. Tidak mungkin… kau bohong, kan?” mata Akira berkaca-kaca penuh harap memandang Daylan.


-Tidak. Aku kembali membuatnya melukainya lagi…- “Karena itu, putuskanlah dia!”


“Aku mohon berhentilah berbohong! Ini benar-benar tidak masuk akal! Bukankah kau adalahanak tunggal keluarga Marendra?! Dan dia juga anak tunggal keluarga Erlangga? Jadi, bagaimana bisa kau mengaku-aku jika dia adalah kakakmu?!”


“Ceritanya panjang.”


“Kalau begitu ceritakan semuanya padaku! Katakan apa yang sebenarnya terjadi!”


“OK, aku akan menceritakan semuanya. Meski aku tak tahu kau akan percaya padaku atau tidak. Sekarang duduklah! Kakimu bisa kram jika terus berdiri begitu...”


Keduanya beranjak duduk. Suasana hening sejenak. Daylan mulai angkat bicara. “Aku nggak ngada-ngada soal Erlangga itu kakakku. Meski emang bener kita dari keluarga yang beda. Dulu kakek pernah menikah dengan wanita lain sebelum menikah dengan nenek. Dari pernikahan pertamanya kakek punya satu anak, yaitu papanya Erlangga. Setelah melahirkan papanya Erlangga, istri pertama kakek meninggal. Dua tahun kemudian kakek menikahi nenek dan lahirlah papa. Karena anak kedua kakek ternyata laki-laki lagi, untuk bentuk sayang pada istri pertama yang

__ADS_1


masih sangat dicintainya itu, kakek memutuskan untuk memberi papa Erlangga dengan nama depannya, sedang papa diberi nama belakang sebagai nama keluarga. Nama kakek Erlangga Marendra. Dan karena Erlangga udah disematin ke papa Erlangga, papa dapat Marendra sebagai sematannya. Dan setelah menikah. Paman punya Daniel Erlangga yang usianya satu tahun di atasku. Dan papa punya aku, Daylan Allan Marendra. Jadi, bisa dibilang Erlangga itu kakak sepupuku. Meski aku dan Erlangga gak pernah akur karena kami selalu berbeda dan menjadi saingan, tapi hubungan keluarga kita sangat baik dan cukup dekat. Papa nggak pernah anggap kakaknya sebagai kakak tiri, nenek juga selalu menganggap papa Erlangga sebagai anak kandungnya sendiri, jadi hubungan kami bisa terjaga sampai sekarang ini. walaupun aku dan Erlangga hanya akan akur di acara resmi atau pertemuan keluarga, tapi sebenernya dulu kita pernah deket dan akreb banget. Jadi, aku juga nggak heran kalau kamu bisa suka sama dia dan selalu bangga-banggain dia, dia emang orang yang luar biasa… Hhh… gitulah, Ra. Terserah kamu sih mau percaya atau enggak. Yang jelas aku dah berusaha untuk jujur dan nggak bohong lagi ke kamu semampuku…” Daylan menutup cerita panjangnya dengan senyum tipis yang dipaksakannya.


“Tapi… jika dia kakakmu, bagaimana dia tidak tahu jika aku adalah istrimu?” tanggap Akira heran.


“Dia tahu aku menikah. Tapi, dia tidak tahu aku menikah denganmu. Saat itu aku dengar dia harus segera berangkat mengurus kuliahnya di sini. Jadi, dia tak bisa datang dan hanya menitipkan hadiah dan permintaan maafnya pada kita.”


“Kalau begitu, apakah dia benar-benar tak mengerti tentangku?”


“Entahlah. Tapi, kemungkinan dia tidak tahu. Aku tahu ini berat, tapi aku mohon, lepaskan dia…”


“Haruskah aku melepaskannya? Kedengarannya sedikit tidak adil…”


“Maaf…”


“Itu menyakitkan saat kita menemukan orang yang kita cintai hanya untuk belajar bagaimana melepasnya…” mata Akira berkaca-kaca. ia melepas napas berat. “Menurutmu bagaimana jika kita saja yang bubar? Bukankah kita tidak serius? Bukankah hubungan ini hanya main-main?”


Mata Daylan menatap Akira dalam. “Apa kau bilang? Kita bubar?”


“Y-ya. Bagaimana jika…”


“Kenapa kau egois sekali?!”


“Apa kau bahkan mendengarkanku? Aku mengatakan padamu untuk putus dengannya, bukan denganku. Bagaimana bisa kau…?”


