CUPU

CUPU
SUKA?


__ADS_3

"Kak? Aku mau tanya, boleh?" ucap Difa ragu.


Kevin menatap Difa heran."Mau tanya apa?"


"Em.. Emm itu.." terputus.


"Itu apa?" ucap Kevin.


"Em.. Kak, Kak Deo ada di bandung ya?" akhirnya kata-kata itu keluar juga dari mulutnya.


"Elo tau? Abang ada di sini," tanyanya sembari menatap Difa bingung.


"Hmm," angguk Difa.


"Lo bisa tau, gimana? Abang cerita ke elo."


Difa menggeleng."Kemaren aku ketemu Kak Deo, di kampus. Nggak sengaja kita tabrakan," jelasnya.


'Abang ke kampus? Ngapain, dia nggak ada cerita-cerita ke gue,' batin Kevin bertanya-tanya.


"Gimana Kak? Kak Deo beneran ada di sini?" suara Difa membuyarkan lamunan Kevin.


"I-iya.. Dif, Abang ada di bandung.. Abang lagi ditugasi sama Papa untuk ngurus kantor Papa yang ada di bandung," Kevin menjelaskan.(Papa yang Kevin sebut itu Papanya Deo! Yang baca/ngikutin ceritanya dari awal pasti tau😊)


Difa mengangguk-angguk."Terus? Kak Deo nya tinggal sama Kakak.. Sekarang?" tanya Difa lagi.


'Kenapa Difa jadi nanya-nanyain Abang?' batin Kevin.


Kevin menatap Difa datar."Kenapa lo jadi nanyain Abang, Dif?" entah sadar atau tidak, ia berucap.


Difa yang tak mengerti maksud ucapan Kevin, hanya menatap Kevin dengan ekspresi wajah bingung.

__ADS_1


"Memang kenapa, Kak?" jleb.. Kevin diam seribu bahasa, hm entahlah.. Perkataan Difa ini membuatnya seakan sulit sekali untuk mengeluarkan suara dari mulutnya.


Tak dapat berkata lagi."G-gue duluan, ada kelas," ucap Kevin lalu pergi meninggalkan Difa yang masih duduk di taman kampus, bahkan Difa pun belum menanggapi atau mengiyakannya tapi ia langsung pergi begitu saja.. Entahlah.


**


Kevin Pov


Gue nggak tau apa yang terjadi sama diri gue sendiri, bisa-bisanya gue mengucapkan kalimat itu kepada Difa.


Salah? Iya enggak sih, itu kan cuma masalah gue nanya ke dia. Tapi yaa gue bingung aja gitu, kenapa coba gue bisa ngeluarin kalimat itu, kalimat yang biasa diungkapkan seseorang sebagai ekspresi rasa kecemburuan.


Cemburu? What.. Gue nggak ada hubungan apa-apa sama Difa. Gimana cerita gue cemburu?? Atas dasar apa gue cemburu, keluarga dia.. Gue bukan, pacarnya apa lagi... Apa gue suka ya sama Difa.


**


Difa Pov


**


"𝐃𝐢𝐟, 𝐩𝐮𝐥𝐚𝐧𝐠 𝐣𝐚𝐦 𝐛𝐞𝐫𝐚𝐩𝐚?"


𝐀𝐧𝐝𝐚 :"𝐁𝐞𝐧𝐭𝐚𝐫 𝐥𝐚𝐠𝐢 𝐣𝐮𝐠𝐚 𝐤𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫, 𝐤𝐞𝐧𝐚𝐩𝐚 𝐊𝐚𝐤?"


"𝐆𝐮𝐞 𝐩𝐮𝐧𝐲𝐚 𝐭𝐢𝐤𝐞𝐭 𝐧𝐨𝐧𝐭𝐨𝐧, 𝐞𝐥𝐨 𝐦𝐚𝐮 𝐢𝐤𝐮𝐭?"


𝐀𝐧𝐝𝐚 :"𝐁𝐞𝐫𝐝𝐮𝐚?"


"𝐈𝐲𝐚! 𝐆𝐢𝐦𝐚𝐧𝐚."


𝐀𝐧𝐝𝐚 :"𝐁𝐨𝐥𝐞𝐡-𝐛𝐨𝐥𝐞𝐡"

__ADS_1


"𝐎𝐤𝐞! 𝐆𝐮𝐞 𝐭𝐮𝐧𝐠𝐠𝐮 𝐧𝐚𝐧𝐭𝐢 𝐝𝐢 𝐩𝐚𝐫𝐤𝐢𝐫𝐚𝐧. 𝐒𝐞𝐞 𝐲𝐨𝐮❤"


'Emotnya?' Difa terbelalak.


𝐀𝐧𝐝𝐚 :"𝐄𝐦𝐨𝐭 𝐦𝐞𝐫𝐚𝐡?"


***


Kevin Pov


Drreet.. Notifikasi dari hp gue..


"𝐄𝐦𝐨𝐭 𝐦𝐞𝐫𝐚𝐡?" isi pesan dari Difa, Gue membelalak.'Lah.. Gob**k bener si lu Vin,' caci gue sendiri.


"𝐂𝐮𝐦𝐚 𝐝𝐢 𝐫𝐞𝐚𝐝?" satu pesan lagi masuk dari Difa.


Gue bingung sendiri mau jawab apa, entahlah..


Gue menatap layar hp gue, gue telpon Difa."Kalau udah selesai kelasnya, langsung samperin gue.. Gue ada di parkiran," ucap gue di telpon, dan diiyakan Difa.


***


Kevin Pov


Selesai nonton dan jalan-jalan, kita pulang.. tapi sebelum pulang gue nganter Difa dulu pulang.


Setelah mengantarnya pulang dan gue udah sampai di rumah.. deg.. jantung gue kayak ngerasain sesuatu.. perasaan aneh..


'Oke fiks gue suka sama Difa, fiks gue jatuh cinta sama Difa,' monolog gue.


'Oke Dif, tunggu besok.. gue bakal ngungkapin perasaan gue.'

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2