Dari Aku Yang Hampir Menyerah

Dari Aku Yang Hampir Menyerah
52


__ADS_3

Mama dan kakak risau dimana aku beberapa kali mendapatkan panggilan tak ada respon. Bahkan saat ini aku tidak tahu dimana keberadaan ponselku berada. Sudah ku bilang, aku manusia misterius.


Sampai berapa lama aku akan menutup mata. Hanya tuhan dan author yang tahu. Tidak jauh dari pembaringanku ada semacam ruang yang luas. Abi, Umi, Aisyah, dan Kak Ramli masih dengan setianya menungguku bangun.


Beberapa makanan datang dari seseorang yang mengantar. Di karpet kebesaran berselimut bulu - bulu halus banyak menikmati sajian unik dan tentunya halal. Jangan khawatir semua ini di dapat dengan uang baik kok.


Dalam diam dengan pikiran masing - masing menikmati hidangan. Abi dan Umi merasa tidak enakan dengan semua ini, fasilitas pembiayaan, makanan, keberlangsungan semua di tanggung olehku.


Kak Ramli mengetahui kerisauhan itu, dia di anugrahi tuhan bisa membaca pikiran orang. Aisyah juga sama tidak enakan karena merasa merepotkan mereka. Mengetahui itu kak Ramli tersenyum tipis dan mereka baru melihatnya setelah sekian hari baru kali ini muncul. Setelah mendengar penjelasan darinya ya meskipun tak berbahasa dengan benar. Mereka memahami itu semua.


Akhir sekian lama tentu papa yang kini memulai duluan bertindak. Semua informasi terkait anak keduanya menghilang bak ditelan bumi. Ada beberapa info simpang siur mengenai nama yang sama denganku.


Entah itu kebenaran atau hanya untuk mengalihkan perhatian public. Seseorang gadis mengalami gangguan mental karena kekasihnya memaksa bermuat mesum berujung dengan kematian.

__ADS_1


Ada juga pemberitaan seorang pria tampan bangsawan menunggu gadisnya yang tengah berjuang antara hidup dan mati. Semua pemberitaan itu bagaikan bom atom begitu saja meledak dengan mengacau.


Semua informasi tentang keberadaanku tersembunyi dengan baik. Hampir saja Abi mengatakan beliau berobat di luar negeri bersamaku. Untungnya Kak Ramli mencegahnya dengan segera.


Mengisyaratkan untuk menutup semua mengenai identitasku. Hilangnya keberadaanku menjadi incaran musuh. Ada juga yang bergembira dan ada juga lebih waspada dan bergerak cepat mencariku. Mereka bukan mengasihaniku tetapi mereka ingin membalas dendam.


Pemikiran yang dangkal sudah di bantu membalikkan tangan. Untuk membalikkan semua rumor keberadaanku Kak Ramli bersama anggota lainnya saling bahu membahu bekerja sama menuntaskannya.


Berita yang menghebohkan dunia pemberitaan, sekarang Nan Luxiao tengah melakukan perenungan. Entah mengapa hatinya sekacau seiring dengan kepergianku. Bukankah itu yang dia mau. Selalu menggangguku dimana ku berada.


Dia hanya diam, datar dan tanpa kata. Jika dia bicara dimana keberadaanku sekarang, kemungkinan besar akan sama sepertinya. Mommy kini tengah menikmati sepotong kue di depan televise tipis di depannya.


Beliau suka sekali melihat berita apalagi tentang gonjang - ganjing kehidupan selebritas. Beliau begitu ingin melihat apa yang dibicarakan teman - teman arisannya saat itu.

__ADS_1


Potongsn kue jatuh ke lantai melihat dan mendengar nama yang sama dengan teman anaknya kemarin. Anak gadis yang taat beragama, meninggal secara mendadak. Banyak informasi simpang siur mengenai penyebabnya.


Mengenai identitasnya tersembunyi, tidak ada sanak saudara dalam acara pemakaman. Hanya seorang pria diduga kekasihnya mengantarkan keperistirahatan terakhir dengan tenang.


.


.


.


Jangan lupa sedekahnya ya para reader ku yang ku sayang. Berilah kami like, coment, hadiah dan dukungan. Jangan lupakan untuk stay tune di karya kami.


Jangan lupa semangatin authornya dong biar tambah gereget di tiap karya - karyanya. Biarkan karyanya dapat mengguncangkan dunia. Author sangat matur thanks you, jangan lupa ya tinggalkan jejak kalian.

__ADS_1


...Salam hangat dari author...


__ADS_2