“Apa kau tak salah bicara? Harusnya aku bilang bagaimana bisa kau menentukan dan melakukan semua ini padaku?!” Akira berdiri lalu berbalik untuk meninggalkan Daylan. Daylan menyusul Akira cepat lalu meraih pergelangan tangannya. “Lepaskan!” pekik Akira ketus. Namun, tangan Daylan makin mengeratkan genggamannya. “Aku bilang le…” ucapan Akira terputus tarikan tangan Daylan yang dalam sekejap telah berpindah


ke dalam rengkuhannya. Mata Akira melebar kaget.


“Aku bisa membiarkan Erlangga mengambil semua yang seharusnya menjadi milikku. Aku akan diam dan menerima itu. Tapi, tidak untukmu. Aku tak bisa melepasmu untuknya. Kau adalah milikku.”  Pelukan Daylan


makin erat. Seolah tak ingin, namun sangat takut kehilangannya.


“Day…”


“Dengarkan aku….”


“Tidak. Aku tak mau dengar….” Akira berusaha berontak. Namun, ia tak mampu melepaskan rengkuhan Daylan.

__ADS_1


“Aku tak memaksamu mendengarnya, tapi setidaknya aku ingin jujur dan mengatakan semuanya padamu.”


“Hentikan…!” pinta Akira melemah.


“Kau pasti begitu sayang padanya hingga tak ingin mendengarnya…” setetes air mata Daylan jatuh membasahi baju Akira dan menembus kulitnya. Menghentikan gerakan dan keengganan Akira untuk mendengarkannya. “Sebenarnya… laki-laki yang seharusnya dijodohkan denganmu bukan aku, tapi Erlangga. Tapi, kakek merasa Erlangga sudah terlalu penurut sehingga apapun yang kakek minta, kakek perintah, dan kakek wasiatkan pasti akan dilakukannya. Karena itu kakek akhirnya memberi kebebasan pada Erlangga untuk menikah dengan wanita yang diinginkannya untuk mendampingi hidupnya. Dan sebagai gantinya kakek menunjukku untuk bertanggung jawab atas semua itu tanpa mengetahui bahwa aku telah memiliki seseorang yang ingin ku nikahi sedang Erlangga masih belum menaruh hatinya pada siapapun. Dan setelah aku mengorbankan diriku untuk semua ini, setelah kau menarik perasaanku sejauh ini, setelah semua ini… bagaimana… bagaimana bisa kau lebih memilihnya dariku…?” Daylan melepaskan rengkuhannya. “Menurutmu aku pasti orang yang sangat egois dan tak peduli pada perasaan orang lain. Aku tak akan bisa dibandingkan dengan Erlangga barang sedikitpun. Hhh… aku sudah biasa merasakannya. Sejak dulu kakek, papa, bahkan terkadang mama juga membandingkan ku dengan Erlangga.Tapi, entah mengapa, itu sangat menyakitkan saat mendengar dan merasakan kau yang melakukannya…”


“Daylan…”


“Aku berusaha sebaik mungkin untuk menjadi lebih baik dari Erlangga, tapi tak peduli sekeras apapun aku mencoba melakukannya, di mata mereka, aku tak pernah lebih baik dari Erlangga. Aku mencoba melakukan semua yang mereka inginkan dan mereka minta. Aku berusaha untuk menurut sebaik mungkin. Hingga hari itu tiba. Hari dimana


orang tuaku memintaku untuk segera pulang setelah aku menyelesaikan studyku di Tokyo University. Mama dan papa menyambut kepulanganku dengan cara yang sangat ku rindukan, tapi semua itu hanya untuk mengatakan bahwa mereka telah menjodohkanku denganmu. Kau tahu? Aku berusaha menolaknya karena Maura atas nama Erlangga yang lebih tua satu tahun dariku, tapi akhirnya aku hanya bisa berucap terserah. Sifat penurutku tiba-tiba saja berontak. Aku tidak bisa meninggalkannya… tapi sekarang… aku… aku tidak bisa kehilanganmu… aku…” Daylan segera menarik Akira ke dalam rengkuhannya. Cerita panjangnya itu terhenti derai air mata yang mengalir kian deras dari dua pelupuk matanya.


 


______________


***Thanks my beloved readers. Please support Author by like, comment, vote, share, & favorite for notification update. See you next time on the next episode ^_^



***Author don't own the picture.... Just hope you will be happier by it. it was taken from pinterest:)



***Follow me on instagram : @nabilaubaidah



***Oh ya, terima kasih banyak untuk para pembaca yang sudah memberikan dukugannya. Alhamdulillah cerita kesayangan kita ini resmi dikontrak -KISS & LOVE from Author-  Nah, Supaya Author lebih semangat untuk menulis lebih dari satu chapter perminggu,  teman-teman, tolong untuk terus berikan dukungan berupa like, comment, vote, share, & favorite untuk Couple in Love ini ya ^_^ Thanks a bunch Guys!



***Love you,



Yurizhia Ninawa

__ADS_1


__ADS_2