
...Menjadi luar biasa itu perlu waktu...
...Perlu di sakiti, perlu air mata...
...Perlu dihina,...
...Perlu jam terbang yang teruji...
Kakak mendorong rak yang berisi beberapa hidangan makanan. Dan aku membantu meletakkan semua yang dibawanya ke meja kebesaranku. Dimana meja penuh akan toping berselera. Aku tekan siaran langsung, dan di sinilah para penonton berjubel memberikan apresiasinya ada juga cibiran.
Itu sudah biasa bagiku, jangankan dunia maya dunia nyata saja ada. Aku tahu tatapan kakak bertanya aku hanya mengerlingkan sebelah mataku. Hanya sebuah gerakan kecil lagi - lagi membuat heboh.
Siapa yang mendapat tatapan menggoda dari idola dadakan mereka. Banyak speskulasi tanpa ku klarifikasi, biarlah mereka menduga - duga dulu. Sampai waktunya tepat berjalan seiringnya waktu.
Kakak menatapku jengah melimpir duduk di kursi kesayangan ku sambil membaca grub pertemanannya. Yang katanya akan mengadakan acara syukuran setelah kelulusan. Aku disini seolah - olah juri master hidangan. Satu persatu aku cicipi, memberi komentar dan saran dan sedikit mengulas kenangan. Dimana ciptaan kreasi ini tercipta.
Aku menyembunyikan identitas sang koki, tapi jika kalian berminat dan semua mencapai target aku akan beritahu alasan di balik hidangan lezat tersaji. Dan benar saja banyak hadiah like dan beberapa vote terus merangkak naik lebih dari tiga koma delapan juta. Dan terus bertambah, kakak bersembunyi di balik layar.
__ADS_1
.
.
.
Menatap ke arahku dengan tak percaya, adik konyolnya bisa mengambil hati penonton dengan begitu banyaknya. Dan tak lama banyak notipe belasan chat menyerbuku. Bahkan beberapa koki senior merasa tertantang dan ingin mengundangku mencicipi masakan mereka.
Aku hanya mengiyakan tapi saat ini jadwalku banyak dan padat. Aku harus membagi duniaku dalam banyak hal. Keluarga, dunia hitamku, dan dunia putihku. Kemana langku nanti biarlah mengalir seperti kehendak author saja. Aku hanyalah bidak caturnya.
Dengan kalimat itu kakak memahamiku dan tak lagi kepo. Baiklah, karena itu sudah menjadi keputusanmu, kakak harap kamu mempertimbangkan lagi saran kakak. Tapi kakak tak yakin mampu menutup rapat ini semua. Jika kamu membutuhkan bantuan datanglah kakak akan membantu sekuat jiwa dan raga sampai titik darah penghabisan.
Kakak oh kakak, kamu ini pendrama sekali dalam berkata. Terlalu banyak nonton drama siih jadi kebawakan di dunia nyata. Jangankan sampai titik darah penghabisan, jika ada yang membuat kakak ku menangis saja.
Sudah ku pastikan aku tak akan mengampuni manusia yang rela dengan mudah membuat kakak bersedih hati. Ternyata aku juga tak kalah dramanya dari kakak. Ini semua salah author jadi jangan berpikir macam - macam padaku. Aku hanya mengikuti skenarionya.
.
__ADS_1
.
.
Di ruang makan semua keluarga berkumpul mengelilingi kaca meja bundar, banyak hidangan tersaji dengan cantuk. Aku berkata tidak ya, aku takutnya papa marah jika aku ikut audisi. Biasanya aku selalu heboh dimana pun berada tapi berbeda dengan hari ini. Aku tampak murung kurang semangat.
Mama menyadari itu semua, seperti ada ikatan batin antara kami. Dan memintaku bercerita siapa tahu ada jawaban. Papa dan kakak mengangguk tanda setuju. Dan kembali menyuapkan sendok demi sesendok dan menungguku bercerita. Baiklah, karena kalian setuju aku akan memulainya.
Aku bercerita layaknya pendongeng handal, memperagakan semua dengan baik. Mereka memperhatikanku dengan serius, dan kembali tenang setelah aku berhenti terdiam. Seakan tersihir baru kali ini aku banyak berkata, dalam keluarga ini aku adalah pendiam dan sensitive.
Maka dari itu ada perubahan sebesar ini tak mau mereka lewatkan. Mereka semua benarkan keluarga asli dari pemilik gadis cupu ini. Kenapa mereka bingung menjawab akan bakatku. Apakah mereka berfikir aku tak punya bakat ?.
...Jangan lupa sedekahnya ya para reader ku yang ku sayang. Berilah kami like, coment, hadiah dan dukungan. Jangan lupakan untuk stay tune di karya kami....
...Jangan lupa semangatin authornya dong biar tambah gereget di tiap karya - karyanya. Biarkan karyanya dapat mengguncangkan dunia. Author sangat matur thanks you, jangan lupa ya tinggalkan jejak kalian....
...Salam hangat dari author...
__ADS_1